Kamis, 23 Mei 2013 , 09:29:00


BONTANG- Tiga remaja berstatus pelajar sebuah sekolah kejuruan swasta di Jl Ahmad Yani Bontang Utara kemarin, nyaris menjadi sasaran amuk massa. Yah ini setelah ketiga remaja berinisial Ar (15) warga Kelurahan Guntung, Sa (15) warga Kelurahan Api-api dan Di (15), warga Desa Teluk Pandan, Kutim itu dicurigai warga hendak melakukan pencurian di sekitar Jl Ahmad Yani, RT 9 Kelurahan Api-api Bontang Utara.

Pasalnya, dari pengamatan warga setempat, Ar dan teman-temannya yang masih berseragam sekolah itu terlihat mondar-mandir keluar masuk gang di lingkungan RT 9, sembari  mengamati beberapa rumah-rumah warga yang terlihat sepi. Tak ingin kecolongan atas seringnya barang-barang warga hilang di siang hari, beberapa warga kemudian mencoba bertanya kepada remaja yang dicurigai tersebut.

Bukannya menjawab, tapi  5 remaja itupun mencoba kabur menggunakan sepeda motor. Sial bagi Ar, Sa dan Di yang tak sempat kabur karena lebih dahulu diamankan warga. “Saya bukan pencuri, saya pelajar yang mencari rumah teman di sekitar sini,” kata Di ketika mulai panik karena didatangi warga.

Ketua Forum Kemitraan Polisi Masyarakat, Gatot Rochman (44) mengaku, kalau ketiga remaja itu sebelumnya sudah dua kali tertangkap basah oleh warga melakukan pencurian sebuah helm di kawasan Bontang Utara.  “Mereka sebelumnya sudah sempat diamankan warga karena ketahuan melakukan pencurian di kawasan perumahan BTN KCY. Tapi dilepas karena janji tidak mengulanginya lagi.

Nah, tadi pagi itu mereka mondar mandir di sekitar sini, sambil lihat-lihat rumah warga. Warga curiga, lalu mencoba bertanya kepada mereka, tapi mereka langsung kabur menggunakan sepeda motornya. Nah, yang bertiga berhasil ditangkap warga bersama motornya. Syukurlah, warga bisa kita atasi sehingga tidak terjadi  hal-hal yang tak diinginkan,” sebut Gatot Rochmat.

Sementara dari pengakuan Di membenarkan, kalau sebelumnya pernah dikeporgok warga karena melakukan pencurian di sebuah perumahan di Bontang Utara. “Tapi waktu itu teman, bukan saya yang mencuri, saya hanya menemani mereka,” sebut Di dibenarkan Sa berusaha membela diri.

Terkait dengan seragam sekolah yang digunakan, Di mengaku kalau tadi pagi (kemarin, red) hendak masuk sekolah, namun dengan alasan terlambat Di bersama lima rekannya memilih membolos sekolah.“Tadi pagi saya ke sekolah tapi terlambat, akhirnya kami memilih bolos,” tambah Sa.

Selang beberapa menit kemudian, ketika ketiga pelajar itu diintrogasi warga, dua orang guru dari asal sekolah yang sudah dihubungi warga tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP). Alhasilnya, begitu melihat wajah-wajah muridnya, sang guru yang enggan dituliskan identitasnya itu mengaku kalau ketiga muridnya itu memang dikenal serba ‘Jagoan’ di sekolah.

“Yah jago ribut, jago bolos sekolah dan paling nakal. Bahkan, dia (Sa, Red) sedang dalam proses pemberhentian di sekolah karena banyak kasus yang dilakukan. Sebenarnya hari ini sudah diberhentikan, tapi suratnya belum ditandatangani kepala sekolah, karena belum ada di tempat,” sebut sang guru dengan nada jengkel.

Atas ketiganya, oleh guru sekolah akan memanggil para orang tua muridnya untuk diberikan pengertian dan pemahaman, sebelum pihak sekolah mengambil tindakan tegas berupa sanksi.(im/kpnn)

 
OTHER NEWS
Rabu, 27 Agustus 2014 , 11:22:00

Maling Motor Ditangkap Warga

BALIKPAPAN–Tidak selamanya, aksi pencurian yang dilakukan pelaku berjalan dengan baik. Seperti yang dialami oleh Ahmad Yani akrab disapa Amat (66), yang tercatat ...

Rabu, 27 Agustus 2014 , 11:21:00

Pelajar Pengeroyok Dihukum Ringan

JAKARTA-Empat tersangka penganiayaan berujung maut atas meninggalnya Afriand Caesar Al Irhamy siswa SMA Negeri 3 Setiabudi akhirnya dijatuhi hukuman ringan, hanya 1 ta ...

Rabu, 27 Agustus 2014 , 11:18:00

Dijambret, Jatuh dari Motor

BALIKPAPAN–Para pelaku kejahatan selalu mengincar mangsanya yang lemah dan lalai. Pelaku jambret yang tergolong dalam street crime (kejahatan jalanan), kerap men ...

Selasa, 26 Agustus 2014 , 10:29:00

Foto Amirudin alias Aco Sidang Aco Belum Selesai

BALIKPAPAN-Proses persidangan Amirudin alias Amir alias Aco bin Rahman Usman (39), berjalan lama.  Sebulan lebih, persidangan gembong narkoba jaringan internasion ...

Selasa, 26 Agustus 2014 , 10:28:00

Dua Remaja Cabuli Bocah

TARAKAN-Kejahatan seksual dengan korban anak di bawah umur terjadi di wilayah hukum Polres Tarakan. Kasus pencabulan tersebut terjadi di Kelurahan Juata Laut, pada Sen ...

 
SUPER LIGA
Maksimalkan Crossing buat Striker
BALIKPAPAN-  Persiba Balikpapan tak ingin berandai-andai menghadapi laga kandang pamungkasny ...
Other
 
Kaltim
WabupSerahkan Bantuan Korban Kebakaran
PENAJAM-Musibah kebakaran yang terjadi di Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, Kabuapten Penajam P ...
Other
 
Metropolis
Hapus Aset, Gedung Nasional Dibongkar
BALIKPAPAN - Akhirnya tahapan pembangunan gedung parkir di lahan yang kini digunakan sebagai fasi ...
Other
 
Kecamatan
Abdul Mungin Jadi Ketua RT 4
BALIKPAPAN- Lurah Telaga Sari, Sahdan melakukan pengukuhan Ketua RT 04 Abdul Mungin. Berpusat di ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1