Selasa, 16 April 2013 , 11:45:00


BALIKPAPAN-Ruang gerak pengembang dikabarkan makin terbatas menyusul adanya aturan mengenai batas minimum luas tanah yang wajib dipenuhi seluas 150 meter persegi untuk dapat membangun rumah sejahtera tapak. Hal ini dikemukakan Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Kaltim, Sri Suko Lestari dalam sebuah kesempatan, belum lama ini.

"Ini sesuai dengan yang disampaikan anggota Apersi. Masukan ini akan disampaikan ke pemerintah daerah,” tuturnya. Dia menjelaskan, regulasi tersebut membuat pengembang tidak bisa membangun perumahan karena ketersediaan lahan yang terbatas. Dampaknya, bisnis properti akan sulit berkembang. Sri, sapaan akrabnya, belum mengetahui apakah aturan tersebut berlaku secara menyeluruh di Balikpapan.

Sebab, sejumlah kota besar sudah menerapkan. "Depok sudah (menerapkan) karena ada masalah pada kontur tanah. Apabila alasan ini yang digunakan, tentu pengembang akan mengikuti karena termasuk dalam faktor risiko dan keselamatan hunian. Namun, berdasarkan informasi yang diperolehnya, kawasan Balikpapan Utara sudah menerapkannya. Baik untuk rumah dengan luas lantai 26 meter persegi, pengembang harus tetap menyediakan lahan minimal seluas 150 meter persegi.(dra)

 
OTHER NEWS
Sabtu, 20 September 2014 , 02:12:00

Penyokong Emisi Karbon Terbesar

BALIKPAPAN - Dalam upaya pengurangan emisi karbon sesuai peraturan presiden (Perpres) No 61/2011 tentang Rencana Aksi Nasional-Gas Rumah Kaca, Pemprov Kaltim bekerja s ...

Sabtu, 20 September 2014 , 02:11:00

Bank-bank Besar Harus Segera Hentikan Perang Suku Bunga

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berjanji akan mengatasi perang suku buga yang saat ini sedang terjadi di perbankan di Indonesia. Ketua Dewan Komisioner OJK, Mul ...

Sabtu, 20 September 2014 , 02:07:00

Balikpapan Tourism Board Libatkan Masyarakat

BALIKPAPAN - Didukung penerbangan langsung ke Solo dan sebaliknya setiap harinya lantas mendorong Balikpapan Tourism Board (BTB) untuk promosi ke Kota Budaya tersebut. ...

Jum\'at, 19 September 2014 , 07:54:00

Pangkalan Elpiji Melon Dilarang Tambah Pengecer

BALIKPAPAN-PT Pertamina (Persero) meningkatkan pengawasan guna menutup potensi migrasi konsumsi elpiji melon 3 kg pasca kenaikan elpiji non subsidi botol 12 Kg. Setela ...

Jum\'at, 19 September 2014 , 07:54:00

KLM Kirim 50 Putera Daerah ke Rusia

BALIKPAPAN-Kalimantan Rail Project (KLM) investor yang mengembangkan infrastruktur perhubungan antar kota dan kabupaten di Kaltim melalui jalur kereta api, mengirim 50 ...

 
SUPER LIGA
Batlle Fippo Allegri
MILAN - Filippo Inzaghi dan Massimiliano Allegri sama-sama punya hubungan historis yang kuat deng ...
Other
 
Kaltim
Hari ini, Pemasukan Berkas CPNS Ditutup
PENAJAM - Panitia penyelenggara penerimaan calon pegawai negeri sipil (PNS) Badan Kepegawaian Dae ...
Other
 
Metropolis
GEDUNG WARALABA RAKSASA
BALIKPAPAN- Lokasi pembangunan ritel Carrefour (foto bawah) dan Giant (foto atas) di kawasan Jl M ...
Other
 
Kecamatan
Untung Kecil, Sewa Tempat Mahal
BALIKPAPAN  -   Seolah tak kapok, meski sudah sering ditertibkan beberapa Pedagang ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1