Selasa, 16 Juli 2013 , 11:05:00


SANGATTA--Sebanyak lebih dari 1.100 guru yang akan mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) guru sasaran implementasi kurikulum 2013 gelombang ke dua dan gelombang ke tiga, memenuhi auditorium kantor bupati Kutai Timur. Mereka berkumpul di ruangan tersebut selain sebagai peserta diklat guru implementasi kurikukum 2013 juga menjadi saksi peluncuran implementasi kurikulum 2013. Kabupaten Kutai Timur menjadi satu-satunya kabupaten yang akan melaksanakan kurikulum 2013 secara menyeluruh di  setiap jenjangnya.

Diklat tersebut dibuka oleh Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Pendidikan (Wamendik) Musliar Kasim. Bersama dengan Wakil Bupati Kutai Timur, seluruh guru yang hadir menyatakan kesiapannya melaksanakan kurikulum 2013. "Guru Kutai Timur siap laksanakan kurikulum 2013?" Tanya wakil bupati. "Siaaaaappppp!!," sontak ruangan tersebut bergemuruh dengan jawaban para guru.

Diklat gelombang pertama bagi guru pelaksana kurikulum 2013 kabupaten Kutai Timur telah selesai dilakukan pada 4-8 Juli lalu. Untuk gelombang ke dua akan dilaksanakan pada 15-19 Juli, dan gelombang ke tiga pada 22-26 Juli. Meski gelombang ke tiga masih seminggu lagi, pembukaannya digabung dengan pembukaan gelombang dua agar bertepatan dengan momentum peluncuran kurikulum 2013.

Sekretaris dinas pendidikan provinsi Kalimantan Timur, Dayang Budiarti mengatakan,  Provinsi Kaltim menyambut baik kebijakan pemerintah (Kemdikbud) dalam mengganti kurikulum KTSP dengan kurikulum 2013. Semua bentuk dukungan telah dilakukan untuk menyukseskan kebijakan tersebut. "Perubahan kurikulum tersebut tentu telah melalui proses panjang dan matang", katanya.

Kaltim, kata Dayang, menyiapkan anggaran untuk sosialisasi, pelatihan, workshop, dan pengadaan buku 2013. Namun, di tingkat provinsi Kalimantan Timur belum mengimplementasikan secara menyeluruh. Untuk pengadaan buku hingga saat ini masih dalam proses lelang. "Kutai Timur malah sudah siap bukunya," katanya.

Sementara itu,  masih dalam kunjungan di Kutai timur,  Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan bidang Pendidikan (Wamendik) Musliar Kasim juga mengunjungi lokasi pembangunan SMA N 2 Sangatta,  di Kutai Timur, Kalimantan Timur, Senin (15/7).  Kunjungan tersebut dilakukan usai peluncuran kurikulum 2013 di kantor bupati Kutai Timur.

Di sana, Wamendik berkeliling meninjau lokasi pembangunan sekolah yang akan dijadikan sekolah berasrama tersebut, kemudian menuju barisan para siswa yang sengaja menunggu kedatangannya.

Dalam sambutannya, Wamendik Musliar Kasim menyampaikan rasa bangganya terhadap Kabupaten Kutai Timur. Menurutnya, kabupaten ini merupakan kabupaten yang paling concern terhadap dunia pendidikan. "Tidak semua sekolah di Indonesia menerapkan kurikulum 2013 tahun ini, tapi pemerintah Kutai Timur ingin secepatnya menerapkan kurikulum 2013," katanya.

Untuk itu, lanjutnya, tidak ada alasan bagi siswa siswi di Kutai Timur untuk merasa rendah diri terhadap daerah lain. Semua tergantung dari diri masing-masing untuk mengembangkan potensinya. Poin penting yang disampaikan Musliar dalam kesempatan tersebut yaitu mengajak agar para siswa untuk aktif bertanya di setiap bidang ilmu selama berada di sekolah. Karena metode pembelajaran di kurikulum 2013 mendorong siswa aktif, kreatif, inovatif, dan afektif. "Orang hebat itu adalah orang yang hebat membuat pertanyaan, bukan menjawab," katanya.

Bagi para guru Musliar berpesan untuk merapkan pendekatan saintifik kepada siswa. Dan yang paling penting, kata Musliar, tidak semua jagoan berasal dari kota besar. "Sudah banyak contohnya," tuturnya.

SMA N 2 Sangatta telah tiga tahun meluluskan siswa siswinya. Pembangunan yang dilakukan di sekolah tersebut merupakan rencana pembangunan besar-besaran yang direncanakan untuk jangka menengah. Bangunan yang akan dibangun seperti asrama putra dan putri, laboratorium, ruang kelas, tempat ibadah, dan sarana olahraga.(kmd)

 
OTHER NEWS
Selasa, 22 Juli 2014 , 11:45:00

Buku Belum Tiba, Sekolah Siap Cetak Sendiri

BALIKPAPAN—Pengiriman buku pelajaran Kurikulum 2013 hingga saat ini belum juga tiba di kota Balikpapan. Akibatnya, banyak sekolah-sekolah di Balikpapan yang terp ...

Selasa, 22 Juli 2014 , 11:43:00

Datangkan Pelatih Handal dari Jakarta

BALIKPAPAN­—Sekolah tentunya berharap kepada sleuruh siswanya agar bisa mendulang prestasi baik di bidang akademik ataupun non akademik. Dalam hal ini, juga ...

Senin, 21 Juli 2014 , 11:36:00

Siswa “Dibebaskan” 3 Bulan ke Depan

BALIKPAPAN—Tahun Ajaran Baru 2014/2015 yang bertepatan dengan bulan Ramadan, tentu harus diantisipasi dengan cermat oleh orangtua peserta didik baru. Guna meneka ...

Senin, 21 Juli 2014 , 11:34:00

Fokus Peningkatan Mutu Pendidikan

BALIKPAPAN—Banyaknya pemasalahan yang dihadapi oleh sekolah swasta karena dampak dari sekolah negeri yang menerima siswa baru lewat jalur belakang, akhirnya meng ...

Senin, 21 Juli 2014 , 11:26:00

Bukber Anak Panti Korpri

BALIKPAPAN- Untuk kesekian kalinya, Asmi Airlangga Balikpapan menggelar buka puasa bersama anak yatim. Di momen Ramadan 1434 H ini, sebanyak 30 anak dari Panti Asuhan ...

 
SUPER LIGA
Tambah Jam Terbang
TERNATE- Timnas U-19 akan menututp laga uji coba melawan tim Persiter Ternate U-21 di Stadion Gel ...
Other
 
Kaltim
Pantau Tapal Batas Tahura
PENAJAM- Rombongan Komisi IV DPR RI mengunjungi Kecamatan Sepaku, lahan Taman Hutan Raya (Tahura) ...
Other
 
Metropolis
Disnakersos Kerahkan Pengawas Naker Usut Laka Kerja Karyawan Terjepit Garbarata (SUB) BAL ...
Other
 
Kecamatan
Berharap THR Tetap Cair
BALIKPAPAN- Kisruh tentang tidak menerimanya tunjangan hari raya (THR) bagi para penyapu jalanan ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1