Selasa, 22 Januari 2013 , 09:52:00


RIBUAN ORANG : Massa berjalan menuju Pemkot dan gedung DPRD Balikpapan menyampaikan tuntutan penutupan lokalisasi Km 17.

BALIKPAPAN-Terkatung-katungnya penutupan lokalisasi Km 17 di era kepemimpinan mantan Wali Kota H Imdaad Hamid SE akhirnya terbayar sudah. Wali Kota HM Rizal Effendi SE dan Ketua DPRD H Andi Burhanuddin Solong (ABS) pada Senin (21/1) kemarin, secara resmi menyatakan Km 17 ditutup.

Sejak Maret 2009 silam, Majelis Ulama Indonesia (MUI) telah mengeluarkan ijtima agar pemerintah menutup lokalisasi di wilayah Karang Joang, Balikpapan Utara tersebut. Imdaad sempat menjanjikan akan menutup Km 17 sebelum berakhir masa jabatannya sebagai wali kota, namun hingga serah terima jabatan berlangsung, tanggung jawab itu diserahkan kepada Rizal Effendi SE.

Keseriusan Wali Kota Rizal beserta dukungan DPRD menutup Km 17 terbukti dengan keluarnya surat keputusan (SK) 188.45/2013 saat berlangsungnya aksi damai, Senin kemarin. Sedikitnya 5.000 orang turun ke jalan menggelar aksi damai dari masjid At Taqwa berjalan kaki menuju halaman Pemkot Balikpapan dan gedung parlemen. “Saya sampaikan, Lokalisasi Km 17 resmi ditutup berdasarkan SK nomor 188.45/2013 sejak hari ini.

Untuk penutupan secara efektif akan mulai berlaku 5 Juni 2013,” ujar Wali Kota Rizal didampingi Ketua DPRD Andi Burhanudin Solong, didepan ribuan peserta. Rizal menjelaskan, efektif penutupan 5 Juni lantaran proses penanganan memang membutuhkan waktu. Banyak aspek yang harus dilakukan seperti pengecekan kesehatan, pelatihan dan hal-hal penting lainnya.

Sontak dengan keputusan tersebut, pro dan kontra sempat bermunculan dikarenakan merasa penutupan secara efektif terlalu lama. Namun, dengan diterimanya pernyataan penutupan tersebut oleh para ketua MUI yang menemui wali kota, desakan massa yang ingin diefektifkan segera penutupan pun diterima. “Kita harus terima penutupan secara efektif mulai 5 Juni.

Yang jelas, hari ini (kemarin, Red) Lokalisasi Km 17 resmi ditutup,” kata Wakil Koordinator Lapangan (Wakorlap) aksi damai, Ustadz Rasidi didampingi Ir H Nurdin Ismail. Sebelum mendesak segera dikeluarkan pernyataan resmi penutupan Lokalisasi Km 17 di balaikota, ribuan orang pengunjuk rasa berkumpul di Masjid Agung At-Taqwa sejak pukul 09.00 wita.

Dipimpin langsung Ketua Umum MUI Balikpapan KH Achmad Syarwani Zuhri, para peserta aksi damai kembali menyatukan tekad demi pemberantasan maksiat di kota Balikpapan. “Dalam aksi damai kita hanya ingin maksiat yang jelas-jelas ada di depan mata harus ditutup. Jangan sampai musibah seperti di Aceh dan Jakarta menimpa Balikpapan. Semua bisa terjadi, jika Allah SWT murka kepada kita.

Apalagi dengan terang-terangan, kita membiarkan aktivitas maksiat yang jelas-jelas kita ketahui,” tegas pengasuh Pondok Pesantren Syekh Muhammad Arsyad Al Banjari Jl Soekarno Hatta Km 19. Usai mendengarkan tausiah dari KH Achmad Syarwani Zuhri, peserta aksi damai langsung bergegas menuju gedung DPRD lalu berpaling ke balaikota.

Di gedung pusat pemerintahan tersebut, para pengunjung rasa hampir setengah jam menunggu rapat koordinasi yang dilakukan wali kota bersama ketua DPRD dan jajarannya. Tepat pukul 10.15 wita, satu persatu muncul menghadapi demonstran. Sebelum Wali Kota Rizal membacakan secara resmi penutupan lokalisasi Km 17, didahului dengan munculnya Andi Burhanuddin Solong.

Bahkan, kumandang takbir yang disuarakan para peserta aksi damai dijawab pula oleh Andi Burhanuddin Solong, “Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar”. Dengan ditutupnya lokalisasi terbesar di Balikpapan tersebut, para peserta aksi damai langsung melakukan sujud syukur di balai kota dan secara massal di Masjid Agung At –Taqwa yang dipimpin langsung Kh Achmad Syarwani Zuhri.(rus)

 
OTHER NEWS
Rabu, 23 April 2014 , 09:07:00

Lima Ludes, Tiga Rusak Berat

BALIKPAPAN- Kawasan Jalan Panorama, Selasa (22/4) siang sekira pukul 10.30 Wita mendadak gaduh. Pemicunya kobaran api yang muncul dari salah satu rumah warga di RT 23 ...

Rabu, 23 April 2014 , 09:07:00

Pejabat Tim Sembilan Terancam

PENAJAM-Kasus dugaan korupsi pembebasan lahan yang menyedot Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2011 sebesar Rp6,7 miliar terus menggelinding. Kejakasa ...

Rabu, 23 April 2014 , 09:05:00

Tinggal Menunggu Sidang di PTUN

BALIKPAPAN-Benar tidaknya salah seorang Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan, Supriadi aktif di partai politik dipastikan bakal terbukti. Tak hanya lembag ...

Rabu, 23 April 2014 , 09:05:00

Timsel Lepas Tangan, “Tunjuk” KPU Provinsi

BALIKPAPAN - Keraguan banyak pihak, terutama para peserta seleksi komisioner KPU Balikpapan yang menyebut tim seleksi (timsel) tidak bekerja independen dan kredibel se ...

Selasa, 22 April 2014 , 08:52:00

Giliran Kepala Bappeda Ditahan

PENAJAM-Kejaksaan tidak berhenti “mengincar”sejumlah pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Penajam Paser Utara (Pemkab PPU). Setelah menangkap Asisten ...

 
SUPER LIGA
Usung Formasi Menang
BALIKPAPAN- Menjamu Persela Lamongan dalam laga lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2 ...
Other
 
Kaltim
Di PPU Golkar Masih Memimpin
PENAJAM­- Perolehan suara partai peserta pemilihan umum untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ...
Other
 
Metropolis
KAYA ENERGI
BALIKPAPAN- Kilang milik PT Pertamina RU V sebagai tempat menyimpan minyak mentah untuk diolah gu ...
Other
 
Kecamatan
Semenisasi Diduga di Bawah Standar
BALIKPAPAN–Salah satu tanda pesatnya pembangunan suatu wilayah, ialah keberadaan  fasi ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1