Senin, 06 Mei 2013 , 11:05:00


PENYAKIT MASYARAKAT : Aparat gabungan menangkap sejumlah WTS dan waria yang mangkal di jalanan.

BALIKPAPAN- Jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama PM, TNI, Polisi Sabhara dan Kodim kembali melakukan razia di kawasan eks lokalisasi Manggar Sari. Operasi penyakit sosial digelar sejak Sabtu (4/5) malam sekitar pukul 21.00 Wita hingga Minggu (5/5) dinihari sekitar pukul 04.30 Wita.

Aparat gabungan juga menyisir pantai Manggar dan di kawasan kota yang sering menjadi tempat mangkal para wanita tuna susila (WTS) dan wanita pria (waria) jalanan. “Kami melakukan pengintaian dan penertiban di Manggar Sari mulai dari sore.

Dari informasi dari Manggar Sari, ternyata sudah tutup,” ujar Kasi Ops Subardiyono saat memimpin razia. Dengan pasukan yang menggunakan 8 unit kendaraan Satpol PP, melakukan razia di kawasan embarkasi haji yang diduga di kawasan tersebut ada kos-kosan yang dijadikan tempat persembunyian para WTS Manggar Sari yang melarikan diri.

Namun yang hanya ditemukan warga yang memiliki KTP luar daerah yang tinggal di sekitaran embarkasi haji tersebut. Meskipun eks lokalisasi Manggar Sari sudah gelap gulita dan tutup, anggota Satpol PP beserta beserta gabungan tidak putus asa. Rombongan langsung bergeser menuju pantai Manggar yang sering dijadikan tempat pacara anak muda.

“Kita menyusuri depan embarkasi setelah itu kita menuju ke pantai Manggar utuk melakukan razia disana selain itu kita juga menunggu jam pagi, jadi kita sebut bulan Mai ini adalah serangan fajar untuk yang pertama kali, tapi nantinya kita akan lancarkan kembali kegiatan-kegiatan semacam ini,” kata Subardiyono.

Setelah waktu menunjukan pukul 03.00 Wita, rombongan kembali lagi berangkat menuju eks lokalisasi Manggar Sari, namun tetap mereka sudah tutup, gelap gulita dan tidak berani buka. Setelah memastikan di sana tutup, rombongan bergerak menuju kawasan kota untuk menertibkan WTS-WTS jalanan dan waria-waria yang sedang mangkal.

Lokasi pertama dimulai dari sepanjang jalan Jendral Sudirman, di sana tepat di depan Jamsostek beberapa waria yang sedang menunggu pelanggan langsung diangkut ke truk Satpol PP, setelah itu rombongan bergerak menuju depan deler Auto 2000. Di sana ada rumah gubuk yang berdiri di dekat pantai yang sering dijadikan tempat prostitusi.

Dari sana, sejumlah WTS dan seorang pria hidung belang diangkut ke mobil truk. Dalm penggerebakan gubuk mesum tersebut salah seorang pria sempat bersembunyi di atas atap untuk menghindari petugas saat melakukan razia.

“Ada 6 WTS di kawasan Pasar Baru kemudian kita meluncur ke Gunung Malang kita mendapatkan lagi 3 WTS dan ditambah WTS yang ditangkap di taman Bekapai jadi jumlahnya ada sekitar 14 WTS, 8 waria, dan seorang pria hidung belang yang diamankan dalam razia yang digelar mulai dari Sabtu malam hingga Minggu pagi.

Anggota juga ikut semangat dalam razia ini, karenanya malam Minggu kita upayakan ada kegiatan yang sifatnya memeperkecil keberadaan WTS-WTS yang berada di jalan,” ungkapnya. Saat razia menuju pagar seng-seng yang berada di jalan Jendral Sudirman ternyata para WTS yang mangkal disana keburu kabur dengan menggunakan kendaraan mereka masing-masing.

