Selasa, 04 Juni 2013 , 10:39:00


LANCAR MELAUT : Para nelayan di Balikpapan Timur beberapa hari terakir ini lancar melaut. Kendati begitu, sebagian ada juga yang istirahat sebelum menangkap ikan lagi di laup lepas.

BALIKPAPAN- Para nelayan di kawasan Manggar, Balikpapan Timur kini sudah tak dipusingkan lagi soal bahan bakar minyak (BBM) jenis solar. Pasokannya beberapa waktu terakhir ini tergolong aman. Jadwal melaut pun sudah stabil, berbeda saat solar langka hingga membuat sebagian besar nelayan setop mencari nafkah di tengah laut.

Hal ini disampaikan Edi Junaidi, nelayan yang bermukim dikawasan Manggar Baru ini mengaku solar tidak lagi sulit didapatkan seperti dulu. “Alhamdulilah Pak sejak rekan-rekan nelayan berkali-kali mengeluhkan langkanya solar bagi perahu nelayan, termasuk melalui media. Perekembangan terakhir pasokan solar sangat mudah sekali di dapatkan,” terang Edi-akrabnya disapa.

Memang, geliat kehidupan ekonomi di Balikpapan Timur sebagian besar sangat bergantung di laut selain hasil perkebunan. Menurut Juanidi, sekarang ia justru bergantung pada kondisi cuaca. Jika buruk, banyak yang enggan malaut. Kalaupun tetap berlayar menangkap ikan, pasti hasilnya tidak begitu memuasakan.

Beruntung, saat ini cuaca dan pergerakan angin di lepas pantai timur Balikpapan masih terbilang normal. Tiak ada kendala yang dihadapi. “Biasanya kami untuk mencari ikan di laut berangkat dengan satu perahu, terdiri dari empat hingga delapan nelayan. Kami berangkatnya subuh,” beber Edi.

Sementara banyak atau sedikitnya hasil tangkapan ikan di laut tidak dapat diperediksi. Kadang, walau cuaca normal, justru arus di bawah permukaan laut yang tidak bisa diajak kompromi. Ikan pun susah didapat. “Tapi dalam setiap harinya dari masing-masing perahu nelayan bisa mencapai setengah tontapi kalau lagi panen hingga 1 ton semua ditentukan dengan kondisi cuaca,” ujarnya.

Jenis ikan yang ditangkap beragam begitu juga dengan ukurannya, bahkan ikan-ikan segar tangkapan nelayan ini tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan local. Tetapi ada juga yang diekspor. “Biasanya untuk jenis ekspor seperti ikan tuna, semua hasil tangkapan ikan nantinya didistribusikan pada pengempul atau juragan ikan yang memang sudah menunggu di Pasar Manggar (Tempat Pelelangan Ikan), karena tempatnya di belakang Pasar Manggar memang ada sandaran kapal untuk menurunkan hasil tangkap ikan kepada para pengepul,” urai Edi.

Dia menyebut, hasil tangkapan ikan tidak selalu dipasarkan di wilayah Pasar Manggar saja. Akan tetapi juga di beberapa pasar yang ada di wilayah Balikpapan. “Untuk aktivitas melaut hampir setiap harinya kami lakukan, karena apabila tidak melaut bagaimana kita bisa menafkahi istri dan anak di rumah. Kegiatan melaut bisa saja terhenti apabila kondisi gelombang pasang tinggi, jadi kami tidak mau ambil risiko,” tuturnya.

Dalam mengahadapi bulan puasa, aktivitas melaut memang lagi gencar-gencarnya. Maklum, di bulan puasa kebutuhan warga Balikpapan dalam mengomsumsi ikan laut cukup tinggi. “Maka dari itu biasanya beberapa kelompok nelayan di Timur harus rela berhari-hari, bahkan berminggu-minggu untuk mencari ikan,” urai Edi kepada Balikpapan Pos, kemarin.

