Minggu, 13 Januari 2013 , 14:17:00


BALIKPAPAN – PDAM bukan tak ingin melayani warga, namun pihaknya menegaskan bahwa saat ini salah satu persyaratan pengajuan pendaftaran pemasangan air bagi pelanggan baru wajib menyertakan surat Izin Mendirikan Bangunan (IMB) yang dikeluarkan oleh Dinas Tata Kota dan Pemukiman (DTKP) Balikpapan.

Kepala Bagian Hubungan Pelanggan PDAM Balikpapan Gazali Rakhman melalui Kasub Pemasaran dan UMPT H Sungkowo mengatakan, syarat tersebut sudah diberlakukan PDAM sejak Agustus tahun lalu berdasarkan Peraturan wali kota (Perwali) Nomor 19 tahun 2010. Diberlakukannya syarat IMB tersebut bukan pula untuk mempersulit masyarakat dalam pemasangan air.

“Selain untuk pendataan juga sebagai bentuk PDAM agar lebih selektif dalam merealisasikan pengajuan pemasangan baru. Jadi, jika rumah telah memiliki IMB yang dikeluarkan DTKP berarti status tanah dan hal lainnya sudah aman terutama di lahan-lahan kritis,” kilah Sungkowo menjawab Balikpapan Pos di ruang kerjanya. Masih kata Kowo, biasa Sungkowo disapa, dengan penerapan acuan tersebut ternyata tidak berpengaruh.

Pasalnya permintaan akan realisasi pemasangan tetap tinggi. “Kalau jumlah pelanggan aktif PDAM berjumlah 83 ribu lebih. Untuk realisasi pelanggan di awal tahun 2013 hingga tanggal 11 Januari sudah masuk 103 pelanggan. Semuanya siap direalisasikan pemasanganya,” bebernya. Dalam merealisasikan pemasangan, ada beberapa faktor yang menjadi acuan.

Selain kondisi geografis juga jarak pipa induk menjadi pertimbangan PDAM dalam melakukan pemasangan ataupun penundaan sementara pelanggan baru yang ingin memasang air. Ditanya mengenai sumber air sendiri, Kowo menuturkan masih mengandalkan air baku dari Waduk Manggar di Km 12 Karang Joanf, Balikpapan Utara dan enam sumber air tanah di Km 8 Batu Ampar, Gunung Sari, Prapatan, Teritip, dan Damai.

Khusus di Damai juga difungsikan untuk Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL). Sebelumnya, Direktur Utama PDAM Tirta Manggar, Muhammad Soufan mengatakan, PDAM berencana menggelontorkan belanja modal sebesar Rp80 miliar dari kas internal perusahaan pada 2013 ini. Tujuannya menambah kapasitas produksi air bersih dan perbaikan infrastruktur jaringan air.

Belanja modal digunakan dalam beberapa kegiatan. Di antaranya sebesar Rp25 miliar dipergunakan untuk pembangunan instalasi di Jl Soekarno-Hatta Km 12. Instalasi ini berada di sekitar Waduk Manggar. Rencananya, jika instalasi ini terbangun bisa memproduksi air hingga kapasitas 100 liter per detik. “Selama ini, kapasitas waduk yang kita manfaatkan hanya 900 liter per detik menggunakan IPA Damai dan Batu Ampar.

Kalau ada tambahan 100, berarti genap menjadi 1.000 liter per detik yang bisa kita manfaatkan,” terang Soufan. Selain itu, PDAM juga akan membangun instalasi pengolahan air di kawasan Baru Ulu, Balikpapan Barat. Investasinya sebesar Rp15 miliar. Ada dua sumur air bawah tanah yang saat ini tengah dikerjakan dengan kapasitas 50 liter per detik. “Nah, yang dikerjakan tahun ini kan cuma pembangunan sumurnya saja, instalasinya belum.

Nanti di 2013 ini instalasinya kita bangun, jadi masyarakat yang dulunya hanya bisa memanfaatkan air bersih hanya malam hari ke depannya bisa 24 jam,” terangnya. Dengan demikian, dari dua instalasi baru ini, kapasitas produksi air PDAM bertambah sebanyak 150 liter per detik menjadi 1.265 liter per detik se-Balikpapan. “Saat ini, kapasitas produksi mencapai 1.115 liter per detik.

