Jum'at, 26 Juli 2013 , 09:10:00


BALIKPAPAN-Sejumlah warga di kawasan Kampung Baru Ujung mengaku rumahnya dipenuhi debu dari proses sandblasting yang dilakukan sebuah perusahaan galangan kapal. Sandblasting sendiri adalah proses pembersihan permukaan material yang terkontaminasi oleh berbagai kotoran terutama karat, saat itulah menimbulkan debu beterbangan.

Selain rumahnya penuh debu, juga mengganggu pernapasan. “Namanya debu, kalau terhirup gak enak rasanya. Teras rumah saya sering kotor” ujar salah seorang warga RT 47, Baru Ulu kepada Balikpapan Pos. Dia pun meminta agar proses sandblasting tidak dilakukan di dekat pemukiman warga.

 Untuk diketahui, debu dari sandblasting menyebabkan pencemaran udara. Dampaknya juga pada kesehatan warga sekitar, banyak warga yang terserang Infeksi Saluran Pernafasan Atas (ISPA). Debu yang di timbulkan dari proses sandblasting berterbangan terbawa angin menuju pemukiman warga.

Namun berdasarkan penuturan Ketua RT 18 Misrudin yang rumahnya tidak jauh dari perusahaan galangan kapal di daerah Kampung Baru Ujung, warga sudah terbebas dari debu sandblasting. Dia  mengatakan proses sandblasting dulu memang sempat menggangu warganya. Akan tetapi, dampak dari aktivitas sandblasting saat ini sudah mulai berkurang. “Warga kini sudah tidak pernah protes terhadap aktivitas sandblasting dan sudah bisa bernafas lega,” ujar Misrudin.

 Hal yang sama juga dituturkan oleh Ketua RT 16 Tony. Dia mengatakan, warganya dulu juga pernah memprotes aktivitas sandblasting karena debu yang ditimbulkan membuat warga terganggu.  “Kini sudah tidak ada komplain warga terhadap aktivitas sandblasting yang dilakukan perusahaan galangan kapaldi sekitar pemukiman warga.” katanya.

Dari penuturan seorang pedagang yang berjualan di dekat perusahaan galangan kapal aktivitas sandblasting sudah tidak mengganggu. Pedagang tersebut juga mengatakan kini  aktivitas sandblasting dilakukan jika angin berhembus kearah laut. Jika angin berhembus kearah darat, aktivitas sandblasting di hentikan sementara menunggu angin kembali berhembus kearah laut. Hal ini dilakukan agar warga tidak terkena dampak negatif dari  aktivitas  sandblasting.(Pri//bp-17)

 
OTHER NEWS
Jum\'at, 29 Agustus 2014 , 07:20:00

Balteng Gelar Razia Gabungan

BALIKPAPAN - Untuk menerapkan tertib administri kependudukan di wilayah Balikpapan Tengah, pihak Kecamatan Balikpapan Tengah (Balteng) menggelar razia Kartu Tanda Pend ...

Jum\'at, 29 Agustus 2014 , 07:19:00

Bersyukur Tidak Kesulitan BBM

BALIKPAPAN – Sebagai pengedara sepeda motor, Rachmad mengakui tidaklah sulit mendapatkan bahan bakar minyak (BBM) di beberapa stasiun pengisi bahan bakar umum (S ...

Jum\'at, 29 Agustus 2014 , 07:18:00

KAMMI Siap Tagih Janji Anggota DPRD

BALIKPAPAN - Kesatuan Aksi Mahasisiwa Muslim Indonesia (KAMMI) Cabang Balikpapan, punya harapan besar bagi para anggota DPRD Balikpapan yang baru dilantik Senin (25/8) ...

Jum\'at, 29 Agustus 2014 , 07:16:00

Curah Hujan Meningkat

BALIKPAPAN - Cuaca tidak menentu yang terjadi di “Kota Minyak” saat ini berpotensi meningkatkan jentik nyamuk penyebab demam berdarah dengue (DBD)  Ae ...

Jum\'at, 29 Agustus 2014 , 07:15:00

Jalan Sehat SD se-Balbar

BALIKPAPAN -  Dalam rangka memeriahkan HUT ke-69 Kemerdekaan RI ke-69, Kecamatan Balikpapan Barat (Balbar) akan menggelar jalan sehat yang diikuti seluruh SD yang ...

 
SUPER LIGA
Berkat Tuah Nomor 17
LONDON -  Fans Arsenal harusnya berterima kasih kepada Alexis Sanchez. Satu gol pemain berno ...
Other
 
Kaltim
3 Kelurahan Segera Dialiri Listrik
PENAJAM - Tiga wilayahdi Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) patut berbahagia, pasalnya Bupati PP ...
Other
 
Metropolis
MACET TAMBAH PARAH
Kondisi Jl MT Haryono mulai dari Jembatan PDAM hingga traffick light (TL) simpangan Balikpapan Pe ...
Other
 
Kecamatan
Balteng Gelar Razia Gabungan
BALIKPAPAN - Untuk menerapkan tertib administri kependudukan di wilayah Balikpapan Tengah, pihak ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1