“Memang untuk menghadapi ibadah puasa biasanya nelayan lebih memperbanyak lagi hasil tangkapannya hingga biasanya mencapai 1 ton,” tambahnya. Di samping itu, nelayan juga sangat berharap bantuan pemerintan demi peningkatan kesejahteraan nelayan. Mereka memohon dukungan berupa peremajaan mesin perahu maupun bodi perahu. “Karena sangat jarang sekali adanya program bantuan guna mendukung kemajuan nelayan di wilayah Timur ini,” imbuhnya.

Selain itu pihaknya juga meminta kepada pemerintah setempat agar dapat lebih mengutamakan hasil tangkapan nelayan lokal, tanpa harus mendatangkan pasokan ikan dari luar Balikpapan. “Karena hal ini sangat mematikan omzet pendapatan nelayan, khususnya di wilayah Timur,”  timpalnya, diamini beberapa rekannya yang lain.

Bahkan menurut dia, hasil tangkapan ikan di perairan Balikpapan juga banyak jenis dan tidak kalah kualitasnya dengan hasil tangkapan ikan dari luar daerah, seperti Pulau Jawa. Subuh kemarin dia sudah beranjak meninggalkan pesisir, rencananya ia menuju lepas pantai selama tiga minggu.

“Agar hasil ikan dapat tetap segar biasanya di dasar perahu di letakan beberapa es batu berbentuk balok panjang yang bertahan lama, dengan tujuan agar ikan-ikan tangkapan dapat tetap segar dan awet,” akunya.

“Kami tidak hanya mencari ikan saja selama melaut, tetapi semua awak nelayan yang ada di perahu saling berbagai tugas. Ada yang khusus atau spesialis menangkap cumi, kepiting, udang, kerang hingga ikan, karena semuanya dapat dijual kepada para pengepul,” pungkas Edi.(aji)

 
OTHER NEWS
Sabtu, 26 Juli 2014 , 08:24:00

Bandara Sepinggan Belum Bebas Calo

BALIKPAPAN - Mewah dan megah belum menjamin Bandara Internasional Sepinggan bebas dari calo. Buktinya, menjelang lebaran para calo ini masih tetap berkeliaran menawark ...

Sabtu, 26 Juli 2014 , 08:18:00

Garuda Buka Tiga Jalur Penerbangan di Kalimantan

BALIKPAPAN -  PT Garuda Indonesia Tbk kembali membuka jalur penerbangan yang menghubungkan sejumlah ibu kota provinsi di pulau Kalimantan. Jalur baru ini terpusat ...

Sabtu, 26 Juli 2014 , 08:17:00

Dewan ‘Serang Balik’ Sekolah Swasta

BALIKPAPAN - Pemkot diminta untuk mendata kembali sejumlah sekolah swasta yang ada di ‘Kota Minyak’. Pendataan ini untuk mengetahui apakah keberadaan sekol ...

Sabtu, 26 Juli 2014 , 08:14:00

Sekolah Favorit Hanya Gengsi Orang Tua

Ramainya media menyoroti  Penerimaan  Peserta Didik Baru (PPDB) khususnya di Balikpapan. Bagi saya sudah tidak heran lagi, karena hampir setiap tahunnya, per ...

Sabtu, 26 Juli 2014 , 08:13:00

Hari Ini, Lonjakan Penumpang Ferry Kariangau

BALIKPAPAN - Memasuki H-4 perayaan Idul Fitri 1435 Hijriyah jumlah penumpang arus mudik di pelabuhan feri Kariangau belum mengalami lonjakkan yang cukup signifikan. ...

 
SUPER LIGA
Drogba Milik Chelsea Lagi
LONDON - Ambisi manajemen Chelsea untuk membawa pulang kembali mantan striker mereka Didier Drogb ...
Other
 
Kaltim
H-3 Idul Fitri, Harga Daging Sapi Melambung
PENAJAM - Memasuki H-3 lebaran Idul Fitri, sejumlah komuditas kebutuhan pokok di Kabupaten Penaja ...
Other
 
Metropolis
Bandara Sepinggan Belum Bebas Calo
BALIKPAPAN - Mewah dan megah belum menjamin Bandara Internasional Sepinggan bebas dari calo. Bukt ...
Other
 
Kecamatan
Waspada, DBD Masih Mengancam
BALIKPAPAN - Hingga saat ini, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih mengancam. Untuk menekan ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1