Jum'at, 08 Maret 2013 , 11:30:00


BARANG BUKTI : Polisi mengamankan barang bukti kasus curanmor berupa dua unit mobil dan barang-barang antik milik tersangka. Indekost tempat para tersangka digerebek.

BALIKPAPAN- Penangkapan sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang dilakukan oleh anggota kejahatan dan kekerasan (Jatanras) Polda Kaltim dibantu anggota Brimob, Polres dan Polsek Balikpapan  Utara, Rabu (6/3) petang, masih dikembangkan Polda Kaltim.

Saat penggerebekan di rumah indekos belakang SPBU Sungai Ampal, disaksikan ratusan orang, satu pelaku berhasil melarikan diri.  Pelaku tersebut kabur membawa senjata pistol airsofgun.

“Kasus ini masih dalam pengembangan, karena masih ada pelaku yang buron dan dalam pengejaran, mereka itu pelaku curanmor,” ujar Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol Antonius Wisnu kepada Balikpapan Pos, Kamis (7/3) kemarin. Pihak Polda belum bisa memberikan indentitas 4 pelaku yang berhasil ditangkap karena kasusnya masih dalam pengembangan.

Apakah para pelaku pernah terlibat perampokan. Wisnu menyatakan, polisi belum menemukan bukti perampokan yang mereka lakukan. Namun polisi menelusuri semua kejahatan yang pernah dilakukan para pelaku. “Para tersangka kita selidiki, kejahatan apa saja yang pernah mereka lakukan,” pungkas Wisnu.

Seperti diberitakan kemarin, menjelang magrib, empat personel polisi dari Jatanres Polda berpakaian preman menyisir lokasi indekos di belakang SPBU nomor 64.761.14 khusus sepeda motor di Sungai Ampal. Satu orang di antara keempat polisi naik ke lantai 3 indekos menuju ke kamar nomor 2 dan 3. Tiga lainnya berada di bawah berjaga-jaga.

Polisi intel di lantai 3 tadi, terlibat upaya penangkapan seorang pelaku. Tangan pelaku tadi dipegang, namun ia berusaha melawan menuju ke arah pintu kamar indekos. Pelaku itu berusaha melepaskan tangannya yang dipegang sampai ke arah pintu kamar indekos nomor 2 dan 3. Tiba-tiba, dari balik pintu seorang pelaku lain muncul menodongkan senjata api.

Diduga jenisnya pistol airsoft gun yang ditodongkan ke arah kepala polisi. Tak mau ambil risiko, polisi itu melepas tangkapannya dan langsung berlari ke arah 3 polisi yang ada di bawah indekos.

Melihat situasi berbahaya, keempat polisi yang diketahui dari unit kejahatan dan kekerasan (Jatanras) Polda Kaltim langsung meminta bantuan tambahan personel. Pasukan gabungan dari Datasemen Gegana Brimob Polda Kaltim plus anjing pelacak, aparat Polres Balikpapan, Polsek Utara, serta Kodim 0905 tiba di lokasi kejadian.

Sebelum adzan Magrib berkumandang saat terjadinya pengepungan, terdengar 3 kali suara tembakan yang diduga dari senjata salah seorang pelaku yang bersembunyi di lantai 3 indekos kamar nomor 2 dan 3.

Terdengar tiga kali suara tembakan dari senjata api pistol yang diduga jenis airsoft gun. Ada yang mengatakan tembakan itu diarahkan ke polisi, namun ada sumber lain yang menyebut tembakan hanya di arahkan ke udara. Pelaku penembakan adalah seorang pria yang berdiri dari lantai 3 indekos di antara kamar nomor 2 dan 3.

Sekuriti SPBU Sungai Ampal, Robert mengatakan, saat peristiwa penembakan terjadi SPBU sudah tutup. “Waktu itu SPBU sudah tutup mas, stok bensinnya abis. Pas lagi duduk-duduk, eh ada suara tembakan. Empat orang polisi berlarian di indekos sambil berusaha berlindung,” beber Robert.

Katanya lagi, para pelaku menginap di indekos lantai 3 baru satu minggu ini. Ada dua kamar yang ditempati yakni nomor 2 dan 3. Total kamar ada 16 unit. “Tapi yang digunakan kos cuma 14 kamar, 2 kamar sisanya dipakai sama bosnya (pemilik indekos, Red),” imbuhnya.

Di lokasi penggerebekan, selain datasemen Gegana Brimob Polda Kaltim terdapat seekor anjing pelacak. Ketika itu arus lalu lintas mulai terlihat macet. Pengendara bermotor, pejalan kaki serta masyarakat sekitar tampak berusaha mendekat namun dicegah aparat yang berjaga-jaga. Di simpang tiga jembatan sungai-Ampal Sumber Rejo, kendaraan dihalangi aparat dan mobil operasional kepolisian. Pengalihan arus lalu lintas dilakukan pula di simpang Gunung Guntur Dalam.

Aparat gabungan bersenjata api laras panjang yang tiba di lokasi kejadian, langsung melakukan penggerebekan naik dari lantai bawah menuju ke lantai 3 indekos dengan sasaran kamar nomor 2 dan 3. Tidak terdengar adanya suara tembakan selama penangkapan berlangsung.

