Jum'at, 01 Februari 2013 , 10:43:00


BALIKPAPAN- Hasil pendataan para pekerja panti pijat dan salon SPA yang dilakukan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dari Rabu (23/1) hingga Kamis (24/1), mendata sebanyak 272 wanita pekerja panti pijat dan SPA dari 20 tempat panti pijat dan SPA di luar hotel. Panti pijat yang didata oleh Satpol PP diantaranya Nirwana, Mustika, Purnama, Isabella, Maria, Exsekutif, Indah, Bugenfil, Karisma, Mustika 2, Bintang, Anugrah, Triwulan, Sulis, Ken Dedes, Tiara Ayu, Majesty, My Place dan Mahkota.

“Kami melakukan pendataan para pekerja panti pijat serta dokumen-dokumen kelengkapan panti pijat yang ada dikota Balikpapan beberapa waktu lalu, dan ada sekitar 272 para pekerja yang kita data saat itu,” ujar Kasatpol PP Kompol Freddy Pasaribu didampingi Kasi Ops Subardiyono kepada Balikpapan Pos, Kamis (31/1) kemarin. Suprapto, selaku penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) mengatakan, dari jumlah 272 pekerja tersebut, hanya ada 86 pekerja yang memiliki kartu identitas Balikpapan, sedangkan sisanya hanya memiliki KTP luar daerah.

Selain itu banyak para pekerja panti pijat yang tidak memiliki sertifikat khusus pijat. “Kebanyakan pekerjanya dari luar daerah, yang memiliki KTP Balikpapan hanya 86 orang. Dan juga rata-rata mereka tidak memiliki sertifikat keahlian untuk pijat,” papar Suprapto. Dalam waktu satu minggu kedepan Satpol PP akan melakukan sidang tindak pidana ringan (tipiring), para pekerja panti pijat yang berasal dari luar daerah diminta untuk menunjukan surat keterangan berdomisili, jika tidak bisa para pekerja tersebut akan dipulangkan kekampung asalnya.

“Karyawan dari luar daerah harus memiliki surat keterangan berdomisili, selain itu juga harus memiliki sertifikat,” lanjutnya. Selain itu Satpol PP akan terus melakukan razia dan pendataan ulang ditempat-tempat panti pijat dan spa, jumlah karyawan harus sesuai dengan jumlah karyawan yang telah terdaftar, jika suatu saat ditemukan penambahan pekerja Satpol PP akan mengambil tindakan dan akan memproses lebih lanjut. Dari hasil razia yang dilakukan Satpol PP beberapa waktu lalu rata-rata panti pijat yang melanggar aturan yang telah dibuat yaitu panti pijat besar.

Biasanya pelangaran yang dilakukan dari jam oprasional hingga bilik tempat pijat yang tidak memenuhi aturan. “Rata-rata panti pijet yang besar yang banyak melanggar seperti melanggar jam oprasinal dan ketentuan biliknya yg tidak memenuhi aturan.

Harusnya skat berupa korden, pintu penutup terbuka bagian atas, sehingga terlihat bagian kepala pemijit, pintu penutup bagian bawah terbuka minimal 50cm dari atas lantai, ukuran tempat tidur kecil hanya cukup 1 orang, dan jam oprasional dari pukul10.00 hingga pukul 22.00 wita dan pakaian seragam dan sopan,” terangnya. Razia seperti ini bertujuan untuk mengantisipasi meningkatnya jumlah pekerja panti pijat dan agar adanya kejelasan jumlah pekerja jelang penutupan lokalisasi Km 17.(bp-9)

 
OTHER NEWS
Kamis, 21 Agustus 2014 , 10:10:00

Gagal Menjambret, Remas Payudara

BALIKPAPAN –Dua jambret baru saja ditangkap, ternyata masih ada jambret lain yang beraksi di jalanan mengincar kaum wanita. Korbannya perempuan berparas manis be ...

Kamis, 21 Agustus 2014 , 10:07:00

Polisi Selidiki Asal Ekstasi di Delta

BALIKPAPAN- Penyelidikan tiga tersangka pemilik narkotika jenis ekstasi sebanyak 3 butir dalam kasus pesta narkoba di Delta Karaoke and Pub, terus dilakukan Polres Bal ...

Kamis, 21 Agustus 2014 , 10:06:00

Riry: Rehabilitasi Harus Melalui Penetapan Hakim

KETUA Lembaga Bantuan Hukum Pemuda Pancasila (LBH PP) Kota Balikpapan Riri Azwari Lubis SH mengaku salut atas keberhasilan Polres Balikpapan menggerebek pesta ekstasi ...

Kamis, 21 Agustus 2014 , 10:03:00

Rumah Dinas Lurah Akan Dibongkar

BALIKPAPAN – Pembangunan proyek supermal City Center di atas lahan eks Puskib diwarnai banyak masalah. Selain menimbulkan rumah warga retak-retak, rumah dinas Lu ...

Kamis, 21 Agustus 2014 , 10:03:00

Istri Curiga Layaknya Pasangan Kekasih

BALIKPAPAN–Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Balikpapan masih menyidik kasus inses (hubungan seksual sedarah) yang dilakukan MN (42) dengan anak ...

 
SUPER LIGA
Nzekou Cedera Ringan
BALIKPAPAN- Hujan deras yang mengguyur Balikpapan tak menyurutkan Persiba untuk memantapkan persi ...
Other
 
Kaltim
Pusat Sambut Baik Buluminung Jadi Kawasan Industri
PENAJAM- Pemerintah Kabupaten Penajam (Pemkab) Paser Utara (PPU) terus membangun berbagai sektor ...
Other
 
Metropolis
Tahun Depan, Fisik Jalan Tol Dimulai
BALIKPAPAN - Pelan tapi pasti, tahapan pembangunan jalan tol Balikpapan menuju Samarinda sepanjan ...
Other
 
Kecamatan
Sampah Masih Jadi Masalah
BALIKPAPAN- Meskipun Kota Beriman baru saja membawa pulang penghargaan Adipura Kencana dalam kate ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1