BALIKPAPAN-Aksi kekerasan kembali terjadi di sebuah tempat hiburan malam (THM). Setelah Victor Vany Rahul Ending (38) dikeroyok satpam THM, kali ini penganiayaan menimpa Sayid Ali Ridho (26), warga Kampung Baru Balikpapan Barat, saat dirinya menikmati hiburan malam di kawasan Pasar Baru.
Kejadiannya, Rabu (16/1) malam, di mana Ridho sapaan akrab Sayid Ali Ridho sedang menemani rekan bisnis di tempat hiburan malam (THM) tersebut. “Saya sedang entertain tamu saya. Di situ saya menjadi korban pengeroyokan,” kata Ridho ditemani beberapa rekannya kepada Balikpapan Pos, baru-baru ini.
Diakui, sebelum kejadian pengeroyokan, terjadi trouble di tempat dugem. Sebagai pengunjung, Ridho dan tamunya menjadi tak nyaman, termasuk tamu-tamu lainnya, hingga saling berteriak. “Dari trouble itu, musik mati. Tamu saya sudah nggak nyaman, saya pun tanyakan ke DJ, dan diberi kode jika ada trouble,” beber Ridho.
Tak diketahui persis apa penyebabnya, tamu lain tiba-tiba memukul Ridho. “Dia bilang, kenapa musiknya mati?. Saya jawab, saya juga pengunjung, tapi saya tiba-tiba dipukul, bahkan teman-teman dia juga ikutan mengeroyok,” papar Ridho yang mengalami luka di bagian kepala belakang. Bahkan ada yang memukul Ridho menggunakan botol.
Tak hanya Ridho, yang menjadi korban pemukulan juga sepupu Ridho, Nabil Alqadri. Tidak terima dengan tindakan brutal tersebut, Ridho melaporkannya ke Polres Balikpapan. “Jelas saya keberatan dan lapor polisi. Yang mukul saya kira-kira ada 7 orang, namun yang baru diproses masih 2 orang. Saya meminta aparat, untuk mengusut tuntas, dan pelaku pengeroyokan kepada saya maupun Nabil dapat diproses,” urai Ridho yang akan terus berjuang demi tegaknya hukum.
Ridho sendiri mengaku mengetahui pelakunya pemukulannya. Untuk Nabil, disebutkan mengalami luka di bagian mata. Sementara rekan Ridho, Maulid, menyayangkan aksi kekerasan tersebut dan berharap pihak kepolisian mengusut tuntas para pelakunya. “Untuk memberikan efek jera, kami harap proses semua pelaku,” sebut Maulid.(wid)