Rabu, 17 April 2013 , 08:44:00


MASIH KURANG : Distribusi soal dari percetakan ke daerah dikebut. Tampak pesawat TNI AU jenis Hercules tiba di Bandara Internasional Sepinggan, sekira pukul 23.00 Wita.

BALIKPAPAN- Semua daerah di Kaltim, termasuk di Balikpapan hingga saat ini masih harap-harap cemas. Mengapa tidak, hingga tadi malam distribusi materi soal belum tuntas. Muncul pesimis sejumlah kalangan, jika pengunduran jadwal Ujian Nasional (UN) hingga dua kali oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) terancam menjadi tiga kali.

Tadi malam, sekira puku 23.30 Wita satu pesawat jenis Hercules milik TNI Angkatan Udara (AU) tiba di Bandara Internasional Sepinggan mengangkut materi soal-soal UN. Untuk memenuhi kebutuhan soal-soal UN di Kaltim, dibutuhkan sekira 209 dus. Namun, yang tiba tadi malam hanya 72 dus. Sehingga Kaltim masih kekurangan sekira 137 dus lagi.

“Sesuai berita acara yang kita terima tadi, ada 72 dus turun dari pesawat. Kebutuhan Kaltim seluruhnya itu sekira 480 dus, sementara yang baru tiba ini hanya 72 dus ditambah 271 dus yang sudah tiba sebelumnya sehingga total yang sudah kita terima baru 343 dus,” ujar Idhahamsyah, Koordinator Distribusi Soal UN Kaltim kepada Balikpapan Pos, tadi malam.

Dia menjelaskan, saat ini 72 dus yang turun dari pesawat Hercules sudah ada di Kantor Pos di Jl Jenderal Sudirman, Klandasan. Begitu tiba, dia bersama petugas Kantor Pos langsung memverifikasi soal-soal UN tersebut. “Ini saya sudah di Kantor Pos, baru sampai dari bandara. Langsung kita verifikasi, kalau sudah selesai jam berapapun langsung kita antar ke daerah yang bisa dijangkau dengan jalan darat. Kalau subuh ini selesai, langsung jalan pakai armada Kantor Pos,” terang Kasubag Umum Disdik Kaltim ini.

Bagaimana dengan daerah yang distribusinya menggunakan pesawat? “Yang pakai pesawat, untuk wilayah utara, pagi ini pukul 06.00 kita harus sudah ada di bandara. Soal-soal diangkut pakai pesawat, pakai pesawat Sriwijaya Air,” tuturnya.

Kapan kekurangan soal akan didistribusikan lagi? “Berdasarkan informasi dari teman-teman AURI (TNI AU, Red) tadi, Rabu ini juga akan diangkut pakai pesawat Hercules lagi. Tapi jam berapa tiba di Bandara Sepinggan kita belum tahu, kita dan Kantor Pos menunggu informasi dari TNI AU,” ungkapnya.

Dia menjelaskan, materi soal-soal yang datang lebih didahulukan yang digunakan pada Kamis dan Jumat ini. Sementara, untuk soal-soal yang digunakan pada Senin dan Selasa nanti, menyusul. “Didahulukan yang Kamis dan Jumat dulu. Yang Senin dan Selasa, soal-soalnya kemungkinan yang belum terkirim. Tapi kita belum pastikan, sekarang ini kita masih verifikasi. Pokoknya kita selesaikan sekarang juga,” pungkas Idhahamsyah.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Balikpapan Hery Misnoto mengatakan pihaknya masih menunggu kedatangan berkas soal-soal. Untuk memastikan kedatangan tersebut, Disdik juga sudah menyiapkan  petugas khusus untuk memantau pendistribusian soal yang tiba di Balikpapan. Mendampingi tim dari Disdik Provinsi, pengawasan UN dari Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda dan jajaran TNI/Polri.

"Informasi terakhir yang sudah datang baru 60 persen dari total 491 koli. Jumlah itu, untuk semua daerah di Kaltim," kata Heri Misnoto menjawab Balikpapan Pos, kemarin siang. Disdik Balikpapan, lanjutnya, sangat berharap minimal pada Rabu (17/4) malam ini, paket soal khusus untuk area Balikpapan sudah tiba 100 persen dan tersimpan di Kantor Disdik di kawasan Jl Ruhui Rahayu.

"Dari 60 persen itu, masih dipilah. Kita (Disdik, Red) berharap secepatnya datan,  baik untuk SMA/MA dan SMK. Karena, Rabu dini hari harus sudah kita distribusikan lagi ke lima sub rayon yang ada di Balikpapan. Jadi, yang stand by mewakili Disdik ada 20 persenel, belum lagi ditambah petugas keamanan," beber mantan Sekretaris Bappeda ini.

Saat ini, ternyata pihak Disdik sudah sangat siap menyambut kedatangan soal. Hery menuturkan, Disdik sudah menyiapkan 15 personel di Kantor Disdik guna menyambut kedatangan soal. Nantinya, personil Disdik juga akan dibantu oleh persenel dari 5 sub rayon dan petugas keamanan dari TNI/Polri. "Kita sudah sangat siap untuk UN ini, termasuk pendistribusian soal. Selama dua hari dan dilakukan dini hari, Disdik juga telah melakukan gladi bersih. Ruang khusus untuk menyimpan soal juga sudah siap," terang dia.