Kami juga akan memasang booster dan reservoir untuk mendukung kelancaran distribusi air,” katanya. Saufan mengatakan, dengan pembangunan booster dan reservoir serta jaringan distribusi dapat menambah jangkauan pelanggan PDAM, karena saat ini tercatat jangkau pelanggan yang ada baru mencapai 76 persen dari jumlah penduduk.

“Saat ini sedang menunggu penyelesaian pembangunan Waduk Teritip yang dijadwalkan mulai dilakukan pada 2013 dan anggaran pembangunan berasal dari APBN sebesar Rp120 miliar siap dikucurkan untuk pembangunan waduk,” bebernya. Waduk Teritip sendiri dibangun di atas luas lahan 100 hektare mengambil lokasi di tiga RT yaitu 10, 15, dan 37 kawasan Gunung Binjai, Balikpapan Timur.

Sertifikasi desain dikabarkan sudah selesai oleh Balai Keamanan Bendungan di Jakarta. Sedangkan pembebasan lahan masih dalam proses. Nantinya, selain jaringan dari Waduk Teritip juga akan dihubungkan dengan rencana pembelian air dari Samboja, Kabupaten Kutai Kartanegara berkapasitas 200 liter per detik.

Soufan menyebutkan, saat ini pihaknya masih menyusun detail engineering design (DED) pembangunan jaringan pipa dari Samboja tersebut. “Kalau semua terealisasi, Insya Allah layanan kita semakin maksimal. Kebutuhan air bersih masyarakat secara bertahap bisa terpenuhi,” pungkas Soufan.(die/rus)

 
OTHER NEWS
Kamis, 24 April 2014 , 08:08:00

Sepinggan Raya Tercemar Limbah Berbahaya

BALIKPAPAN- Sejumlah warga mengeluhkan limbah bekas pelumas kendaraan yang dibuang di drainase kawasan Jl Pelita Kelurahan Sepinggan Raya, Balikpapan Selatan. Limbah b ...

Kamis, 24 April 2014 , 08:07:00

Bentor Dilarang Beroperasi

BALIKPAPAN- Pihak Polres melarang adanya angkutan penumpang  becak motor  yang biasa disebut warga bentor, untuk beroperasi di Kota Minyak ini. Pasalnya, ben ...

Kamis, 24 April 2014 , 08:06:00

Konversi BBM ke BBG Belum Jelas

BALIKPAPAN – Kendati pembangunan 2 unit Stasiun Pengisian Bahan Bakar Gas (SPBG) di Kota Minyak ini sudah rampung yakni di Jl Pattimura, Kelurahan Batu Ampar dan ...

Kamis, 24 April 2014 , 08:05:00

1 Parpol Belum Melapor Dana Kampanye Tahap Ketiga

BALIKPAPAN—Pemilu Legislatif (Pileg) 2014 sudah dilaksanakan Rabu, 9 April lalu. Bahkan, 45 calon anggota legislatif (caleg) memperoleh suara terbanyak dan berpe ...

Kamis, 24 April 2014 , 08:04:00

Keluhan Buruknya Pelayanan Publik

SAMARINDA–Pelayanan publik yang buruk sering dikeluhkan masyarakat di Kaltim diantaranya pelayanan listrik dan perizinan. Menurut anggota Komisi IV DPRD Kaltim Z ...

 
SUPER LIGA
Misi Keluar Zona Merah
BALIKPAPAN– Bayang-bayang degradasi semakin menghantui Persiba Balikpapan. Hanya mengoleksi ...
Other
 
Kaltim
RPJMD Jadi Landasan Hukum, Minta Segera Disahkan
PENAJAM– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) ...
Other
 
Metropolis
Sepinggan Raya Tercemar Limbah Berbahaya
BALIKPAPAN- Sejumlah warga mengeluhkan limbah bekas pelumas kendaraan yang dibuang di drainase ka ...
Other
 
Kecamatan
Jalan Projakal Km 5 Rusak Parah
BALIKPAPAN-Kondisi jalan Projakal KM 5 Kelurahan Graha Indah semakin parah sehingga dikeluhkan wa ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1