Rabu, 03 April 2013 , 09:24:00


BALIKPAPAN-Penurunan harga emas di pasar internasional ikut mempengaruhi harga perhiasan emas di sejumlah toko di Indonesia, termasuk Balikpapan. Di Pasar Inpres Kebun Sayur misalnya, salah seorang pedagang mengaku, awal pekan harga perhiasan emas dibuka lebih murah dari awal bulan lalu.

"Kadar 75 persen Rp425 ribu per gram. Sedangkan kadar 99 persen Rp510 ribu per gram," ucap Jumas menjawab Balikpapan Pos, kemarin. Dia menyebutkan, sebelumnya harga yang dibandrol untuk perhiasan dengan kadar emas berbeda tersebut masing-masing Rp450 ribu per gram dan Rp550 ribu per gram.

Tak berbeda dengannya, seorang pedagang di kawasan Rapak Plaza mengaku masih membandrol perhiasan emasnya dengan harga yang sama persis dengan bulan sebelumnya. "Kadar 70 persen Rp415 ribu per gram biasanya Rp430 ribu per gram. Tapi semua tergantung model, makin bagus dan rumit, makin mahal," celetuk pria tersebut.

Kendati harga terus mengindikasikan tren turun, volume penjualan justru stabil. Padahal, kata pedagang, inilah saat yang tepat bagi masyarakat untuk berinvestasi emas. "Pada dasarnya harga tidak mempengaruhi. Walaupun murah tapi keuangan tidak mungkin maka tidak ada peningkatan penjualan, sebaliknya juga begitu," papar keduanya.

Terbukti saat momen lebaran akan tiba. Permintaan perhiasan emas cenderung melangit. Kondisi itu acap mempengaruhi harga di pasaran. Tapi itu tidak mempengaruhi minat masyarakat untuk membeli. "Karena menjelang lebaran masyarakat banyak dana lebih, menunjang penampilan juga kan saat hari raya. Jadi berapa pun harganya tetap dibeli," pungkas Jumas.(dra)

 
OTHER NEWS
Kamis, 24 April 2014 , 08:20:00

Minimarket Diklaim Kurangi Beban Pemerintah

BALIKPAPAN-Berjaya di rumah sendiri rupanya tidak serta merta didapat pelaku usaha lokal. Apalagi bagi pemain luar. Pasalnya ada saja aturan yang mengekang ekspansi us ...

Kamis, 24 April 2014 , 08:20:00

Akui Kesulitan Izin dan Investasi

BALIKPAPAN- Sebagai salah satu perusahaan Oil and Gas terbesar di Indonesia yang memiliki lebih dari 700 produk dan 100 ribu pekerja, Total E&P Indonesie (TEPI) me ...

Kamis, 24 April 2014 , 08:19:00

Persaingan Justru Tunjukkan Potensi

BALIKPAPAN-Geliat pengembangan hunian di Kota Minyak semakin pesat. Termasuk jenis hunian yang dikembangkan. Tidak saja tempat tinggal konvensional tapi sudah mengarah ...

Rabu, 23 April 2014 , 08:42:00

Apersi Tolak Akuisisi BTN oleh Mandiri

BALIKPAPAN-Kabar akuisisi PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) oleh PT Bank Mandiri Tbk ditentang Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi). ...

Rabu, 23 April 2014 , 08:41:00

Pemilu, Laju Penjualan Sektor Properti Melambat

BALIKPAPAN—Bagi sebagian pelaku usaha, tahun 2014 merupakan tahun yang berat. Pasalnya nyaris tanpa jeda, sepanjang tahun terdapat berbagai momen besar. Mulai Pe ...

 
SUPER LIGA
Misi Keluar Zona Merah
BALIKPAPAN– Bayang-bayang degradasi semakin menghantui Persiba Balikpapan. Hanya mengoleksi ...
Other
 
Kaltim
RPJMD Jadi Landasan Hukum, Minta Segera Disahkan
PENAJAM– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ...
Other
 
Metropolis
Sepinggan Raya Tercemar Limbah Berbahaya
BALIKPAPAN- Sejumlah warga mengeluhkan limbah bekas pelumas kendaraan yang dibuang di drainase ka ...
Other
 
Kecamatan
Jalan Projakal Km 5 Rusak Parah
BALIKPAPAN-Kondisi jalan Projakal KM 5 Kelurahan Graha Indah semakin parah sehingga dikeluhkan wa ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1