Jum'at, 05 Juli 2013 , 09:50:00


ETIKA BERSIKAP : Ketua DWP Balikpapan Hj Eka Masjitah Fadli bersama narasumber dan peserta ceramah tentang tata krama atau etika dalam bergaul menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya sebelum acara dimulai.

BALIKPAPAN –Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Balikpapan menggelar ceramah terkait dengan pendidikan, Kamis (4/7) kemarin. Para istri-istri pegawai negeri sipil (PNS) ini sengaja diberi pelatihan dengan tujuan dapat meningkatkan wawasan serta pengetahuan para peserta dalam bersosialisasi serta berinteraksi dengan etika dan tata cara yang benar di masyarakat.

Dalam kegiatan yang menjadi program kerja rutin DWP Balikpapan ini, memanggil narasumber Novita Fitriana SSos yang berasal dari Pusat Kajian dan Pelatihan dan Pendidikan Aparatur III Lembaga Administrasi Negara (PKP2A III LAN) Samarinda.

Ceramah ini sendiri dibuka langsung Ketua DWPKota Balikpapan Hj Eka Masjitah Fadli. Istri Sekkot Sayid MN Fadli ini berharap, dari kegiatan ceramah tentang tata krama atau etika dalam bergaul tersebut mampu meningkatkan kemampuan para peserta dalam menghadapai segaa kondisi di lapangan. Menyesuaikan dengan siapapun yang dihadapai, terutama saat berjumpan di acara-acara resmi.

Dalam paparannya, Novita memberikan berbagai macam tata cara serta trik bagaimana cara berhadapan dengan orang yang memiliki jabatan yang lebih tingggi dari kita. Tentu harus berprilaku sopan dan teratur, juga berbicara dengan halus.

“Untuk berhadapan dengan orang yang memiliki tingkatan lebih tinggi, sudah sepantasnya kita harus berprilaku sopan serta santun. Bahas masalah yang memang perlu diperbincangkan secara ringan,” terang Novita dihadapan peserta.

Selain itu, untuk berhadapan secara langsung dengan pejabat, khususnya dalam menghadiri acara resmi, Novita juga menyarankan untuk berbusana sesuai dengan tema yang ditentukan dalam acara tersebut.

“Harus disesuaikan dengan tema acara yang berlangsung. Jika terjadi salah kostum, tentunya bisa menimbulkan ketidaknyamanan serta kepercayaan diri yang hilang ketika acara sedang berlangsung. Belum lagi jika kita harus berinteraksi kepada seluruh undangan yang hadir,” paparnya lagi.

Selain memberikan pengetahuan yang sangat diperlukan dalam berinteraksi terhadap sesama, Novita juga memberikan kesempatan kepada para peserta seminar untuk melontarkan pertanyaan terkait masalah yang sering dihadapi para anggota Dharma Wanita Persatuan terkait dengan tema seminar.

Suasana juga mulai mencair dari keseriusan menyimak apa yang telah disampaikan saat Novita melakukan beberapa game atau permainan secara bersamaan. Canda dan tawa juga pecah ketika game sedang berlangsung, mengikuti isyarat yang diberikan oleh Novita.

Di sela acara, Novita mengatakan betapa pentingnya etika baik bagi setiap orang. Karena ilmu ini bukan hanya diperuntukkan untuk diri sendiri, melainkan juga berdampak baik bagi orang lain. “Ini merupakan salah satu kewajiban yang harus dimiliki setiap orangnya, dimana setiap kita harus memiliki etika yang baik dalam bergaul terhadap sesama. Dan tentunya jika kita memiliki etika yang baik dalam bergaul, maka kita akan disukai banyak orang,” terangnya.

Selain itu ia mengatakan, jika kepentingan etika tersebut juga merupakan hal yang sangat esensial. diwajibkan untuk mengetahui tradisi serta etika di masiing-masing tempat, karena belum tentu sama antara daerah yang satu dengan daerah lainnya.

“Bangsa kita ini merupakan bangsa yang kaya akan tradisi, dimana kita juga harus memahami budaya serta tradisi orang lain. Agar kita dapat menyesuaikan diri dengan cepat dan baik ketika kita memang harus berinteraksi dengan orang yang beda budaya dengan kita,” papar Novita.

Dirinya berpesan kepada seluruh anggota Dharma Wanita jangan takut untuk melakukan perubahan jika perubahan yang dilakukan tersebut adalah hal kebaikan. Untuk bisa mengubah banyak hal negatif dalam diri sangat penting, sebelum berharap mengubah yang lain.

“Untuk merubah dunia ini, mulailah dengan merubah diri kita dalam banyak hal. Tentunya berubah ke arah yang positif, sehingga apa yang ada di sekitar kita bisa merasakan dampak positif yang ada pada diri kita,” tandas Novita.(bp-12)

 
OTHER NEWS
Jum\'at, 01 Agustus 2014 , 07:51:00

KEBIASAAN JOROK

Masyarakat Balikpapan yang melakukan salat Ied di Lapangan Merdeka, setiap tahunnya memiliki kebiasaan jorok. Yakni, meninggalkan sampah koran setelah dipakai untuk al ...

Jum\'at, 01 Agustus 2014 , 07:50:00

Pasca Lebaran, Kondisi Keamanan Diklaim Kondusif

BALIKPAPAN — Kelurahan Telagasari yang membentuk posko keamanan Lebaran sejak 24 Juli 2014 lalu hingga saat ini belum menerima laporan dari warga sekitarnya terk ...

Jum\'at, 01 Agustus 2014 , 07:48:00

Bulan ini, Proyek SPGRM di Klandasan Ulu Harus Dimulai

BALIKPAPAN - Sebanyak 21 dari 45 RT Kelurahan Klandasan Ulu telah mengusulkan program Stimulan Pertisipasi Gotong Royong Masyarakat (SGPRM) di Kelurahan Klandasan Ulu. ...

Jum\'at, 01 Agustus 2014 , 07:46:00

Rawan Kriminal Pasca Lebaran

BALIKPAPAN - Satbinmas Polres Balikpapan Aiptu Joko Sunarto mengimbau kepada seluruh warga Balikpapan agar menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) usai ...

Kamis, 31 Juli 2014 , 09:09:00

Kinerja Tak Maksimal, Kepala SKPD Siap-siap Digeser

BALIKPAPAN - Sekretaris Daerah (Sekda) Balikpapan, Sayid MN Fadli mengungkapkan bakal ada mutasi pejabat di lingkungan kota Balikpapan. Namun, untuk saat ini tersebut ...

 
SUPER LIGA
The Reds Selangkah Lagi
NEW YORK - Liverpool selangkah lagi akan melesat maju ke final Guinness International Champions C ...
Other
 
Kaltim
Sejumlah Kios Masih Tutup
PENAJAM - Memasuki hari keempat libur Lebaran Idul Fitri 1435 H, suasana jual-beli di pasar tradi ...
Other
 
Metropolis
MENIKMATI LIBURAN LEBARAN
Memasuki H+3 perayaan lebaran Kamis (31/7) kemarin. Sejumlah objek wisata di ‘Kota Minyak&r ...
Other
 
Kecamatan
Puncak Lonjakan Pengunjung Diprediksi Sabtu dan Minggu
BALIKPAPAN – Puncak lonjakan pengunjung Pantai Segara Sari Manggar diperkirakan terjadi Sab ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1