Senin, 31 Desember 2012 , 11:39:00


JAKARTA - Rapor kinerja Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) selama 2012 ternyata memiliki angka merah. Untungnya, catatan merah itu adalah hasil pantuan internal, bukan dari Unit Kerja Presiden Bidang Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan (UKP4) pimpinan Kuntoro Mangkusubroto.

Dalam paparannya, Mendikbud M. Nuh mengatakan bahwa pihaknya memiliki program unggulan di jajaran unit utama yang dipimpin pejabat eselon 1. Total ada 31 program yang dirancang berdasarkan Inpres No 17/2012 tentang Percepatan Prioritas Nasional dan Gerakan Nasional Bersih Negeriku (GNBN).

Dari seluruh program tersebut, lanjut dia, ada tiga poin yang mendapatkan nilai merah (buruk) sampai pemantauan Desember ini. Program yang mendapatkan cap merah itu adalah pembangunan sistem informasi terkait dengan pemetaan lokasi sekolah (SD, SMP, SMA, dan madrasah).

Berikutnya adalah pembangunan tiga politeknik baru dan penguatan 38 perguruan tinggi (PT) kejuruan di pusat koridor ekonomi yang tidak jalan. Selain itu, revitalisasi 12 museum tidak berjalan. Revitalisasi ini mencakup renovasi, pengelolaan koleksi, penyajian/tata pamer, dan penguatan SDM.

Irjen Kemendikbud Haryono Umar menuturkan, pengawasan kinerja ini dijalankan oleh unit khusus di luar Itjen Kemendikbud. ’’Tim ini memantau terselenggaranya suatu program atau kinerja. Kalau kami pengawasan kinerja aparaturnya,’’ ujarnya tadi malam.

Haryono mengatakan, evaluasi internal yang memprediksi ada tiga poin merah itu belum tentu sama dengan rapor kementerian yang dikeluarkan UKP4. Meski memiliki tiga poin merah, Haryono mengatakan kinerja Kemendikbud selama 2012 lumayan bagus. Khususnya soal serapan anggaran.

Informasi yang dia himpun sementara, serapan anggaran di Kemendikbud sekitar 77 persen. Dalam APBN 2012, anggaran pokok Kemendikbud adalah Rp 64,35 triliun dan ditambah lagi Rp 14 triliun dalam APBN-P 2012.

’’Target kami sampai tutup tahun serapan anggaran Kemendikbud bisa 90 persen,’’ kata mantan pimpinan KPK itu. Target tersebut muncul karena pelaporan seluruh agenda kegiatan selama 2012 belum terkumpul semuanya. Sebagai kementerian dengan anggaran terbesar nomor tujuh, Haryono mengatakan serapan Kemendikbud tidak terlalu buruk.

Terkait program 2013, Haryono mengatakan jajarannya memiliki program unggulan baru. Yakni pembentukan satuan pengawas interen (SPI) di seluruh sattuan kerja (satker) Kemendikbud di daerah-daerah. Selain itu, juga seperti di kampus negeri, Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP), hingga balai-balai Kemendikbud di daerah lainnya.

Dengan adanya SPI ini, gelagat munculnya penyelewenangan dalam bentuk korupsi dan lainnya bisa dicegah secara dini. ’’Tetapi jika penyelewengannya sudah terjadi, ya diproses hukum,’’ katanya. Untuk menjalankan program ini, Itjen Kemendikbud hanya disuntik anggaran Rp 205 miliar. Haryono mengatakan anggaran di Itjen Kemendikbud tidak sampai satu persen dari anggaran Kemendikbud. ’’Tetapi yang penting kan kinerja untuk pencegahan penyelewengan jalan,’’ pungkasnya. (wan/oki/jpnn)

 
OTHER NEWS
Sabtu, 19 April 2014 , 08:27:00

Lakukan Pembekalan Intensif

BALIKPAPAN - Tersisa 16 hari lagi, pelaksanaan UN jenjang SMP dimulai. Berbagai persiapan tentu sudah dilakukan pihak sekolah guna menyiapkan anak didiknya agar lulus ...

Sabtu, 19 April 2014 , 08:26:00

Duta Wisata Peringati Hari Bumi

BALIKPAPAN - Forum Duta Wisata Manuntung Balikpapan (FDWMB) berupaya menggalakkan Hari Bumi yang diperingati setiap tanggal 22 April. Untuk tahun ini, FDWMB yang berad ...

Sabtu, 19 April 2014 , 08:25:00

Nilai Sekolah dan Rapor Sudah Masuk

JAKARTA - Rangkaian ujian nasional (unas) utama jenjang SMA sederajat sudah rampung. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) saat ini menyiapkan penggabung ...

Sabtu, 19 April 2014 , 08:25:00

Pantas Dipertanyakan, Jokowi Belum Layak Muncul di Soal UN

JAKARTA - Calon presiden (capres) PDIP Joko Widodo (Jokowi) belum layak jadi tokoh nasional yang muncul dalam soal Ujian Nasional (UN). Hal tersebut disampaikan M Agus ...

Jum\'at, 18 April 2014 , 13:59:00

APK Sekolah SLBN Kota Balikpapan Meningkat

BALIKPAPAN—Orangtua yang memiliki anak berkebutuhan khusus memang berbeda dengan ibu-ibu lainnya. Walaupun semuanya bisa dikatakan bahwa membesarkan anak adalah ...

 
SUPER LIGA
Pantang Terpeleset
LONDON - Empat laga terakhir di Premier League tak ubahnya laga final bagi Chelsea. Ketinggalan d ...
Other
 
Kaltim
Mencapai 234 Peserta
PENAJAM -  Minus satu hari sebelum berakhirnya pendaftaran Bintara Dalmas dan Polwan nampak ...
Other
 
Metropolis
Peresmian Terminal Baru Bandara Tak Jelas
BALIKPAPAN – Terminal baru bandara Sepinggan yang telah beroperasi 22 Maret lalu, namun sam ...
Other
 
Kecamatan
Masyarakat Antusias Buka Usaha
BALIKPAPAN – Sepertinya banyak masyarakat yang sudah bosan menjadi pekerja atau karyawan. L ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1