Dalam penggerebakan tersebut aparat membawa 3 orang berstatus saksi, 4 orang berstatus pelaku. Mereka dimasukkan ke dalam mobil dibawa ke Mapolda Kaltim. Pengamatan Balikpapan Pos di lapangan, empat pria yang diamankan, satu orang berperut buncit tanpa baju dengan bekas memar merah di dada.

Seorang pria lainnya, bertubuh kurus berkaus krem bertuliskan No Aids. Dua orang lagi, diikat tangannya menggunakan cable ties (kabel berbahan plastik yang biasa digunakan untuk merapikan kabel listrik).

Dari 5 pelaku, ada seorang penghuni indekos yang diduga menembakkan pistol sebanyak 3 kali ke udara berhasil kabur. Polisi hanya mengamankan peluru gotri di dalam tas mobil milik pelaku. Barang bukti itu termasuk 2 unit mobil yakni Innova KT 2668 CB serta Honda Jazz KT 1059 MD dibawa ke Mapolda Kaltim. Di dalam Innova terdapat aneka macam pajangan keramik dan guci.

Informasi yang dihimpun Balikpapan Pos, guci dan keramik dari mobil Innova tadi kerap digunakan untuk menipu masyarakat yang tergiur barang antik. Kapolres Balikpapan AKBP Sabar Supriyono di tempat kejadian perkara (TKP) kepada wartawan mengatakan, informasi yang diterimanya akan ada transaksi jual beli mobil di lokasi tersebut.

“Informasi yang saya dapatkan sampai sekarang ini akan adanya teransaksi jual beli mobil. Kasus ini ditangani oleh Reserse Umum Polda Kaltim, dari Polres Balikpapan hanya mem-back up saja,” ujar kapolres.

Lebih lanjut Sabar mengutarakan, pihaknya masih menunggu hasil dari anjing pelacak untuk menindak lanjuti kasus ini. “Supaya lebih jelas lagi, dari informasi yang kita dapat salah satu pelaku membawa senjata api, kasus ini masih dalam penyelidikan,” ujar Sabar.

Ada seekor anjing pelacak yang dikerahkan di TKP. Polisi terlihat menyodorkan sepatu ke moncong anjing berwarna hitam kelam untuk diendus. Kemudian anjing tersebut berjalan dari SPBU masuk ke minimarket tembus sampai ke indekos. Anjing itu kemudian keluar, menuju ke bangunan baru di samping SPBU masuk ke dalam namun tidak membuahkan hasil apapun.

Selain melacak jejak seorang pelaku yang kabur menggunakan seekor anjing yang sudah terlatih, aparat terlihat memeriksa satu persatu kamar indekos. Di kamar 2 dan 3, aparat naik menggunakan tangga membuka plafon dan memeriksa kondisi sekitar. Hasilnya tetap nihil, hingga saat ini seorang pelaku yang menembakkan pistol ke udara belum berhasil dibekuk.(pri)

 
OTHER NEWS
Kamis, 02 Oktober 2014 , 03:18:00

LAKA KM 24, MAKAN DUA KORBAN

BALIKPAPAN– Pengendara bermotor sebaiknya meningkatkan kewaspadaan saat melintas di Km 24 Jl Soekarno-Hatta. Jalan yang perawatannya menjadi tanggung jawab Negar ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 03:18:00

Gara-gara Sopir Mengantuk

BALIKPAPAN–Ari Fitri Juniansyah –disapa Ari (27), sopir mobil yang menabrak penjual buah naga di Km 24 Jl Soekarno-Hatta hingga terpental dan membuat kaki ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 03:16:00

Pencuri Lintas Provinsi Dicokok

TANA PASER–Jajaran Satreskrim Polres Paser, berhasil membekuk dua orang tersangka pencuri lintas provinsi yakni MK (39) dan RC (21). Keduanya melakukan kejahatan ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 03:12:00

Pasangan Kumpul Kebo Dirazia

BALIKPAPAN-Razia gabungan yang digelar pihak Kecamatan Balikpapan Barat (Balbar) pada Selasa (30/9) malam, tak hanya menjaring warga pendatang. Operasi gabungan meliba ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 03:12:00

Penikam ABG Masih Berkeliaran

BALIKPAPAN-Pihak Polsek Barat bekerja keras untuk menangkap pelaku penikaman terhadap Matsir, anak baru gede (ABG) yang menjadi korban tawuran pada Sabtu (20/9) pukul ...

 
SUPER LIGA
Saatnya Hancurkan Al Qadsia
JAYAPURA- 90 menit untuk mencetak sejarah baru sudah ada di dalam benak anak-anak Persipura, Boaz ...
Other
 
Kaltim
Pancasila Sebagai Sumber Hukum
PENAJAM- Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Yusran Aspar menjadi inspektur upacara pada Hari Kesa ...
Other
 
Metropolis
Hati-hati, Kendaraan Langsung Ditilang dan Derek
BALIKPAPAN - Ini peringatan keras bagi sopir yang doyan parkir di sembarangan tempat baik di bada ...
Other
 
Kecamatan
Menunggu Perbaikan Jalan Gunung Steling
BALIKPAPAN- Warga Gunung Steling  Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara&nbs ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1