Kamis, 21 Maret 2013 , 10:38:00


BALIKPAPAN  -  Hingga saat ini, faktor eksternal seperti perizinan masih menjadi kendala paling dominan dalam pelaksanaan kegiatan eksplorasi hulu minyak dan gas bumi. Hal ini terungkap dalam kegiatan kunjungan kerja sejumlah deputi Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) kantor perwakilan Kalimantan dan Sulawesi, Jalan Marsma Iswahyudi, kemarin.

"Kami berharap satu pintu, sama seperti kantor satu atap untuk ngurus STNK," jelas Deputi Pengendalian Perencanaan SKK Migas, Aussie Gautama disela kegiatan. 

Betapa tidak, untuk melakukan eksploitasi, wajib mengurus 20-30 perizinan. Kabarnya, proses itu memakan waktu berbulan-bulan. "Mulai Kehutanan, KLH segala macam," ungkapnya.

Namun saat ini, pihaknya tengah menggodok sistem satu pintu agar proses yang cukup panjang bisa terpangkas. "Persisnya seperti apa, ini yang sedang di-handle Pak Wamen ESDM," katanya bersemangat.

Pihaknya menargetkan, keinginan tersebut dapat terwujud dalam waktu 2-3 tahun ke depan. Rentan waktu yang cukup panjang untuk sebuah kemudahan apalagi untuk kepentingan nasional.

"Walau (menunggu) 2-3 tahun tapi bisa terwujud kami sangat senang," celotehnya kemudian. Soal lamanya waktu yang dibutuhkan dia mengurai, karena adanya kerjasama lintas departemen termasuk kerja sama pemerintah pusat dan daerah. 

Dalam kesempatan tersebut, tidak hanya kendala yang diurai oleh sejumlah kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) yang hadir memberi paparan tapi juga berbagai peluang menyusul ditetapkannya tahun 2013 sebagai tahun pengeboran bagi industri hulu minyak dan gas bumi (migas) bertujuan untuk menyukseskan pencapaian target. Adapun target produksi tahun ini sebesar 830-850 barel per hari secara nasional. Sementara KKKS yang hadir diantaranya ENI Indonesia Ltd, Chevron Pacific Indonesia, Vico, Total E&P Indonesie dan pendatang baru asal Timur Tengah yang mengaku melakukan star tahun ini. (dra)

 
OTHER NEWS
Kamis, 24 Juli 2014 , 10:47:00

Daging Sapi Rp130 Ribu per Kg

BALIKPAPAN-Kurang dari sepekan jelang Lebaran harga bahan makanan di sejumlah pasar tradisional terpantau stabil. Bahkan beberapa di antaranya cenderung mengalami penu ...

Selasa, 22 Juli 2014 , 11:47:00

Arus Mudik ke Mamuju Mulai Padat

BALIKPAPAN-Arus mudik di pelabuhan feri tujuan Mamuju, Baru Ulu kemarin terpantau mulai padat. "Sampai membludak belum tapi kalau dibanding hari biasa memang ada ...

Selasa, 22 Juli 2014 , 11:46:00

Lokasi Terakhir di Kecamatan Balsel

BALIKPAPAN-Halaman kantor Kecamatan Balikpapan Selatan (Balsel), akan menjadi lokasi terakhir atau keenam dari kegiatan Bazar Pasar Ramadan gelaran Dinas Perindustrian ...

Selasa, 22 Juli 2014 , 11:45:00

Kinerja Kredit dan DPK Danamon Ikut Anjlok

BALIKPAPAN-Ketidakjelasan harga batu bara yang hingga kini belum menunjukkan tanda-tanda positif, turut mempengaruhi kinerja Bank Danamon area Kalimantan. Itu tercermi ...

Senin, 21 Juli 2014 , 11:43:00

Asita dan BTB Dukung Perda Pengelolaan Pariwisata

BALIKPAPAN-Association of the Indonesia Tours and Travel (Asita) Kaltim, menyambut semangat usulan DRPD Kota tentang pengelolaan pariwisata diatur melalui peraturan da ...

 
SUPER LIGA
Tambah Jam Terbang
TERNATE- Timnas U-19 akan menututp laga uji coba melawan tim Persiter Ternate U-21 di Stadion Gel ...
Other
 
Kaltim
Baznas PPU Target Rp 1,7 Miliar
PENAJAM- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Penajam Paser Utara (PPU) melakukan penghimpunan zaka ...
Other
 
Metropolis
LANGGAR PERWALI
BALIKPAPAN- Truk kontainer ini beroperasi disiang hari. Padahal sesuai Perwali Nomor 33 Tahun 200 ...
Other
 
Kecamatan
Banyak Ceceran Tanah, Bukti Pengawasan Lemah
BALIKPAPAN - Kota Balikpapan boleh bangga dengan langganan prestasi di bidang kebersihan lingkung ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1