“Itu pagar-pagar yang berada di jalan Jendral Sudirman ternyata sudah lari dan banyak merekla itu menggunakan kendaraan sendiri sehingga setelah melihat kita mereka langsung lari tapi yang naman anggota sudah memahami ini orang baik ini orang yang kerja malam langsung di tertibkan, selain itu mereka juga kebanyakan KTP luar dan KTP yang sudah mati,” paparnya.

Untuk di gubuk mesum di kawasan Pasar Baru didepan Auto 2000 pemilik rumahnya akan di panggil oleh Satpol PP, apabila nantinya tetap dilakukan kegiatan-kegiatan prostitusi ditempat itu, maka pihak Satpol PP akan melakukan pembongkaran terhadap rumah-rumah tersebut. “PPNS akan melakukan pemanggilan sekali lagi pemilik rumah tersebut nantinya kita menunggu keputusan PPNS tetap atau di bongkar menunggu keputusan PPNS.

Dan untuk yang di seng-seng alat atau media yang digunakan mereka kita akan musnakan, alat-alat itu digunakan untuk mereka beroperasi dan kita juga akan menyurati pemilik lahan tersebut agar pondok yang berada di lahan tersebut dibongkar atau seng-seng yang menutup lokasi tersebut dibuka agar kelihatan dari jalan dan masyarakat,” tutup Subardioyono.(pri)

 
OTHER NEWS
Sabtu, 30 Agustus 2014 , 11:12:00

Orang Mabuk Tabrak Mobil Parkir

BALIKPAPAN-Orang mabuk minuman keras (miras) sering bikin masalah dan membuat susah orang lain.  Seperti yang terjadi di Km 13 Jl Soekarno Hatta, Balikpapan Utara ...

Sabtu, 30 Agustus 2014 , 11:09:00

Sering Mengisap Lem Jadi Gila

BALIKPAPAN- Satpol PP Balikpapan tidak berhasil mengorek identitas dan keluarga orang gila (orgil) berusia sekitar 20 tahun yang berbuat cabul, memegang kemaluan cewek ...

Sabtu, 30 Agustus 2014 , 11:06:00

Bus Rombongan DBL Celaka karena Disalip Motor

BALIKPAPAN-Satlantas Polres Balikpapan menyelidiki kecelakaan bus PO Sapulidi yang membawa pelajar SMAN 5 rombongan suporter kompetisi bola basket paling bergengsi, Ho ...

Sabtu, 30 Agustus 2014 , 11:05:00

Gudang Bekas Penyimpanan Udang Terbakar

BALIKPAPAN-Bencana kebakaran kembali terjadi di Kota Balikpapan. Kali ini gudang bekas penyimpanan dan tempat membersihkan kepala udang di Km 19 lingkungan RT 39 Kelur ...

Jum\'at, 29 Agustus 2014 , 08:35:00

Bus Suporter DBL Tabrak Rumah

BALIKPAPAN -Sebanyak 11 bus yang mengangkut pelajar SMAN 1 Balikpapan dan SMAN 5 Balikpapan, Kamis (28/8) kemarin berangkat ke Samarinda. Mereka rombongan suporter yan ...

 
SUPER LIGA
Tuntaskan Sekarang!
BALIKPAPAN- Menang! Pilihan yang harus bisa dituntaskan tim Persiba Balikpapan jika ingin mengunc ...
Other
 
Kaltim
DKPP Launching Bank Sampah
PENAJAM-Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mela ...
Other
 
Metropolis
PARKIRAN SEMPIT
BALIKPAPAN- Kendaraan milik anggota DPRD ini terpaksa harus diparkir di bahu jalan, akibat tempat ...
Other
 
Kecamatan
Pemkot Kurang Maksimal Memelihara Fasum
BALIKPAPAN-Sejumlah warga mengeluhkan jam dinding yang berada di tugu simpangan Gunung Sari menuj ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1