Sabtu, 29 Desember 2012 , 09:54:00


SAMPAIKAN TUNTUTAN. Massa dari sejumlah elemen masyarakat, Jumat (28/12) sore, kembali menduduki stockfile PT BKS di Desa Jembayan Kecamatan Loa Kulu.

LOA KULU - Belakangan ini kegiatan penambangan PT Bara Kumala Sakti (BKS) di Desa Jembayan Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara (Kukar), terus menjadi sasaran aksi unjuk rasa warga. Termasuk Jumat (28/12) sore, giliran massa dari berbagai elemen tergabung di Forum Organisasi Kemasyarakatan (Formas) Kukar berunjukrasa di lokasi stockfile PT BKS. Tuntutan Formas adalah meminta kegiatan loading atau pemuatan batu bara di situ dihentikan, karena kini perusahaan tersebut bermasalah hukum.

“Kegiatan pemuatan batu bara ke ponton di PT BKS ini harus dihentikan. Karena menimbulkan konflik komunal dan horizontal. Sebab PT BKS menyewa preman untuk mengintimidasi, mengancam dan mengusir masyarakat yang menyuarakan tuntutan terhadap ketidakadilan yang terjadi,” ujar Husni Fahruddin, selaku Koordinator Formas kepada wartawan. 

Dijelaskan pula, PT BKS kini juga diduga tidak melaksanakan kewajibannya. Karena tidak membayar pajak dalam setiap transaksi, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara. Secara otomatis itu juga merugikan masyarakat. Bahkan kini PT BKS dipimpin Abhiram secara sistematis mengusir dan menyingkirkan pengusaha lokal, tak lain warga asli Kukar, secara khusus dalam hal ini adalah Haji Masdari.

“Haji Masdari adalah Direktur PT BKS yang menjadi pemegang IUP (Izin Usaha Pertambangan) di sini. Tapi kini malah disingkirkan. Padahal Haji Masdari merupakan perintis, pemilik dan kontraktor di PT BKS. Itu sama halnya menghina harga diri putra daerah oleh pengusaha pusat, bahkan pengusaha asing,” katanya lagi.

Karena itulah Formas memberikan peringatan keras kepada PT BKS versi Abhiram, supaya menyelesaikan tuntutan kerugian dialami masyarakat. Sebab kini keberadaan PT BKS banyak menimbulkan dampak negatif bagi warga sekitar. Seperti hilangnya mata pencarian warga karena rusaknya lahan sawah dan pertanian. Kerusakan dan kematian banyak ikan di keramba milik warga. Bahkan nilai kerugian petani ikan keramba yang sudah ditetapkan tim teknis instansi terkait di Pemkab Kukar, sampai sekarang tidak juga dibayar.

“Banyak lagi kerugian diderita warga. Termasuk adanya banjir sampai hujan debu yang setiap hari menyerbu kediaman warga. Begitu pula dengan sistem ketenagakerjaan, masih belum sepenuhnya berpihak kepada masyarakat setempat. Apalagi kini CSR (Coorporate Social Responsibility) dan Comdev (Community Development) serta reklamasi maupun kolam-kolam penampungan limbah cair dari lokasi tambang, tidak dikelola dengan baik,” tambah Husni.

Selama digelar unjuk rasa kemarin sore, sejumlah tokoh masyarakat dari LSM maupun organisasi lainnya secara bergantian melakukan orasi. Aksi itu juga dikawal ketat ratusan petugas Polres Kukar, Polsek Loa Kulu dan TNI dari Kodim 0906/Tenggarong maupun Koramil Loa Kulu. Di situ kemudian dilakukan pertemuan antara perwakilan Formas dengan PT BKS.

“Pada pertemuan tadi disepakati, setelah loading batu bara di ponton yang sudah terisi itu selesai, maka operasional perusahaan ini dihentikan. Kegiatan berikutnya dilanjutkan menunggu hasil pertemuan di DPRD Kukar, digelar Rabu (2/1) depan,” ucap Kabag Ops Polres Kukar, Kompol Adi Aryanto yang kemarin memantau jalannya pertemuan di PT BKS tersebut. (idn/kpnn)

 
OTHER NEWS
Jum\'at, 22 Agustus 2014 , 09:58:00

Polsek Barat Gelar Reka Ulang Pembunuhan Narko

BALIKPAPAN- Reka ulang atau rekonstruksi pembunuhan Muntu Kareang Gading alias Narko warga jl Gunung Traktor Kelurahan Baru Tengah, Balikpapan Barat, digelar di halama ...

Jum\'at, 22 Agustus 2014 , 09:57:00

Mr X Tewas Kecelakaan Belum Dimakamkan

BALIKPAPAN-Kakek misterius yang tewas karena kecelakaan lalulintas di Km 27 Kutai Kartanegara, sampai sekarang masih berada di ruang pendingin mourtuary Rumah Sakit Ka ...

Jum\'at, 22 Agustus 2014 , 09:56:00

Satu Orang Berhasil Diamankan

BALIKPAPAN–Aparat Polsek Balikpapan Selatan terus melakukan pengembangan terhadap laporan pencurian yang dialami oleh Kian (23), warga Ringroad, Balikpapan Selat ...

Jum\'at, 22 Agustus 2014 , 09:56:00

Terlibat Kecelakaan Besar, Jalani Tes Urin

BALIKPAPAN–Dalam menindak lanjuti permasalahan kecelakaan yang terjadi di jalan raya, aparat Satlantas Polres Balikpapan, juga melibatkan beberapa pihak. Yakni, ...

Jum\'at, 22 Agustus 2014 , 09:55:00

Sebulan, 6 Nyawa Tewas di Jalan

SANGATTA – Dalam sebulan, Satlantas Polres Kutim mencatat 6 nyawa tewas sia-sia di jalan. Penyebabnya, kecelakaan lalu lintas (lakalantas) karena tidak berkonsen ...

 
SUPER LIGA
Mantapkan Strategi Lewat Uji Coba
BALIKPAPAN- Jeda laga yang cukup panjang dan ingin memantapkan persiapan laga kontra Persiram Raj ...
Other
 
Kaltim
Ratusan Warga Ikuti Sosialisasi Sadar Wisata
PENAJAM- Dinas Perhubungan Kebudayaan dan Pariwisata (Dishubbupar) Kabupaten Penajam Paser Utara ...
Other
 
Metropolis
SEMRAWUT
BALIKPAPAN- Kondisi Jl Jenderal Sudirman mulai depan rumah makan cepat saji KFC hingga jembatan S ...
Other
 
Kecamatan
Siring RT 11 Mekar Sari Longsor
BALIKPAPAN–Warga RT 11 Mekarsari dirundung kecemasan karena terdapat titik longsor di wilay ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1