Sabtu, 01 Juni 2013 , 09:43:00


ng priyono

BALIKPAPAN - LSM Pandawa Lima Center tetap berharap, ada solusi terbaik bagi semua, terkait rencana penutupan LHB Km 17 Balikpapan Utara. Direktur Pandawa Lima Center NG Priyono mengungkapkan, dengan solusi terbaik itu, menekan seminim mungkin dampak sosial yang ditimbulkan.

“Pakai semboyan pegadaian, mengatasi masalah tanpa masalah. Ibarat menarik/mengurai benang di dalam tepung, benangnya dapat diurai, tetapi tepungnya tidak berhambur,” kata Priyono.

“Saya orang luar LHB Km 17, yang banyak tahu dan mengikuti sejak awal, bagaimana proses rencana pembangunan lokalisasi dari apa yang termuat dalam konsep pembentukan Badan Penanggulangan dan Rehabilitasi Sosial (BPRS), sampai ditinggalkan dan ditelantarkan lokalisasi itu,” urai dia.

“Jika saya banyak tahu, bukan berarti saya ikut jadi germo, punya barak. Saya juga bukan pengurus di sana, bukan pedagang, apalagi menikmati,” urai dia lagi.

Dikatakan, pemerintah membentuk BPRS dan Unit Pelaksana Teknis yang mengelola dan bertanggung jawab persoalan lokalisasi, akhirnya rehabilitasi sosial berubah jadi lokalisasi WTS. “Dan jumlahnya terus bertambah hingga mencapai 400-an. Siapa yang bertanggung jawab, dengan kondisi yang sudah terlanjur seperti saat ini?,” urai Priyono yang siap menyajikan data hasil kajian dan seminar.

Sementara itu, Pemkot Balikpapan telah mengumumkan di media massa tentang penutupan lokalisasi Km 17 dengan surat bernomor  300/ 0525 /PEM. Disebutkan bahwa  penutupan berdasarkan Keputusan Wali Kota Balikpapan Nomor : 188.45-12/2013, tanggal 21 Januari 2013.

Pemkot menyatakan bahwa dengan hormat kepada masyarakat Kota Balikpapan khususnya warga penghuni Komplek Lokalisasi Km.17 Kelurahan Karang Joang Kecamatan Balikpapan Utara akan ditutup secara efektif pada tanggal 5 Juni 2013, dengan rangkaian kegiatan pembacaan Keputusan Wali kota Balikpapan, dilanjutkan  pemasangan papan pengumuman penutupan. (ono/wid)

 
OTHER NEWS
Kamis, 24 April 2014 , 08:14:00

Lidik Penganiayaan, Tangkap Sabu

BALIKPAPAN- Dibekuk satu, tumbuh seribu. Fenomena peredaran narkoba di Kota Beriman tak pernah kenal kata berhenti. Baru saja jajaran Satuan Reserse Narkoba (Satreskob ...

Kamis, 24 April 2014 , 08:13:00

Polisi Proses Gaji Tak Sesuai UMK

BALKPAPAN-Reskrim Polres Balikpapan masih melakukan penyidikan terhadap pelanggaran bayar upah kerja di bawah Upak Minimum Kota (UMK) Kota Balikpapan yang dilakukan ol ...

Kamis, 24 April 2014 , 08:11:00

Panitia Lelang e-Proc LPSE Kukar Disoal

TENGGARONG- Kegiatan lelang belanja bahan material bangunan bedah rumah untuk wilayah ulu Kutai Kartanegara (Kukar), kini disoal salah satu kontraktor. Pasalnya proyek ...

Kamis, 24 April 2014 , 08:11:00

Saling Lapor, Kakak-Adik Dipenjara

KAKAK beradik, warga Kilometer 39, Kelurahan Sungai Merdeka, Kecamatan Samboja, Kutai Kartanegara (Kukar) Sadriansyah (34) dan Ardiansyah (36), mendekam di tahanan Pol ...

Kamis, 24 April 2014 , 08:10:00

Pangdam: Tingkatkan Kualitas dan Kemampuan

BALIKPAPAN-Diusianyayang kianmatang, Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Daerah VI/Mulawarman wajib terusmeningkatkan kualitas diri dan mengembangkan wawasan serta sel ...

 
SUPER LIGA
Misi Keluar Zona Merah
BALIKPAPAN– Bayang-bayang degradasi semakin menghantui Persiba Balikpapan. Hanya mengoleksi ...
Other
 
Kaltim
RPJMD Jadi Landasan Hukum, Minta Segera Disahkan
PENAJAM– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ...
Other
 
Metropolis
Sepinggan Raya Tercemar Limbah Berbahaya
BALIKPAPAN- Sejumlah warga mengeluhkan limbah bekas pelumas kendaraan yang dibuang di drainase ka ...
Other
 
Kecamatan
Jalan Projakal Km 5 Rusak Parah
BALIKPAPAN-Kondisi jalan Projakal KM 5 Kelurahan Graha Indah semakin parah sehingga dikeluhkan wa ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1