Senin, 14 Januari 2013 , 09:48:00


BALIKPAPAN– Izin Mendirikan Bangunan (IMB) sekarang menjadi sebuah legalitas yang penting. Mengapa tidak, jika tidak memiliki IMB siapa saja tidak boleh mendirikan bangunan. Kalaupun sudah terbangun dan aparat mengetahuinya, bukan tidak mungkin bakal dibongkar. Bukan cuma itu, tanpa IMB seseorang tidak akan mungkin mendapatkan fasilitas pelayanan listrik dari PLN.

Termasuk juga air bersih dari PDAM. Syarat pemasangan air bagi pelanggan baru ini diberlakukan PDAM sejak Agustus 2012 lalu, melalui Peraturan Wali Kota (Perwali). Memang, dengan terbitnya IMB secara tidak langsung berdampak positif terhadap ketertiban administrasi pendirian bangunan. Lantas, kenapa hingga saat ini masih ada saja warga yang merasa sulit mengurus IMB? Soal ini, Kepala Dinas Tata Kota dan Pemukiman (DTKP) Ir Muhaimin MT didampingi Kabid Tata Ruang dan Tata Bangunan (TRTB), Saparuddin menegaskan bahwa pengurusan IMB pada dasarnya mudah.

Selama persyaratan yang diajukan telah dipenuhi. Syarat pembuatan IMB ada lima. Selain bukti kepemilikan tanah, juga harus menyertakan fotokopi KTP pemohon, bukti pembayarab PBB tahun berjalan, gambar teknis lokasi lahan dan mengisi formulir permohonan. “Selebihnya, ada persyaratan tambahan untuk bangunan khusus seperti workshop, rumah toko (ruko), rumah kantor (rukan) dan bangunan komersial lainnya,” Saparuddin.

Hanya saja, IMB tidak gampang dikeluarkan bagi warga yang hendak mendirikan bangunan di lahan kritis. Seperti lereng bukit. Dengan demikian, jika warga sudah mengantongi IMB berarti bangunan tersebut layak huni, mendorong penataan estetika bangunan serta mencegah kerawanan musibah longsor. Sepanjang tahun 2012 lalu, DTKP sendiri menerima ajuan pengusulan pembuatan IMB sebanyak 1.985 usulan.

Saat ini, yang sudah selesai dan telah diterbitkan IMB_nya berjumlah 1.835. Pegawai DTKP, Nur Saenab menjelaskan, untuk tarif pembuatan IMB sangat beragam. Ia mengatakan, tergantung ukuran tanah, tingkat bangunan hingga lokasi tanah berada di kawasan padat penduduk atau tidak. “Untuk tarif pembuatan IMB khusus rumh warga, misalnya ukuran tanah dengan luas 100m2 dengan tingkatan 1 lantai sebesar Rp502 ribu.

Kalau dua lantai sebesar Rp525 ribu. Kalau lebih luas lagi, harganya juga lebih tinggi, tetapi perbedaannya sedikit saja,” beber Nur Senab. Sementara itu, berdasarkan kajian Rencana Pembangunan Pengembangan Perumahan dan Pemukiman Daerah (RP4D) tahun 2011 lalu oleh DTKP Balikpapan, ternyata jumlah rumah di Kota Minyak berjumlah 156.794 unit.

Jumlah tersebut terdiri dari 134.395 unit rumah yang tergolong tak terencana dan 22.399 masuk golongan rumah terencana. “Jumlah itu dipastikan semakin bertambah, karena pendataan dilakukan tahun 2011 lalu. Saat ini, laju pertumbuhan rumah semakin meningkat pesat sesuai perkembangan kota,” tambah Kabid Perumahan, Ir Abidinsyah Idris. Ia menuturkan, golongan rumah terencana seperti pembangunan rumah yang dilakukan oleh pengembang.

