Minggu, 07 April 2013 , 16:46:00


BONGKAR SENDIRI : Rumah H Buah sedang dilakukan pembongkaran oleh tukang. Warga takut rumah akan roboh karena jalan amblas semakin parah.

BALIKPAPAN-Jalan amblas di Km 4,5 Batu Ampar benar-benar menjadi malapetaka bagi warga sekitar yang bermukim di RT 25 Batu Ampar. Ruko dan rumah milik warga yang retak-retak, semakin parah menjadi lubang-lubang besar yang menakutkan, tembok-tembok terancam roboh, lantai yang retak terancam ambrol.

Tak mau menanggung risiko yang lebih mengerikan, warga akhirnya membongkar sendiri rumahnya. Hal itu dilakukan tidak menimbulkan risiko bangunan roboh yang bisa mencelakai banyak orang. Seperti yang dilakukan oleh H Buah, pemilik toko H Saleh, dirinya sejak beberapa hari yang lalu, harus menyewa tenaga tukang untuk melakukan pembongkaran rumahnya.

“Mau tidak mau harus saya robohkan, karena jika roboh sendiri akan sangat berbahaya, bisa mencelakai orang. Bahkan jalan kecil di samping rumah saya tersebut bisa tertutup bahan bangunan jika rumah saya roboh,” kata H Buah kepada Balikpapan Pos, siang kemarin. Selain itu, rumah yang selama ini dibuat usaha bersama keluarganya harus dikosongkan sebagian besar.

Hal ini dilakukan untuk mengurangi beban bangunan yang bisa mempercepat robohnya rumah. Sebab, posisi ruko milik H Buah sudah miring. “Kami pindahkan perlahan-lahan, jika tidak beban dari dagangan saya ini bisa mempercepat bergesernya tanah yang semakin tidak stabil ini,” terangnya. Untuk memindahkan barang dagangannya tersebut, H Buah juga harus merogoh kantong lebih dalam lagi.

Dirinya menyewa sebuah gudang untuk mengamankan barang dagangannya tersebut di kawasan Pasar Buton. “Untuk sementara saya menyewa sebuah bangunan untuk menyimpan barang dagangan saya,” imbuhnya. Namun yang menjadi bebannya ialah dirinya harus merelakan kehilangan para pekerjanya yang dinilai telah setia membantunya menjalankan usahanya tersebut.

Sebanyak 40 lebih orang karyawannya harus berhenti bekerja untuk sementara waktu. “Mau bagaimana lagi? Sudah lebih dari seminggu toko ini tidak berjualan. Hal ini dikarenakan bangunan toko tersebut sudah tidak layak untuk ditinggali. Jika dipaksakan juga akan berbahaya,” papar H Bua. Di samping H Buah, yakni ruko milik H Warsiman juga terlihat pengosongan.

Ruko yang disewa notaris, kemarin tampak sedang dikeluarkan kursi-kursi dan barang-barang lainnya. Ketua RT 25 Kelurahan Batu Ampar Balikpapan Utara H Amiruddin, juga terkena dampak dari musibah jalan ambrol tersebut. Tak ayal, rumah kontrakan yang dia sewakan juga harus dirobohkan mengingat bahaya serta resiko yang dialami jika rumah tersebut roboh. “Ya mau bagaimana lagi, rumah tersebut juga harus dirobhohkan.

Dari pada roboh dan menimpa orang lain, hal tersebut bisa menambah kerugian yang sangat besar,” kata Amiruddin. Dirinya juga masih mendesak pemerintah untuk segera membentuk tim independen yang dijanjikan pemerintah untuk menemukan jawaban atas penyebab musibah tersebut. “Sampai sekarang belum ada kepastian dari pemerintah, sampai kapan tim independen tersebut akan terbentuk.

Kami menginginkan tim tersebut agar cepat terbentuk. Dirinya juga mengatakan, jika korban dari jalan ambrol ini semakin bertambah setiap harinya. Bahkan akibat dari jalan longsor tersebut mengakibatkan ratusan orang harus kehilangan rumahnya. “Data yang saya dapatkan sampai hari ini mencapai 32 rumah serta melibatkan 100 orang lebih yang menempati ke 32 rumah tersebut,” jelasnya.

Dalam hal ini dirinya berharap agar pemerintah dengan cepat memberikan bantuan berupa tanggungan 3 bulan uang sewa sebesar Rp750 ribu seperti yang dijanjikan. “Sampai sekarang uang sewa yang dijanjikan juga belum terealisasi, padahal sudah sebagian besar warga mengungsi dan mencari rumah sewaan sementara hingga mereka mendapat kejelasan,” terang Amiruddin.

Rencananya, dirinya akan menanyakan perihal pembentukan tim independen serta bantuan uang sewa rumah kepada pihak Kerlurahan agar semuanya bisa terealisasi dengan segera.(bp-12)

 
OTHER NEWS
Sabtu, 02 Agustus 2014 , 13:09:00

Alif Dikira Tercebur Sumur

BALIKPAPAN-Bocah laki-laki yang ditemukan telantar di sebuah warung di kawasan Jl Inpres II Muara Rapak, Kamis (31/8) malam sekira pukul 23.00 Wita, nama lengkapnya Mu ...

Sabtu, 02 Agustus 2014 , 13:06:00

Penjahat Beraksi saat Salat Jumat

BALIKPAPAN–Pelaku kejahatan tidak peduli waktunya bermaaf-maafan melebur dosa di hari raya Idul Fitri, ataukah salat Jumat. Penjahat justru memanfaatkan waktu be ...

Sabtu, 02 Agustus 2014 , 13:04:00

Pengamanan Lebih Lama, Sampai H+10 Lebaran

BALIKPAPAN–Aparat kepolisian terus melakukan pengamanan musim liburan hari Raya Idul Fitri, khususnya pengamanan terhadap arus mudik di Kota Balikpapan. Polisi b ...

Sabtu, 02 Agustus 2014 , 13:03:00

Oknum Warga Bakar Lahan

BALIKPAPAN-Warga kawasan perumahan Daksa Kota Hijau, Kelurahan Sepinggan, malam tadi sekira pukul 23.00 Wita dibuat panik. Api berkobar dan terus meluas di kawasan RT ...

Sabtu, 02 Agustus 2014 , 13:02:00

Tidak Ada Kejadian Menonjol

BALIKPAPAN–Dalam menyambut lebaran Idul Fitri, aparat kepolisian mendapat kebijakan, untuk menikmatinya bersama keluarga. Hal ini berlaku di semua Polsek-polsek ...

 
SUPER LIGA
Fokus 9 Hari Tersisa
BALIKPAPAN- Hari kelima libur lebaran Idul Fitri 1435 atau Jumat (1/8) sore kemarin, sesuai jadwa ...
Other
 
Kaltim
Sampah Berserakan di Pantai Tanjung Jumlai
PENAJAM- Memasuki hari kelima libur lebaran, Pantai Tanjung Jumlai yang berada di Kelurahan Tanju ...
Other
 
Metropolis
Dokumen Lelang Ditunggu sampai Akhir Oktober
BALIKPAPAN - Tidak ingin pemasangan batu pertama atau grounbreaking yang ditarget awal tahun depa ...
Other
 
Kecamatan
Sopir Kontainer “Lecehkan” Perwali
BALIKPAPAN-Peraturan wali kota (Perwali) yang mengatur jam beroperasi mobil-mobil besar di jalur ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1