Rabu, 06 Februari 2013 , 10:03:00


BALIKPAPAN-Pelarian dua orang pelaku yang diduga telah menghabisi nyawa Laode Ilham Setiawan (27), anggota satuan pengamanan (Satpam) komplek perumahan Bukit Damai Sentosa (BDS) II akhirnya berhasil dihentikan aparat Polsek Balikpapan Selatan. Kedua orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka itu adalah Sarwani (26) serta Aban (29).

Mereka ditangkap di daerah Muara Wahau, Bengalon, Kutai Timur, pada Selasa (5/2) dini hari tadi. “Tersangka kami tangkap di daerah Bengalon, setelah beberapa kali berpindah-pindah tempat persembunyian,” ungkap Kapolsek Selatan, Kompol Fanani Eko saat ditemui Balikpapan Pos di ruang kerjanya, kemarin. La Ode Ilham Setiawan merupakan warga jalan Manunggal RT 60 Kelurahan Gunung Bahagia.

Ia ditemukan tewas karena bacokan yang mengenai wajah sekaligus leher belakang. Pemicu pembunuhan ternyata hanya sepele, bersenggolan joget dangdutan di RT 62 Kelurahan Gunung Bahagia. Pelaku Sarwani dendam, lantas di tengah malam, mencegat La Oda Ilham Setiawan, dan membacoknya. Satpam Perumahan BDS II itu pun menggelepar meregang nyawa.

Dijelaskan Kapolsek Fanani, sejak hari Minggu lalu (3/2) lalu pasca pembunuhan, Sarwani dan Aban langsung kabur ke Samarinda di jalan Lambung Mangkurat Gang 9. Mereka bersembunyi di rumah saudara kandung tersangka Sarwani. Dari lokasi itu keesokan harinya, dua tersangka kemudian kabur lagi ke daerah Kutai Timur di Kecamatan Bengalon.

“Pengejaran kita lakukan pertama kali ke daerah Samarinda Jalan Lambung Mangkurat Gang 9, saat digerebek tersangka ternyata sudah melarikan diri ke Bengalon, pengejaran pun kami lakukan agar tidak ketinggalan dengan tersangka,” ungkapnya. Lebih lanjut Kompol Fanani Eko menjeaskan, di daerah Bengalon dua tersangka tadi bersembunyi di rumah saudara kandung sarwani lainnya, Tepatnya di muara Wahau.

Saat dilakukan penangkapan, mereka hendak melarikan diri ke daerah Tarakan. “Setiba di Muara Wahau Kutai Timur kita pun langsung menggerebek tempat tinggal keluarga tersangka yang lainnya dan kita mendapatkan dia di sana yang hendak berangkat ke persembunyian berikutnya,” bebernya. Kedua tersangka langsung dibawa ke Balikpapan dan baru tiba pada Selasa (5/1) sekira pukul 15.00 wita di mapolsek Balikpapan Selatan.

Untuk sementara, penahanan kedua tersangka dititipkan di mapolres Balikpapan. “Dari pemeriksaan sementara, peran Sarwani diduga melakukan pembacokan terhadap korban menggunakan parang. Sementara itu, Aban diduga mempersiapkan sajam tersebut kepada tersangka Sarwani,” sebut kapolsek. Pembacokan itu sendiri, sambungnya lagi, diduga buntut dari keributan saat tengah berlangsungnya acara dangdutan di salah satu rumah warga di kawasan RT 59, kelurahan Sungai Nangka, Balikpapan Selatan.

Antara kelompok korban dan tersangka sempat bersitegang lantaran terjadi saling senggol di tengah suara musik yang berdentum keras dan pengaruh minuman keras. Dari lokasi itu kemudian kedua tersangka kembali ke pos sekretariat ormas untuk mengambil sajam dan menunggu korban untuk menyelesaikan masalah. Beberapa lama ditunggu, korban tak kunjung datang, sehingga dua tersangka ini mendatangi korban tidak jauh dari tempat keramaian tadi sambil membawa sajam.

Di lokasi itulah salah seorang tersangka melayangkan parang ke arah kepala korban. Terkena bacokan tersebut, korban menghindar dengan berlari ke tanah lapang di komplek BDS 2 yang kebetulan tidak begitu jauh dari permukiman warga.

Di lokasi itu pula korban kemudian meregang nyawa dan ditemukan warga dalam kondisi tersungkur bersimbah darah. “Pelaku dikenakan dengan pasal 320 dan pasala 388 KUHP pembunuhan berencana yang menimbulkan korban jiwa dengan hukuman penjara 15 tahun,” pungkas Kapolsek Fanani Eko.(bp-15)

 
OTHER NEWS
Sabtu, 19 April 2014 , 08:58:00

Maling Sepatu Nyaris Tewas Dikeroyok

BALIKPAPAN – Ini pelajaran berharga bagi para maling. Kalau tertangkap warga, pasti hancur. Itulah yang dirasakan Muslim (28), warga Jl Sepaku, Balikpapan Barat. ...

Sabtu, 19 April 2014 , 08:39:00

Bocah SD Diduga Diculik

BONTANG - Suasana haru terjadi di Mapolsek Bontang Utara, Jumat (18/4) kemarin sore. Gunawan, bocah yang kini berusia delapan tahun itu bertemu lagi dengan ayahnya, Am ...

Sabtu, 19 April 2014 , 08:38:00

Pemotong Jalan Harus Mengalah

BALIKPAPAN –  Motor milik Mustiba, masih terlihat berada di Mapolres Balikpapan. Hal ini berdasarkan pantauan yang dilakukan oleh Balikpapan Pos. meskipun h ...

Sabtu, 19 April 2014 , 08:37:00

Traktir Makan Maksimal Rp55 Ribu

SAMARINDA  - Pelaporan gratifikasi dari pejabat di Pemkot Samarinda masih kosong. Padahal, selain diwajibkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), pelaporan gratifi ...

Sabtu, 19 April 2014 , 08:36:00

Mengunci Setang Tidak Menjamin Keamanan

BALIKPAPAN –  Masyarakat Kota Balikpapan kembali diingatkan, jika dengan mengunci setang motor, tidak membuat kita aman dari incaran pelaku pencurian. Hal i ...

 
SUPER LIGA
Pantang Terpeleset
LONDON - Empat laga terakhir di Premier League tak ubahnya laga final bagi Chelsea. Ketinggalan d ...
Other
 
Kaltim
Mencapai 234 Peserta
PENAJAM -  Minus satu hari sebelum berakhirnya pendaftaran Bintara Dalmas dan Polwan nampak ...
Other
 
Metropolis
Peresmian Terminal Baru Bandara Tak Jelas
BALIKPAPAN – Terminal baru bandara Sepinggan yang telah beroperasi 22 Maret lalu, namun sam ...
Other
 
Kecamatan
Masyarakat Antusias Buka Usaha
BALIKPAPAN – Sepertinya banyak masyarakat yang sudah bosan menjadi pekerja atau karyawan. L ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1