Minggu, 24 Februari 2013 , 13:54:00


BALIKPAPAN– Cuaca buruk akhir-akhir ini mendorong peningkatakan kasus demam berdarah dengue (DBD) di Kota Beriman. Diperkirakan sudah ada puluhan kasus. Beberapa waktu lalu di lingkungan RT 4 dan 18 Manggar sebanyak 6 bocah yang terjangkit DBD. Akibat 6 bocah yang terjangkit demam berdarah tersebut sempat dirawat di ruang flamboyan RSKD.

Sayang, saat memantau perkembangan bocah tersebut, pihak rumah sakit melarang media untuk meliput. Pihak humas, beralasan kasus DBD bukanlah permasalahan yang signifikan. Aneh, padahal jelas-jelas sudah banyak kasus DBD terjadi,  bukan cuma di di wilayah Manggar, tetapi juga di Kariangau, Gunung Sari Ilir, Sepinggan dan wilayah lainnya. Korban meninggal pun sudah ada. Sebelumnya para orangtua pasien sangat mendukung pemberitaan DBD dan tidak keberatan untuk di wawancara, harapannya musibah yang menimpangan menjadi pelajaran buat masyarakat lainnya.

Kendati tidak berhasil mewawancari di ruang rawat inap RSKD, Balikpapan Pos mencoba menyambangi langsung kawasan RT 4 dan RT 18. Jumat (22/2), Ketua LPM Manggar Jumadi, ST menginformasikan akan ada kegiatan fogging oleh pihak Puskesmas PJHI Manggar yang sebelumnya telah dikoordinasikan melalui Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan.

Adapaun wilayah yang di fogging meliputi RT 4, 5, 6, 14 dan 18 Manggar. Bahkan saat dilakukannya fogging turut disaksikan oleh masing-masing warganya dan ketua RT salah satunya ketua RT 4.

“Sebenarnya anak-anak yang terjangkit wabah demam berdarah di lingkungan saya sekitar 10 anak Pak, di antara enam anak-anak yang terkena DBD ada yang dirawat di RSKD juga Rumah Sakit Restu Ibu,” imbuh Siti Fatimah.

Siti Fatimah menjelaskan untuk kondisi lingkungan di wilayah dapat dikatakan bersih, karena warga rutin menggelar kegiatan kerja bakti bersihkan lingkungan. Bahkan menurut warga, demam berdarah dikarekan memang musim penyakit tersebut didukung juga dengan faktor cuaca. “Kami juga sangat bersyukur sekali lingkungan sekitar dapat segera dilakukan fogging, memang saat ada korban yang jatuh akibat terjangkit demam beradarah hal ini sudah saya informasikan kepada Ketua LPM Pak Jumadi. Apabila tidak ditanggapi tadinya saya mau datang sendiri menemui langsung Kepala DKK,” tuturnya.

Namun hal tersebut urung dilakukannya setelah, Jumadi berusaha keras segera menginformasikan baik kepada pihak Puskesmas Manggar, dan kelurahan. “Yaitu itu tadi pihak puskesmas tetap meminta beberapa surat keterangan pasien agar nantinya dapat segera ditindaklanjuti ke DKK agar dapat di fogging,” imbuh Siti Fatimah, mengeluhkan birokrasi penanganan DBD.

Hipni, orangtua dari Ahmad Said (3) tahun dan Najwa (7) yang sempat terjangkit demam berdarah dan mendapatkan perawatan di RSKD mengakui kondisi kedua anaknya membaik. “Alhamdulilah Pak setelah mendapatkan perawatan di RSKD kedua anak saya sudah membaik, sekarang saya hanya menghilangkan rasa trauma pada anak setelah melalui pasca pengambilan darah, karena untuk mengetahui perkembangan DBD tersebut darah juga harus diambil,” tuturnya.

Adapun pesan dokter RSKD kepada Hipni sebelum dipulangkan dari rumah sakit, agar sang anak lebih banyak berisitirahat dan banyak meminum cairan seperti air putih. “Kami sih minta kalau bisa baik pihak DKK dan Puskesmas banyak meberikan pemahaman kepada warga menyangkut gejala demam berdarah dan ditindaklanjut apa yang bisa di lakukan oleh warga. Selain itu rutin melakukan fogging,” imbuh Hipni yang juga membuka usaha jahitan di wilayah sekitar.

Soal fogging, dia mendesak rutin dilaksanakan. Tidak perlu menunggu adanya warga yang terjangkit DBD, baru disikapi. “Namun sejauh ini upaya DKK dan Puskesmas sudah baik dalam menindaklanjuti keinginan ketua RT dan warga untuk segera melakukan fogging. Tapi jangan lama tindak lanjutnya,” pinta Hipni.(aji)

 
OTHER NEWS
Rabu, 23 Juli 2014 , 12:30:00

SEMRAWUT

BALIKPAPAN- Byarpet atau pemadaman listrik di Kota Balikpapan kerap terjadi. Hal ini tentunya mengganggu aktivitas warga. Kemacetan juga terjadi di beberapa pertig ...

Rabu, 23 Juli 2014 , 12:25:00

Potensi Zakat Balikpapan Meningkat

BALIKPAPAN- Berkembang pesatnya Kota Balikpapan, menjadi acuan untuk peningkatan jumlah zakat dari masyarakat. Bahkan dari sektor zakat perusahaan dan zakat penghasila ...

Rabu, 23 Juli 2014 , 12:24:00

Lahan Waduk Teritip Diklaim Warga

BALIKPAPAN- Pemerintah Kota Balikpapan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama tim akan membahas lebih cepat proses penyelesaian lahan di Waduk ...

Rabu, 23 Juli 2014 , 12:23:00

Pakar Prediksi Kekacauan Pilpres Tidak Terjadi

BALIKPAPAN- Sejumlah pakar dan akademisi Tanah Air memprediksikan, kekacauan pemilihan presiden (Pilpres) pasca hasil pengumuman pleno rekapitulasi Komisi Pemilihan Um ...

Rabu, 23 Juli 2014 , 12:22:00

PBHI Ajak Warga Pawai Takbir Keliling

BALIKPAPAN- Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1435 H, Panitia Hari Besar Islam (PBHI) Kota Balikpapan bekerjasama dengan Pemerintah Kota dan Lembaga Dakwah m ...

 
SUPER LIGA
Tambah Jam Terbang
TERNATE- Timnas U-19 akan menututp laga uji coba melawan tim Persiter Ternate U-21 di Stadion Gel ...
Other
 
Kaltim
Barang Bukti Narkoba Dimusnahkan
PENAJAM- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melakukan upacara memperin ...
Other
 
Metropolis
SEMRAWUT
BALIKPAPAN- Byarpet atau pemadaman listrik di Kota Balikpapan kerap terjadi. Hal ini tentunya ...
Other
 
Kecamatan
Jalan Km 1,5 “Direbonding”
BALIKPAPAN-Pengguna kendaraan bermotor tidak perlu lagi khawatir saat melintas di jalan keriting ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1