Senin, 20 Mei 2013 , 09:24:00


JUMPA PERS : Rukhi Santoso bersama sejumlah kuasa hukum memberikan keterangan pers di Hotel Pacifik, Sabtu (18/5) malam terkait permintaan pembatalan SK Wali Kota tentang penutupan Lokalisasi LHB Km 17.

BALIKPAPAN- Surat Keputusan (SK) Wali Kota Balikpapan No.188.45/2013  tentang penutupan lokasi prostitusi Lembah Harapan Baru (LHB) Km 17 Jl Soekarno- Hatta Kelurahan Karang Joang, Balikpapan Utara,  ditolak warga dan penghuni lokalisasi Km 17.  Mereka menilai isi dalam SK tersebut tidak jelas dan tidak spesifik menyebutkan objek penutupan sehingga SK itu harus di batalkan.

“Di lokalisasi Km 17 ada penduduk, pedagang serta aktivitas masyarakat lainnya. Jadi bukan hanya WTS (Wanita Tuna Susila,red). Untuk itu kami minta dalam SK itu harus jelas objek yang ditutup,” kata  Juru bicara sekaligus kuasa hukum warga penghuni Km 17,  Rukhi Santoso SH dalam keterangan pers di Hotel Pacifik,  Sabtu (19/5).  

Menurut Rukhi, seharusnya dalam SK itu lebih spesifik menyebutkan penghentian aktivitas prostitusi. Karena di Km 17 ini ada kegiatan warga selain aktivitas para WTS. “Kalau hanya disebutkan penutupan Km 17.  Bagaimana dengan 450 kepala keluarga (KK) yang tidak terlibat kegiatan prostitusi apakah aktivitas mereka juga harus dihentikan. Jadi kami minta batasan penutupannya harus jelas,”tandas pengacara senior di Balikpapan ini.

Selain itu, kata Rukhi, di dalam SK Wali Kota itu tidak ada upaya-upaya pemberdayaan terhadap para WTS ini setelah lokalisasi ini ditutup. “Jangan hanya ditelantarkan. Setidaknya sebelum lokalisasi ini ditutup para WTS sudah disiapkan lapangan kerja baru.  Karena risiko sosial baru bakal terjadi setelah lokalisasi Km 17 ditutup. Ya, bisa saja  para WTS ini akan menyebar diperkotaan dan tempat lain di Balikpapan,”tutur Rukhi yang didampingi 7 pengacara.

Saat ini terang Rukhi, untuk membatalkan SK Wali Kota ini pihaknya telah mendaftarkan di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Samarinda Kamis, 16 Mei lalu untuk segera disidangkan dengan nomor registrasi No 14/G/2013/PTUN/SMD.

“Minggu ini segera disidangkan. Jadi SK penutupan Km 17 ini belum bisa dilaksanakan apabila belum ada keputusan tetap dari pihak pengadilan,”terangnya.  Rukhi berharap, jika SK ini dibatalkan maka pemerintah kota melakukan revisi terhadap SK ini dengan keputusan-keputusan yang bijak sehingga tidak merugikan warga Km 17.

“Lahan bekas prostitusi inikan bisa dijadikan objek wisata yang bisa menyumbangkan PAD (pendapatan asli daerah) bagi pemerintah kota atau pembangunan lainya yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar,”tandasnya.

Sementara itu, Wali Kota Balikpapan HM Rizal Effendi SE yang dihubungi Balikpapan Pos lewat ponselnya Minggu (19/5) enggan berkomentar banyak terkait aspirasi yang disampaikan warga tersebut, dirinya selaku wali kota hanya mengatakan, dirinya sangat menghargai aspirasi  yang  telah disampaikan itu. “Intinya, Saya sangat menghargai aspirasi yang telah disampaikan warga,”ujarnya singkat.

Sebelumnya, warga Km lokalisasi Km 17 Karang Joang melakukan perlawanan atas pemancangan plang pengumuman mengenai penutupan lokalisasi. Aparat Pol PP yang hendak memasang plang di jalan masuk lokalisasi, dihalang-halangi warga bersama pengacara. Akhirnya plang penutupan dibatalkan.(vie)

 
OTHER NEWS
Jum\'at, 25 Juli 2014 , 13:08:00

Satpol PP Tangkap Pasangan Mesum

BALIKPAPAN- Di penghujung Ramadan, ada saja masyarakat yang berbuat mesum. Pasangan mesum itu terjaring saat aparat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) merazia seju ...

Jum\'at, 25 Juli 2014 , 13:05:00

DEWAN-BMPS BERSITEGANG

BALIKPAPAN-Rapat dengar pendapat (RDP) antara DPRD dengan Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) di ruang rapat lantai 2 gedung Parlemen Balikpapan, pada Kamis (24/7 ...

Jum\'at, 25 Juli 2014 , 13:04:00

ABS: Silakan Laporkan ke Kejaksaan

BALIKPAPAN—Ketua DPRD Balikpapan, H Andi Burhanudin Solong-akrab disapa ABS-mengaku pihaknya siap jika dilaporkan pengurus Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMP ...

Jum\'at, 25 Juli 2014 , 13:01:00

Belasan Plat Nopol Modifikasi Disita

BALIKPAPAN- Satlantas Polres Balikpapan mengambil tindakan tegas terhadap pengendara yang mengenakan Plat nomor polisi (Nopol) modifikasi. Menurut Kasat Lantas Polres ...

Jum\'at, 25 Juli 2014 , 13:01:00

Atho Residivis Kambuhan

BALIKPAPAN-Kasus pencurian bermotor, yang dilakukan oleh Atho (17) dan Dwi Sandi (19) yang tercatat sebagai warga Jl Teritip RT 07 Balikpapan Timur, cukup mengejutkan ...

 
SUPER LIGA
Hanya Menang Tipis
BALIKPAPAN - Tim Persiba Balikpapan menutup rangkaian uji coba selama bulan Ramadan dengan hasil ...
Other
 
Kaltim
Dishub Lakukan Uji Petik
PENAJAM- Jelang Hari Raya Idul Fitri 1436 H, UPTD PKB (Pengujian Kendaraan Bermotor) Dinas Perhub ...
Other
 
Metropolis
SANGAT RAMAI
BALIKPAPAN- Memasuki  H-3 perayaan lebaran, pusat-pusat perbelanjaan mulai dipadati para pen ...
Other
 
Kecamatan
Bulan Puasa Pelayanan di Karang Rajo Normal
BALIKPAPAN–Kendati  para pegawai Kelurahan Karang Rejo tengah menjalankan ibadah puasa ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1