Senin, 13 Mei 2013 , 10:06:00


PERBUATAN oknum anggota Brimob Kaltim berinisial MM (40) yang menendang, memukul, merampas ATM sampai menarik uang Rp10 juta milik seorang guru, sudah masuk unsure perbuatan kriminal. Karena itulah, oknum tersebut harus diproses hukum pidana untuk dibawa ke peradilan umum guna mempertanggungjawabkan perbuatannya. Hal tersebut ditegaskan Ketua Lembaga Bantuan Hukum Pemuda Pancasila (LBH PP) KotanBalikpapan, Riri Azwari Lubis SH.

“Pelaku jangan hanya diproses melalui sidang kode etik. Kalau cumin sidang disiplin, keenakan dia. Perbuatannya sudah masuk perbuatan kriminal sehingga harus diproses hukum. Perbuatan oknum tersebut bisa berdampak mencoreng korp. Karena itulah, Kepolisian harus tegas memroses hukum pidana. Setelah menjalani sidang disiplin, limpahkan kembali ke Polres untuk diproses hukum pidana,” ujar Riri berapi-api.

Ditegaskan Riri, oknum Brimob tersebut bahkan kena pasal berlapis karena melakukan serangkaian kejahatan, mulai dari perbuatan tidak menyenangkan, penganiayaan dan pencurian dengan kekerasan. Yakni mendobrak pintu kos korban terkena pasal 335 KUHP ayat 1 tentang perbuatan yang tidak menyenangkan, pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dan pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan.

“Pelaku bisa ditahan, dan memang harus ditahan,” tegas Riri. Hal senada disampaikan oleh advokat Yohanes Maroko SH. “Iya, itu sudah masuk unsure pidananya. Kepolisian harus tegas terhadap pelaku. Pelaku harus dibawa ke peradilan umum, diproses pidana,” ujar pengacara yang banyak menangani kasus pidana anak-anak ini.

Tindakan tegas kepolisian, ujar Yohanes, selain menegakkan hukum demi keadilan, juga memberikan pembelajaran kepada anggota lainnya agar tidak melakukan perbuatan arogansi kepada warga yang berbuntut pada perbuatan pidana.

“Masyarakat pasti ikut menyimak kasus ini. Makanya, proses hukum harus dijalankan sesuai dengan porsinya. Kalau oknum anggota melakukan perbuatan pidana, ya harus diproses pidana,” kata Yohanes yang pernah dikejar-kejar oleh oknum Brimob saat menangani perkara pidana yang disidangkan di PN Balikpapan.(ono/bp-15)

 
OTHER NEWS
Rabu, 16 April 2014 , 08:43:00

Jumiati Dijebloskan ke Rutan

BALIKPAPAN- Masih ingat kasus ijazah palsu yang melibatkan Anggota DPRD Kota Balikpapan non aktif, Jumiati Rachman? Hampir lima tahun proses hukumnya berjalan, perempu ...

Rabu, 16 April 2014 , 08:42:00

Mantan Sekdes Korban Kriminalisasi Tambang

BALIKPAPAN-Seorang mantan Sekretaris Desa (Sekdes) Hamzah (63) warga Dusun Tani Makmur RT 19 Desa Batuah, Loa Janan, Kukar melapor ke Ombudsman RI di kantor pusat Jaka ...

Rabu, 16 April 2014 , 08:40:00

Gunung Bugis “Diobok-obok”

BALIKPAPAN- Setelah selama dua minggu beristirahat dan fokus melakukan pengamanan pemilu legislatif, anggota Satuan Reserse dan Narkoba (Satreskoba) Polres Balikpapan ...

Rabu, 16 April 2014 , 08:37:00

Gelapkan 10 Ton Solar dan 300 Sak Semen

BALIKPAPAN- Seorang tersangka kasus penggelepan barang milik perusahaan berhasil diringkus anggota Unit Kejahatan dan Kekerasan (Jatanras) Direktorat Reserse dan Krimi ...

Rabu, 16 April 2014 , 08:36:00

Polisi Temukan Mobil Curian

BALIKPAPAN- Entah, apa yang sebenarnya diinginkan oleh pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang satu ini. Sudah berhasil membawa kabur mobil hasil curiannya ...

 
SUPER LIGA
Agresif di Kandang
BALIKPAPAN- Pelatih kepala tim Persiba Balikpapan, Jaya Hartono terpaksa mengubah strategi timnya ...
Other
 
Kaltim
UN Paket C Diikuti 179 Peserta
PENAJAM– Pelaksanaan Ujian Nasional yang diselenggarakan tanggal 14-16 april 2014 tidak han ...
Other
 
Metropolis
TELITI DAN CAPEK
BALIKPAPAN- Penghitungan surat suara dalam rapat pleno di Dapil Balikpapan Selatan (Balsel) dihit ...
Other
 
Kecamatan
Bank Sampah Karang Rejo Dapat Motor
BALIKPAPAN – Program bank sampah yang tengah berjalan di wilayah Kelurahan Karang Rejo, men ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1