Minggu, 23 Juni 2013 , 04:56:00


BERBAHAYA : PKL bensin eceran di Kota Balikpapan saat dirazia Pol PP. Setelah BBM naik, mereka mulai berjualan.

BALIKPAPAN- Para pedagang kaki lima (PKL) bensin eceran, Jumat (21/6) menjelang ditetapkannya kenaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium bersubsidi dan solar bersubsidi, memilih tidak berjualan. Setelah harga resmi naik, Sabtu (22/6) kemarin, pra PKL bensin terlihat ramai kembali berjualan. PKL bensin yang berjualan langsung menaikan harga Rp8 ribu per botol.

Saat Balikpapan Pos membeli bensin di salah satu PKL bensin dan bertanya kenapa Jumat (21/6) tidak berjualan, PKL bensin tersebut mengatakan jika pada Jumat (21/6) dirinya sedang sibuk. “Oh kemarin sibuk mas, lagian stok bensin juga tidak ada,” aku PKL di kawasan Kebun Sayur.

Dari salah satu nara sumber yang tidak ingin disebutkan namanya, pada Jumat (21/6) siang hingga malam, para pengetab bensin eceran dengan menggunakan motor besar secara bergantian mengantre di SPBU yang ada di Balikpapan. Mereka mencoba meraup keuntungan lebih besar dengan membeli bensin sebelum harganya dinaikan dan di jual lagi di saat harga bensin dinaikan.

“Mereka sengaja membeli bensin dan menyimpannya kemarin (Jumat, red) lalu dijual lagi hari ini (kemarin, red), kan untungnya lebih besar. Kemarin belinya di SPBU Rp4.500,-per liter, dijual lagi Rp8 ribu per liter,” ungkap mantan penjual bensin eceran yang sekarang berahli propesi sebagai tukang ojek tersebut.

Dari keterangannya, kegiatan seperti ini selalu dilakukan setiap kali adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan kebanyakan mereka hanya menimbun BBM sesuai dengan modal dari masing-masing pengetab bensin. Jika modalnya yang dimiliknya banyak, banyak juga bensin yang disimpan dan di jual saat bensin telah naik, namun begitu juga sebaliknya.

“Ya kebanyakan mereka menyimpan itu sesuai dengan modal mereka, kalau modalnya besar ya banyak yang disimpan, kalau modal kecil ya seadanya bensin yang disimpan, tapi paling sedikit biasanya kalo sudah kenaikan bensin itu 50 liter minimal mereka menyimpan itu pun bisa lebih,” ungkapnya.(pri)

 
OTHER NEWS
Selasa, 23 September 2014 , 05:10:00

Lagi, 24 Remaja Diringkus Polisi

BALIKPAPAN-Kota Balikpapan tidak menutup kemungkinan akan menjadi “kota darurat” remaja dan pelajar.  Kenakalan remaja dan anak sekolah bukan lagi dil ...

Selasa, 23 September 2014 , 05:08:00

Ditinggal Jenguk Ibu di RS, Rumah Terbakar

BALIKPAPAN- Masyarakat harus lebih waspada dan berhati-hati saat meninggalkan rumah, cek terlebih dahulu peralatan elektronik dan kompor yang ada di dalam rumah agar t ...

Selasa, 23 September 2014 , 05:08:00

Kerasukan Lagi, Kepsek Liburkan Sekolah

BALIKPAPAN–Penghentian kegiatan belajar mengajar (KBM), kembali dilakukan pihak SMKN 4. Hal ini dikarenakan kembali terjadinya kerasukan yang dialami oleh puluha ...

Selasa, 23 September 2014 , 05:07:00

Istri Penjahat Kakap Narkoba Cabut Kuasa Hukum

BALIKPAPAN-Terdakwa kepemilikan narkoba jenis sabu seberat 494,2 gram, Retno Selfi (28) mencabut kuasa hukum kepada pengacara yang tergabung dalam Pos Bantuan Hukum Pe ...

Selasa, 23 September 2014 , 05:06:00

Asalkan BBM-nya Ada, Kapolda Menjamin Aman

BALIKPAPAN-Rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi oleh Presiden terpilih Joko Widodo bakal menimbulkan efek domino bagi masyarakat. Selain naiknya ...

 
SUPER LIGA
Bakal Lebih Menyerang
SIDOARJO- Jelang uji coba kontra Kamboja, tim pelatih timnas senior Indonesia Alfred Riedl sudah ...
Other
 
Kaltim
Wabup Ancam Beri Sanksi
PENAJAM- Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mustaqim MZ geram atas sikap sejumlah oknum Pegaw ...
Other
 
Metropolis
PKL Lapangan Merdeka Protes SK Wali Kota
BALIKPAPAN- Ratusan pedagang kaki lima (PKL) melakukan aksi unjuk rasa di kantor balaikota Senin ...
Other
 
Kecamatan
Jembatan RT 9 Baru Tengah Disemen
BALIKPAPAN- Perbaikan infrastruktur lingkungan RT kembali dilakukan di Kelurahan Baru Tengah Bali ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1