Rabu, 06 Februari 2013 , 09:09:00


BALIKPAPAN- Tidak lama lagi masyarakat Balikpapan akan kehilangan Bandara Sepinggan. Tapi bukan fisik bandaranya yang hilang, melainkan nama “Sepinggan” yang akan dihapus digantikan dengan nama yang baru seiring dengan pembangunan perluasan bandara yang saat ini tengah dikerjakan. Penggantian nama ini resmi diusulkan Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak saat topping-off terminal penumpang Bandara Internasional Sepinggan, Selasa (5/2) kemarin.

Di hadapan Wakil Menteri Perhubungan (Wamenhub), Bambang Susantono, Gubernur Awang mengusulkan bandara terbesar di Kaltim ini dinamai “Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan”. Nama ini, tidak lain diambil dari nama Raja Kutai XVII. "Karena selama ini Bandara Sepinggan belum ada namanya, Sepinggan itu merupakan kawasan," ungkap Awang saat jumpa wartawan di disela acara.

Dia menerangkan, penggunaan nama Sultan Aji Muhammad Sulaiman bukan tanpa alasan. Berdasarkan sejarah, Raja Kutai yang memerintah dari tahun 1845 sampai 1899 ini memberi kontribusi besar terhadap kemajuan daerah. Termasuk berpartisipasi dalam pembangunan Terusan Suez. Untuk menghargai jasa sang raja, Awang menilai perubahan nama pantas untuk dilakukan.

Bahkan dia mengaku, telah menyampaikan usulan ke tingkat DPR hingga Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Sebelumnya, Gubernur Awang juga sempat mengutarakan usulan serupa saat digelarnya inagural flight ceremony MASwings, maskapai anak perusahaan Malaysia Airlines yang membuka rute baru dari Balikpapan menuju Kinabalu dan Kuching, Sabah di Hotel Gran Senyiur, Jumat (1/2) malam.

Menurut Awang, usulan itu didapat setlah ia sempat berdiskusi dengan Sultan Kutai Kartanegara Ing Martadipura H Aji Muhammad Salehuddin II. Dia memaparkan, pada masa kepemimpinan Sultan Aji Muhammad Sulaiman punya kaitan erat dengan Bandara Sepinggan. “Waktu beliau memimpin Kutai, beliau lah yang menggarap pembukaan lapangan yang sekarang jadi Bandar,” terang Awang.

Sultan Aji Muhammad Sulaiman merupakan sultan atau raja yang pernah menimba ilmu tata negara di pulau Jawa dan menimba ilmu Keislaman di Saudi Arabia. Sultan Aji Muhammad Sulaiman juga terkenal arif, bijak dan menjadi lambang majunya pendidikan. Sultan juga gemar menimba ilmu agama dan menyebarkan agama Islam di Tanah Kutai.

Selain itu, saat Sultan Sulaiman memerintah Kerajaan Kutai Ing Martadipura, dirinyalah yang mempelopori pendamping dan penasehat yang diambil dari kalangan ulama. Menurut Awang Faroek, kekayaan dan kejayaan Kerajaan Kutai ini telah tersohor hingga ke Belanda. Bahkan di Kaltim, Belanda telah membuat banyak perusahaan dagang Hindia Belanda atau VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie).

Hubungan dagang antara Belanda dengan kerajaan Kutai inilah yang menjadikan Kutai memiliki kekuatan ekonomi dan politik khusus. Bahkan, ketika Sultan Aji Muhammad Sulaiman meninggal dunia, Ratu Belanda Wilhemina secara khusus mengirimkan karangan bunga. Karena aktivitas perdagangan, terutama minyak dan hasil bumi itulah membuat pihak Belanda membangun Bandara Sepinggan di Kota Balikpapan untuk kemudahan transportasi mereka saat itu.

“Dulu ada kerja sama dengan Pemerintah Belanda melalui perusahaan minyaknya Belanda waktu itu, jadi sejarah Sultan Ahi Muhammad Sulaiman tidak bisa dipisahkan dengan Bandara Sepinggan. Kan dulu Balikpapan masuk kekuasaan Kutai,” tuturnya. Tampaknya, usulan Awang mendapat lampu hijau. Sebab, pada kesempatan tersebut, Wamenhub menganggap itu bukan hal yang tidak mungkin.

"Kalau tidak hal-hal yang memang luar biasa pusat mengamini," tuturnya. Hanya saja, timpal dia, penggunaan nama baru berarti ada sosialisasi yang cukup panjang. "Biasanya dua sampai tiga bulan," sebut pria berkacamata ini. Nama baru itu sendiri akan diumumkan ke International Civil Aviation Organization (ICAO), organisasi penerbangan sipil internasional.

Agar, masyarakat awam khususnya dunia, familiar dengan nama Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman. Lantas, apakah bandara udara Balikpapan resmi menyandang nama Raja Kutai XVII, Wamenhub enggan memastikan. "Kita lihat nanti karena Bandara Sepinggan baru akan diresmikan Oktober nanti," selorohnya.(dra/die)

 
OTHER NEWS
Selasa, 30 September 2014 , 04:39:00

SALAM HORMAT JENDERAL

BALIKPAPAN- Seorang pengendara sepeda Ontel mengenakan pakaian mirip Presiden RI Soekarno sambil membawa bendera merah putih dan lambang Burung Garuda memberikan salam ...

Selasa, 30 September 2014 , 04:36:00

Pemkot Bentuk Tim Pengawas

BALIKPAPAN-Pemkot telah membentuk tim pengawas ketersediaan air bersih di Balikpapan. Tim ini untuk mengantisipasi krisis air bersih bagi masyarakat Balikpapan akibat ...

Selasa, 30 September 2014 , 04:36:00

Parkiran Motor di Bandara Kembali Dikeluhkan

BALIKPAPAN-Sejumlah masyarakat mendesak PT Angkasa Pura sebagai pengelola pelayanan Bandara Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan Balikpapan untuk segera merelokasi p ...

Selasa, 30 September 2014 , 04:35:00

Segera Fungsikan Sumur Dalam

BALIKPAPAN-Menanggapi ancaman krisis air bersih di Kota Minyak ini, pihak DPRD menilai sudah seharusnya Pemkot memiliki perencanaan jangka menengah dan jangka panjang ...

Selasa, 30 September 2014 , 04:33:00

Balikpapan Pos Kembali Gelar Futsal Junior

BALIKPAPAN - Turnamen Futsal Junior Competition 2014 kembali digelar, Harian Balikpapan Pos 10-12 September di halaman parkir Rapak Plaza, Jl Soekarno Hatta. Turnamen ...

 
SUPER LIGA
Saatnya Hancurkan Al Qadsia
JAYAPURA- 90 menit untuk mencetak sejarah baru sudah ada di dalam benak anak-anak Persipura, Boaz ...
Other
 
Kaltim
Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat
PENAJAM- Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat, ...
Other
 
Metropolis
SALAM HORMAT JENDERAL
BALIKPAPAN- Seorang pengendara sepeda Ontel mengenakan pakaian mirip Presiden RI Soekarno sambil ...
Other
 
Kecamatan
Istri Camat Meninggal Dunia
BALIKPAPAN – Innalilahi wa inna ilaihi rojiun,  kabar duka datang dari keluarga besar ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1