Gladi bersih sendiri dilakukan sebagai bentuk kesiapan Disdik menyikapi carut-marutnya pendistribusian soal oleh Kemdikbud tahun ini. Apakah pihak Disdik sudah memiliki strategi mengantisipasi kebocoran soal? Ditanya demikian, mantan Kabid Perumahan Dinas Tata Kota dan Pemukiman (DTKP) Balikpapan ini mengatakan soal dipastikan tidak bisa bocor.

"Kenapa, karena memang pendistribusiannya sudah ada SOP-nya (Standart Operasional Prosedur). Ada pengawas dan pengamanan khusus. Kalau pas di Balikpapan, soal langsung diantar dan disimpan di ruang khusus dan kuncinya juga dipegang petugas khusus tadi. Selain petugas itu, saya atau siapapun tidak bisa masuk," terang Hery.

DIIKUTI 7.526 PESERTA

Jika di daerah lain cukup banyak siswa yang tidak bisa ikut karena beberapa hal, khusus di Balikpapan dipastikan semua siswa yang terdaftar sebagai peserta mengikuti ujian. Hery menerangkan, di Balikpapan ada sebanyak 7.526 siswa dari 53 SMA/MA/SMK yang di bagi dalam 5 sub rayon. Rinciannya, SMA/MA ada 3.662 siswa, SMK ada 3.736 dan Paket C sebanyak 168 siswa.

"Saat ini, belum ada laporan tentang siswa yang tidak bisa mengikuti UN. Jadi, 7.526 siswa itu tetap terdata sebagai peserta," ungkapnya. Jika ada siswa yang berhalangan seperti kecelakaan lalulintas atau sakit, Disdik tetap menyertakan siswa tersebut mengikuti ujian. Guru dan pengawas akan mendampingi pengisian soal jika siswa bersangkutan di rawat di rumah sakit.

Hery juga menegaskan, tahun ini dengan sistem soal beragam dengan 20 paket, dipastikan siswa yang gemar mencontek dipastikan akan semakin sulit. Bukan hanya itu, sistem barcode juga semakin menjamin tidak adanya kebocoran soal. "Pelaksaan UN tahun ini sangat berbeda. Jika tahun lalu hanya 5 paket sekarang 20 paket. Jadi, bisa dikatakan sangat susah," pungkas Hery,

CEK PESERTA UN DI RUTAN

Sementara itu, Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II B Balikpapan R. Nurwulan Hadi mengaku, pihaknya saat ini masih melakukan pengecekan apakah ada tahanan yang akan mengikuti Ujian Nasional (UN) pada tahun 2013 ini. “Kami akan cek dulu apakah ada tahanan yang mengikuti UN,”kata Ulan-akrabnya disapa kepada Balikpapan Pos lewat ponsel kemarin.

Biasanya kata Ulan, jika ada tahanan yang mengikuti UN adalah tahanan yangh mengikuti program belajar paket A,B dan C. “Tapi syarat siswa yang mengikuti UN ini kuota harus cukup sesuai aturan yakni paket A 20 peserta, paket B 25 peserta serta paket C 30 peserta,” ungkap Ulan. Jika ada siswa yang mengikuti UN lanjut Ulan biasanya ujian dilaksanakan 2 minggu setelah UN reguler.( rus/vie/die)

 
OTHER NEWS
Kamis, 24 Juli 2014 , 10:28:00

LANGGAR PERWALI

BALIKPAPAN- Truk kontainer ini beroperasi disiang hari. Padahal sesuai Perwali Nomor 33 Tahun 2009 yang mengatur jam operasional kendaraan angkutan alat berat/peti kem ...

Kamis, 24 Juli 2014 , 10:26:00

Gawat, Balikpapan Mendekati KLB DBD

BALIKPAPAN- Penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di ‘Kota Minyak’ semakin mengkhawatirkan. Penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aigepty ini tel ...

Kamis, 24 Juli 2014 , 10:24:00

Silakan Lapor ke Pengawas Tenaga Kerja

KEPALA Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos), Fachruddin Harami mengimbau agar seluruh perusahaan di Kota Minyak mematuhi ketentuan wajib membayar tunjangan hari ...

Kamis, 24 Juli 2014 , 10:22:00

PNS Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas

BALIKPAPAN-Ribuan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot kembali akan menjalani libur panjang selama 7 hari  jelang hari raya Idul Fitri 1435 Hijriyah, y ...

Kamis, 24 Juli 2014 , 10:21:00

Pilpres Berlangsung Aman

BALIKPAPAN-Pasangan Jokowi-JK telah diumumkan KPU sebagi Presiden RI Selasa (22/7) lalu. Meski diwarnai aksi penolakan hasil pemilu oleh pasangan Prabowo-Hatta namun k ...

 
SUPER LIGA
Tambah Jam Terbang
TERNATE- Timnas U-19 akan menututp laga uji coba melawan tim Persiter Ternate U-21 di Stadion Gel ...
Other
 
Kaltim
Baznas PPU Target Rp 1,7 Miliar
PENAJAM- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Penajam Paser Utara (PPU) melakukan penghimpunan zaka ...
Other
 
Metropolis
LANGGAR PERWALI
BALIKPAPAN- Truk kontainer ini beroperasi disiang hari. Padahal sesuai Perwali Nomor 33 Tahun 200 ...
Other
 
Kecamatan
Banyak Ceceran Tanah, Bukti Pengawasan Lemah
BALIKPAPAN - Kota Balikpapan boleh bangga dengan langganan prestasi di bidang kebersihan lingkung ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1