Jum'at, 25 Januari 2013 , 09:14:00


TERANCAM : Kondisi hutan bakau yang ada di Balikpapan terancam kelestariannya karena diperkirakan sekira 70 persen telah mengalami kerusakan.

BALIKPAPAN- Kelestarian hutan bakau (mangrove) pada sejumlah wilayah pantai di Balikpapan mulai mengkhawatirkan pasalnya sekira 14 ribu hektar hutan bakau yang terdapat di Balikpapan Barat dan Balikpapan Utara telah mengalami kerusakan akibat pembangunan pemukiman penduduk dan aktivitas industri begitu juga di Balikpapan Timur sekira 6 ribu hektar hutan bakau telah mengalami kerusakan.

“Kelestarian hutan mangrove di Balikpapan dan sekitarnya semakin terancam. Data yang kami miliki kalau tidak salah sekira 70 persen hutan bakau ini telah mengalami kerusakan,”kata Direktur Eksekutif Sentra Program Pemberdayaan dan Kemitraan Lingkungan (Stabil) Jufriansyah kepada Balikpapan Pos kemarin.

Menurutnya, kasus pengrusakan hutan bakau di wilayah Balikpapan dan sekitarnya setiap tahun terus mengalami peningkatan tetapi tidak ada sikap tegas dari pemerintah kota untuk memberikan sanksi kepada para pelaku sesuai dengan Undang-Undang No 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup dengan ancaman 12 tahun penjara serta denda Rp3 miliar.

“Banyak aktivitas penebangan mangrove seperti di Somber yang sudah jelas-jelas pelakunya namun tidak ada tindakan dari instansi terkait. Padahal aksi penebangan ini telah melanggar undang-undang lingkungan hidup,”terangnya. Selaku aktivitis lingkungan, kata Jufri sapaan akrab Jufriansyah, dirinya menyesali karena tidak ada upaya-upaya nyata dari instansi terkait untuk memberikan sanksi tegas guna menghentikan aktivitas penebangan hutan bakau ini.

“Sampai saat ini tidak pernah ada kasus perusakan lingkungan termasuk pelaku penebangan hutan mangrove ini masuk ke pengadilan untuk disidangkan padahal sudah jelas-jelas melanggar undang-undang lingkungan hidup,”terangnya. Untuk memulihkan hutan bakau yang mengalami kerusakan ini kata Jufri membutuhkan waktu sekira 5 sampai 6 tahun. “Sebenarnya mangrove ini bisa tumbuh sendiri asalkan tidak direklamasi atau ditimbun,”tuturnya.

Adanya kerusakan hutan bakau tersebut diakui Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Fachrudin Harami. Menurutnya, kerusakan tersebut telah berdampak pada kelestarian terumbu karang yang ada di perairan teluk Balikpapan. “Iya betul hutan mangrove sudah ada yang rusak. Tapi untuk data kerusakan kami sedang melakukan pendataan,”kata Fachrudin.

Dengan adanya kerusakan hutan bakau tersebut kata Fahrudin maka pihaknya segera melakukan upaya-upaya perbaikan lingkungan khususnya hutan bakau supaya kerusakannya tidak semakin parah. Upaya perbaikan akan dilakukan bersama perusahaan yang berada disekitar hutan bakau tersebut. “Upaya-upaya perbaikan lingkungan ini kami akan lakukan dengan perusahaan disekitar mangrove,”ujar Dia.

Selain itu, kata Fahrudin, pihaknya akan memperketat pemberian izin analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal) di wilayah pesisir pantai. “Kami hanya memberi izin jika perusahaan tersebut memiliki komitmen yang kuat untuk menjaga lingkungan hidup seperti merawat hutan bakau dan terumbu karang yang ada pada wilayah operasional perusahaan itu,”pungkasnya.(vie)

 
OTHER NEWS
Kamis, 21 Agustus 2014 , 09:17:00

Optimis Menang, Kebersihan Lingkungan Tetap Terjaga

BALIKPAPAN-Setelah dilakukan penilaian oleh tim penilai lomba clean, green and healthy (CGH) tingkat Kota Balikpapan, Ketua RT 35 Prapatan, Mustofa mengaku bingung unt ...

Kamis, 21 Agustus 2014 , 09:16:00

Kader PKK BDS I Kompak

BALIKPAPAN –Suksesnya gelaran lomba peringatan HUT ke-69 Kemerdekaan RI tak lepas dari dukungan Ketua TP PKK RT 31, Rita Bunga dan kadernya di perumahan Bukit Da ...

Kamis, 21 Agustus 2014 , 09:15:00

Dukung Ketahanan Pangan

BALIKPAPAN -Untuk mewujudkan program Pangdam VI Mulawarman dalam menyukseskan program ketahanan pangan juga turut disukseskan oleh Batalyon Infanteri 600 Raider (Yonif ...

Kamis, 21 Agustus 2014 , 09:14:00

DBD Tak Berkurang, Puskesmas Tingkatkan ABJ

BALIKPAPAN- Angka kasus demam berdarah dengue (DBD) yang menyerang warga di wilayah Kelurahan Prapatan, Balikpapan Kota terbilang tinggi. Di wilayah ini tercatat seban ...

Rabu, 20 Agustus 2014 , 09:13:00

Jangan Penuhi Permintan Gepeng dan Anjal

BALIKPAPAN—Kepala Satuan Satpol PP, AKBP Freddy Pasari meminta kepada warga Balikpapan agar tidak memenuhi permintaan para gelandangan dan pengemis (gepeng) maun ...

 
SUPER LIGA
Debutan Merajalela
BURNLEY-Chelsea memberikan peringatan bahwa mereka adalah salah satu penantang serius dalam pereb ...
Other
 
Kaltim
Pusat Sambut Baik Buluminung Jadi Kawasan Industri
PENAJAM- Pemerintah Kabupaten Penajam (Pemkab) Paser Utara (PPU) terus membangun berbagai sektor ...
Other
 
Metropolis
DEKLARASI DAN PERESMIAN:
BALIKPAPAN- Embung Wain, salah satu fasilitas KRB yang akan diresmikan Menteri Pekerjaan Umum dan ...
Other
 
Kecamatan
Sampah Masih Jadi Masalah
BALIKPAPAN- Meskipun Kota Beriman baru saja membawa pulang penghargaan Adipura Kencana dalam kate ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1