Sedangkan, tak terencana seperti rumah warga yang dibangun dengan inisiatif sendiri. Kembali Muhaimin, menuturkan soal air bersih diakui sudah menjadi kebutuhan utama dan sangat vital. Rata-rata setiap rumah di Balikpapan khususnya di perkotaan telah mendapatkan layanan air bersih dari instalasi PDAM. Ditanya mengenai IMB yang menjadi salah satu syarat mutal pemasangan bagi pelanggan baru, Muhaimin menuturkan bahwa program tersebut sangat bagus.Artinya, lanjut dia, status kepemilikan lahan dan bangunan rumah benar-benar akurat karena sudah dilakukan proses survei sebelumnya dalam pembuatan IMB.

“Sebelum terbit IMB, prosesnya kelengkapan berkas menjadi syarat utama. Seperti bukti sah kepemilikan lahan minimal harus ada sertifikat dan IMTN. Kita (DTKP,Red) sangat berhati-hati mengeluarkan IMB terutama lahan yang lokasinya berada di lahan kritis,” ungkap Muhaimin kepada Balikpapan Pos di ruang kerjanya, baru-baru ini. Program PDAM, katanya, sekaligus membantu DTKP menekan jumlah bangunan liar di Balikpapan untuk tidak difasilitasi air atau PLN ke depannya. “Akan sulit dibongkar jika bangunan liar ada fasilitasi air atau listrik.

Pemilik akan betah, padahal lahan dan bangunannya tidak mempunyai izin,” tandasnya. Makanya, warga yang tidak memiliki status tanah dan bangunan yang sah berupa IMB tidak bisa menikmati fasilitas pendukung seperti air bersih dan listrik. “Kalau mereka yang tinggal di lahan dan bangunan yang tidak ber-IMB tentu tidak menikmati fasilitas air dan listrik. Pasti, mereka tak akan bertahan dan akan lebih memilih mencari tempat tinggal baru,” pungkas Muhaimin, menjelaskan latar belakang dimasukannya IMB sebagai salah satu syarat mutlak pelayanan air bersih dan listrik.(rus)

 
OTHER NEWS
Minggu, 27 Juli 2014 , 12:45:00

BERKUALITAS

BALIKPAPAN: SMP Patra Dharma (PD) yang terletak di Jalan Sekolah Perapatan ini, bisa bersaing dengan sejumlah sekolah negeri favorit di ‘Kota Minyak’. ...

Minggu, 27 Juli 2014 , 12:43:00

Antisipasi Siswa Titipan

BALIKPAPAN-Untuk menghindari adanya siswa titipan yang dilakukan anggota DPRD dan oknum tertentu  dalam setiap pendaftaran peserta didik baru (PPDB). Kuncinya ora ...

Minggu, 27 Juli 2014 , 12:42:00

Jangan Sepelekan Peran Sekolah Swasta

BALIKPAPAN-Agar kualitas sekolah swasta dan negeri di Kota Minyak menjadi merata, perlu sinergi atau kerjasama antara kedua sekolah sehingga saat Penerimaan Peserta Di ...

Minggu, 27 Juli 2014 , 12:41:00

Stakeholder Pendidikan Harus Bersinergi

BALIKPAPAN-Permasalahan pendaftaran peserta didik baru (PPDB) diperkirakan akan terus terjadi di ‘Kota Minyak’ tahun 2015 mendatang. Pemkot diharapkan dapa ...

Minggu, 27 Juli 2014 , 12:40:00

Kualitas Sekolah Swasta Tidak Kalah dengan Negeri

BALIKPAPAN-Sudah saatnya sekolah swasta melakukan pembenahan terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) setiap tahun. Hal ...

 
SUPER LIGA
Wajib Latihan 1 Agustus
BALIKPAPAN- Libur Lebaran Idul Fitri 1435 Hijriah sudah diberikan manajemen tim Persiba Balikpapa ...
Other
 
Kaltim
H-3 Idul Fitri, Harga Daging Sapi Melambung
PENAJAM - Memasuki H-3 lebaran Idul Fitri, sejumlah komuditas kebutuhan pokok di Kabupaten Penaja ...
Other
 
Metropolis
BERKUALITAS
BALIKPAPAN: SMP Patra Dharma (PD) yang terletak di Jalan Sekolah Perapatan ini, bisa bersaing den ...
Other
 
Kecamatan
Waspada, DBD Masih Mengancam
BALIKPAPAN - Hingga saat ini, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih mengancam. Untuk menekan ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1