Senin, 20 Mei 2013 , 08:49:00


LANGGANAN BANJIR : Karena berada bermukim di lokasi yang lebih rendah, pemukiman warga di Jl Beler RT 39 Damai ini tetap terendam. Warga pun mengungsi ke lokasi yang lebih aman.

BALIKPAPAN- Beruntung. Kendati hujan yang mengguyur sejak Minggu (19/5) dini hari cukup lebat dan berdurasi lama, tidak terlalu menimbulkan dampak. Hanya lokasi langganan saja yang kembali diterpa banjir. Walaupun, di sejumlah lokasi lainnya sempat tergenang, tapi dalam waktu cepat air kembali mengalir normal melalui drainase sekitar.

Padahal, melihat hujan yang lebat dan waktu yang cukup panjang banyak yang memperkirakan sejumlah lokasi banjir. Bahkan, ada beberapa warga yang enggan khwatir ke luar rumah. “Biasanya di daerah Gunung Sari Banjir, makanya saya sengaja telat ke kantor karena khwatir tertahan banjir. Tapi begitu sampai kantor, teman-teman bilang nggak banjir parah. Cuma genangan biasa aja,” ungkap Rahman, warga Baru Tengah, Balikpapan Barat yang berkantor di kawasan Markoni.

Betulu saja, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kota Balikpapan yang menakar hujan menyebut guyuran kemarin intensitas tergolong tinggi. Ditotal mencapai 70,4 milimeter (mm). Durasi waktunya juga konstan dalam waktu panjang. Forecaster on Duty BMKG Balikpapan, Abdul Haris mengakui pula tidak terjadi banjir di beberapa lokasi yang terbilang rendah.

Menurut Haris, kondisi ini lebih disebabkan lantaran tidak bertepatan dengan pasangnya air laut alias surut. Sehingga air yang mengalir dari beberapa sungai atau drainase besar menuju laut, tidak terhambat. "Hujan yang kita takar intensitas cukup tinggi, bisa dikatakan lebat. Tetapi, tidak banjir karena memang air laut tidak pasang. Jadi, air tidak berbenturan di drainase-drainase yang ada di Balikpapan," kata Abdul Haris menjawab Balikpapan Pos.

Prakirawan yang berkantor di Komplek Bandara Internasional Sepinggan, ini mengatakan bahwa potensi hujan dengan instensigas tinggi masih berlangsung hingga akhir Mei. Itu terjadi berdasarkan beberapa faktor pendukung. Di antaranya peralihan iklim tropis beberapa waktu lalu dan factor lokal yang cukup kuat.

"Saat ini, peralihan itu mulai tumbuh di bagian utara. Sebelumnya berkembang di bagian selatan. Sedangkan, faktor lokal lebih ke faktor perubahan arah angin di atas perairan Balikpapan," beber Haris-akrabnya disapa.

Dengan faktor-faktor tersebut, BKMG memperkirakan cuaca masih kerap berubah secara fluktuatif. Bisa terjadi cuaca panas dan bisa tiba-tiba hujan dengan curah hujan yang cukup tinggi. Bahkan, dengan durasi waktu yang panjang seperti kemarin. "Cuaca panas, tiba-tiba hujan berkepanjangan ya karena faktor-faktor tadi," tambah pria yang berdomisili di kawasan Sepinggan Raya ini.

Sementara itu, dari pantauan Balikpapan Pos, hanya wilayah-wilayah yang bisa terkena banjir saja yang terendam. Hujan kemarin, sempat merendam beberapa rumah warga di kawasan Jl Beler, Kelurahan Damai, Balikpapan Kota. Lingkungan RT 31 (dulu RT 39) Damai juga masih tetap kemasukan air. Namun, tidak terlalu tinggi.

"Untung air laut tidak pasang Mas. Jadi drainase tidak terlalu meluap ke pemukiman. Hujan tadi (kemarin, Red) tidak setinggi biasanya, hanya 30 centimeter. Biasanya kalau hujan deras plus air laut pasang bisa mencapai 1,5 meter," ujar Alla, Ketua RT 31 Damai.

Di tempat terpisah, Lurah Damai Asih Joko Suyono mengatakan hujan deras tidak terlalu berdampak bagi wilayahnya. "Biasa, hanya pemukiman di Jl Beler. Terendamnya juga tidak tinggi seperti biasanya. Kepedulian warga akan kebersihan drainase lingkungan juga semakin baik. Itu juga salah satu faktornya selain air laut tidak pasang," singkat Asih Joko.(rus)

 
OTHER NEWS
Minggu, 27 Juli 2014 , 12:45:00

BERKUALITAS

BALIKPAPAN: SMP Patra Dharma (PD) yang terletak di Jalan Sekolah Perapatan ini, bisa bersaing dengan sejumlah sekolah negeri favorit di ‘Kota Minyak’. ...

Minggu, 27 Juli 2014 , 12:43:00

Antisipasi Siswa Titipan

BALIKPAPAN-Untuk menghindari adanya siswa titipan yang dilakukan anggota DPRD dan oknum tertentu  dalam setiap pendaftaran peserta didik baru (PPDB). Kuncinya ora ...

Minggu, 27 Juli 2014 , 12:42:00

Jangan Sepelekan Peran Sekolah Swasta

BALIKPAPAN-Agar kualitas sekolah swasta dan negeri di Kota Minyak menjadi merata, perlu sinergi atau kerjasama antara kedua sekolah sehingga saat Penerimaan Peserta Di ...

Minggu, 27 Juli 2014 , 12:41:00

Stakeholder Pendidikan Harus Bersinergi

BALIKPAPAN-Permasalahan pendaftaran peserta didik baru (PPDB) diperkirakan akan terus terjadi di ‘Kota Minyak’ tahun 2015 mendatang. Pemkot diharapkan dapa ...

Minggu, 27 Juli 2014 , 12:40:00

Kualitas Sekolah Swasta Tidak Kalah dengan Negeri

BALIKPAPAN-Sudah saatnya sekolah swasta melakukan pembenahan terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) setiap tahun. Hal ...

 
SUPER LIGA
Wajib Latihan 1 Agustus
BALIKPAPAN- Libur Lebaran Idul Fitri 1435 Hijriah sudah diberikan manajemen tim Persiba Balikpapa ...
Other
 
Kaltim
H-3 Idul Fitri, Harga Daging Sapi Melambung
PENAJAM - Memasuki H-3 lebaran Idul Fitri, sejumlah komuditas kebutuhan pokok di Kabupaten Penaja ...
Other
 
Metropolis
BERKUALITAS
BALIKPAPAN: SMP Patra Dharma (PD) yang terletak di Jalan Sekolah Perapatan ini, bisa bersaing den ...
Other
 
Kecamatan
Waspada, DBD Masih Mengancam
BALIKPAPAN - Hingga saat ini, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih mengancam. Untuk menekan ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1