Jum'at, 28 Desember 2012 , 10:15:00


BALIKPAPAN-Perkara perceraian di Pengadilan Agama Kota Balikpapan tahun 2012 ini tercatat masih tinggi. Kendati mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya, namun selisihnya tidak terlalu besar. Hingga 27 Desember kemarin, perceraian yang diajukan mencapai 1.403 kasus. Sebanyak 1.166 kasus di antaranya sudah mendapat putusan oleh majelis hakim.

Sementara di tahun 2011 lalu, jumlah perceraian yang diajukan 1.443 kasus dan telah diputus sebanyak 1.228 kasus. “Memang tahun 2011 lalu lebih banyak dibandingkan tahun 2012, artinya terjadi penurunan karena tingkat perekonomian juga semakin membaik,” ungkap Humas Pengadilan Agama, Baihaqi menjawab Balikpapan Pos, kemarin. Ekonomi, sambung Baihaqi, memang menjadi salah satu faktor perceraian.

Biasanya, perempuan yang lebih banyak mengajukan cerai gugatan karena merasa tidak mendapatkan nafkah lahir secara maksimal. Faktor lain yang mendominasi perkara cerai, adalah ketidakharmonisan di dalam rumah tangga. Dilanjutkan dengan faktor pihak ketiga atau perselingkuhan, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), salah satu pasangan tidak bertanggungjawab dan terakhir pengaruh biologis atau impotensi.

“Faktor ekonomi, ketidakharmonisan dan perselingkuhan paling banyak mengakibatkan terjadinya perceraian. Alasan yang paling kuat karena ketidakharmonisan dalam berumah tangga,” beber Baihaqi. Baihaqi menambahkan, pasangan yang mengajukan perceraian saat ini juga mengalami penurunan dibandingkan tahun 2010 dimana perkara cerai mencapai 1.343 kasus dengan jumlah putusan 1.300 kasus.

Begitu juga dengan tahun 2010 lalu. (selengkapnya lihat boks). “Tahun 2010 memang mengalami penurunan dibandingkan dengan tahun 2011 lalu, ini artinya tahun 2011 lebih banyak dibandingkan tahun 2010 dan 2012,” pungkas Baihaqi. Selain sidang gugatan cerai, Pengadilan Agama Kelas II yang berada di kawasan Jalan Syarifuddin Yoes, Sepinggan ini juga menangani sidang permohonan.

Yaitu sidang di luar perceraian, seperti sidang ahli waris, sidang dispensasi perkawinan bagi usia muda. Termasuk pengesahan nikah bagi pasangan yang sebelumnya sudah pernah kawin, pengesahan anak serta hak asuh anak. Sidang sendiri dilaksanakan setiap hari Senin hingga Kamis, mulai pukul 09.00 hingga pukul 15.00 Wita.(bp8)

 
OTHER NEWS
Rabu, 23 Juli 2014 , 12:30:00

SEMRAWUT

BALIKPAPAN- Byarpet atau pemadaman listrik di Kota Balikpapan kerap terjadi. Hal ini tentunya mengganggu aktivitas warga. Kemacetan juga terjadi di beberapa pertig ...

Rabu, 23 Juli 2014 , 12:25:00

Potensi Zakat Balikpapan Meningkat

BALIKPAPAN- Berkembang pesatnya Kota Balikpapan, menjadi acuan untuk peningkatan jumlah zakat dari masyarakat. Bahkan dari sektor zakat perusahaan dan zakat penghasila ...

Rabu, 23 Juli 2014 , 12:24:00

Lahan Waduk Teritip Diklaim Warga

BALIKPAPAN- Pemerintah Kota Balikpapan melalui Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) bersama tim akan membahas lebih cepat proses penyelesaian lahan di Waduk ...

Rabu, 23 Juli 2014 , 12:23:00

Pakar Prediksi Kekacauan Pilpres Tidak Terjadi

BALIKPAPAN- Sejumlah pakar dan akademisi Tanah Air memprediksikan, kekacauan pemilihan presiden (Pilpres) pasca hasil pengumuman pleno rekapitulasi Komisi Pemilihan Um ...

Rabu, 23 Juli 2014 , 12:22:00

PBHI Ajak Warga Pawai Takbir Keliling

BALIKPAPAN- Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1435 H, Panitia Hari Besar Islam (PBHI) Kota Balikpapan bekerjasama dengan Pemerintah Kota dan Lembaga Dakwah m ...

 
SUPER LIGA
Tambah Jam Terbang
TERNATE- Timnas U-19 akan menututp laga uji coba melawan tim Persiter Ternate U-21 di Stadion Gel ...
Other
 
Kaltim
Barang Bukti Narkoba Dimusnahkan
PENAJAM- Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) melakukan upacara memperin ...
Other
 
Metropolis
SEMRAWUT
BALIKPAPAN- Byarpet atau pemadaman listrik di Kota Balikpapan kerap terjadi. Hal ini tentunya ...
Other
 
Kecamatan
Jalan Km 1,5 “Direbonding”
BALIKPAPAN-Pengguna kendaraan bermotor tidak perlu lagi khawatir saat melintas di jalan keriting ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1