Jum'at, 01 Maret 2013 , 10:17:00


Tak sia-sia ternyata usaha EO Mantung Production menyeleksi talent menjadi “hantu”. Saat Goa Tambang Angker di Balcony City dibuka, pengunjung langsung ramai. Berbagai ekspresi dari pengunjung uji nyali tersebut terpancar. Ada yang datar, pucat, bahkan tak sedikit yang sesak nafas ketika keluar dari muara goa berhantu tersebut.

SUARA histeris begitu jelas terdengar dari dalam Goa Tambang Angker Balcony City. Tak sekadar desahan penuh ketakyutan, tapi juga ekspresi yang bermacam-macam ketika merea keluar dari mulut goa. Ya, pengunjung yang rata-rata didominasi oleh remaja, khususnya wanita ini mungkin mendapatkan feel dari dalam gudang hantu tersebut.

Saat dikunjungi, goa hantu yang sudah show sejak tanggal 21 Februari lalu tersebut cukup banyak menyedot animo masyarakat. Salah satunya adalah rombongan dari beberapa siswa kelas AP4 SMKN 2 Balikpapan. Junita contohnya, remaja yang mengaku sudah 2 kali masuk ke lokasi berhantu ini mengakui bahwa dirinya hanya menguji adrenalin, meski tahu jika sebenarnya ia cukup penakut. “Kalau yang tahun lalu pernah sekali, ini nyoba lagi sama teman-teman,” akunya yang datang bersama 7 orang rekan lainnya.

Namun ternyata, efek soundsystem yang sengaja diseting terdengar seram membuat nyali rombongan ini naik-turun. Baru saja mengantre di depan jalur masuk, untuk melangkah masuk ke dalam lorong saja, semuanya sudah saling tarik, mendorong dan berkomat-kamit memanjatkan doa. “Katanya sih ada yang lihat makhluk halus beneran, jadi sebelum masuk tadi baca doa lagi,” imbuh Epril, rekan Junita.

Dan benar, ketika rombongan remaja putri ini masuk, setiap langkah mereka penuh dengan teriakan rasa takut, panik dan berusaha agar bisa segera sampai ke lorong keluar. Nah, sesampainya mereka ke lorong keluar itulah, salah satu di antara mereka sampai ada yang sesak nafas dan tertunduk lemas.

Sementara itu, rombongan pelajar lainnya yang masuk ke goa hantu tersebut memperlihatkan ekspresi serupa. Entah apa yang menyebabkan dirinya sampai tak bisa berkata-kata. Butiran keringat mengalir deras dari wajah mereka. Layaknya benar-benar melihat hantu gentayangan. Biasanya, pengunjung paling shock melihat sosok hantu kuntilanak.

Bahkan masih baru keluar dari lorong, remaja yang masih menggunakan seragam sekolah tersebut langsung menangis dan membuat teman-temannya semakin galau. Pertolongan pertama langsung diberikan. “Ini ada minyak kayu putih, nyebut ayo nyebut. Tarik nafas,” ucap salah seorang rekannya yang mencoba menenangkan.

Hal seperti tentu bukan pemandangan biasa, meski sempat menarik perhatian pengunjung lainnya, namun karena dianggap urgent, dari pihak Gudang Hantu sendiri langsung memboyongnya dengan menggunakan kursi roda.

Belum lagi dengan pengunjung yang masih anak-anak. Tak sedikit yang langsung bergegas lari meninggalkan lokasi show tersebut. Begitu pula dengan kaum adam yang mungkin mencoba santai dan tengan, namun seketika langsung terduduk hening.

“Yang aku takutin cuma kalau nantinya sampai terbawa mimpi. Aduuh, pokoknya ngeri banget deh,” celoteh Rina, salah seorang pengunjung yang datang bersama keluarganya.(rem)

 
OTHER NEWS
Selasa, 23 September 2014 , 04:38:00

PKL Lapangan Merdeka Protes SK Wali Kota

BALIKPAPAN- Ratusan pedagang kaki lima (PKL) melakukan aksi unjuk rasa di kantor balaikota Senin (22/9) sekira pukul 09.00 Wita. Kedatangan para pedagang ini untuk mem ...

Selasa, 23 September 2014 , 04:35:00

Perwali KSTR Ditingkatkan Jadi Perda

BALIKPAPAN-Pemkot cukup serius untuk menerapkan Kawasan Sehat Tanpa Rokok (KSTR) di Kota Beriman ini. Rencananya KSTR ini yang masih diatur lewat Peraturan Wali Kota ( ...

Selasa, 23 September 2014 , 04:34:00

Besok, Unsur Pimpinan DPRD Definitif Disahkan

BALIKPAPAN-Unsur pimpinan DPRD yang telah terbentuk segera disahkan untuk menjadi definitive yakni Ketua DPRD Abdulloh, S.Sos (Golkar) dan 3 unsur  wakil ketua ma ...

Selasa, 23 September 2014 , 04:33:00

Antisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan

BALIKPAPAN-Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) berharap udara kering yang melanda Kota Beriman dapat  menimbulkan bencana kebakaran hutan atau lahan, meski ...

Selasa, 23 September 2014 , 04:32:00

Bertekad Merawat Lansia hingga Akhir Hayat

Tak banyak orang yang mau menjadi petugas panti jompo. Tapi lain halnya bagi Norma. Wanita yang telah berusia 48 tahun ini bertekad mengabdi di Panti Sosial Tresna Wer ...

 
SUPER LIGA
Bakal Lebih Menyerang
SIDOARJO- Jelang uji coba kontra Kamboja, tim pelatih timnas senior Indonesia Alfred Riedl sudah ...
Other
 
Kaltim
Wabup Ancam Beri Sanksi
PENAJAM- Wakil Bupati Penajam Paser Utara (PPU) Mustaqim MZ geram atas sikap sejumlah oknum Pegaw ...
Other
 
Metropolis
PKL Lapangan Merdeka Protes SK Wali Kota
BALIKPAPAN- Ratusan pedagang kaki lima (PKL) melakukan aksi unjuk rasa di kantor balaikota Senin ...
Other
 
Kecamatan
Jembatan RT 9 Baru Tengah Disemen
BALIKPAPAN- Perbaikan infrastruktur lingkungan RT kembali dilakukan di Kelurahan Baru Tengah Bali ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1