Sabtu, 22 Desember 2012 , 09:26:00


NUNUKAN – Berdasarkan data yang disampaikan Kantor Pengadilan Agama Kabupaten Nunukan, sepanjang bulan Januari permohonan perkara yang masuk hingga tanggal 19 Desember 2012 sebanyak 269 perkara, terdiri dari gugatan cerai 191 perkara dan permohonan cerai 78 perkara. “Permohonan masih terus diterima hingga akkhir Desember. Persidangan juga masih dilakukan. Sampai 26 atau 27 Desember persidangan masih ada. Dan saat ini masih berlangsung persidangan,” kata Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama Kabupaten Nunukan, Bahrudin AMd SH MH kepada Radar Tarakan saat ditemui di Kantor Pengadilan Agama Nunukan, Jalan Tanjung, Kelurahan Nunukan Barat, kemarin (19/12).

Menurutnya, dari sekian banyak perkara perceraian yang terjadi di Nunukan itu, rata-rata yang menyebabkan perkaran itu muncul adalah alasan klasik, yakni  faktor ekonomi. Kemudian adanya alasan tidak adanya keharmonisan dalam rumah tangga dan tidak adanya tanggungjawab dari pihak suami. “Faktor penyebab perceraian di hampir sama di seluruh Indonesia. Para pengugat biasanya menyampaikan alasan klasik seperti tidak harmonis, tidak tanggungjawab serta faktor ekonomi,” ungkapnya.

Dikatakan, perceraian yang terjadi di Nunukan paling tinggi dimotori kaum hawa. Dari 127 kasus perceraian yang diputus pengadilan agama, 96 kasus diantaranya merupakan andil dari kaum perempuan. Sisanya cerai talak dari kaum adam.“Kasus yang paling banyak gugatan cerai, sebanyak 133 kasus, sisanya cerai talak sebanyak 45 kasus. Belum termasuk bulan Desember karena masih berjalan. Selain itu, pada bulan November lalu, ada 1 orang mengajukan izin untuk melakukan poligami,” sebutnya.

Menurutnya, semua permohonan yang diajukan, utamanya perkara cerai, pihak pengadilan agama akan mengupayakan proses mediasi terlebih dahulu kepada kedua belah pihak berperkara. Dan memberikan kesempatan untuk memikirkan kembali keputusan perceraian yang telah diambil. “Khusus untuk kasus perceraian, kita tidak langsung lakukan persidangan. Tapi, kita usahakan melakukan mediasi, mungkin dapat diperbaiki dan membatalkan perceraiannya. Namun, rata-rata tidak ada yang berhasil,” jelasnya.

Disebutkan, pada bulan Januari 2012, perkara yang diterima sebanyak 36 perkara. Diantaranya, cerai talak 8 perkara, cerai gugat 25 perkara, isbat nikah 2 perkara dan dispensasi hakim 1 perkara. Kemudian pada bulan Februari sebanyak 18 perkara diterima pengadilan agama, diantaranya, cerai talak 5 perkara, cerai gugat 9 perkara, isbat nikah sebanyak 4 perkara. Pada bulan Maret, pengadilan agaman menerima 20 perkara, diantaranya cerai talak 3 perkara, cerai gugat 12 perkara, isbat nikah 3 perkara dan penetapan ahli waris 2 perkara (selengkapnya lihat grafis).(sam/kpnn)

 
OTHER NEWS
Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:53:00

Penjahat Jambret Mengaku Menyesal

BALIKPAPAN-Ketika beraksi, lagaknya sok jagoan seolah tak terkalahkan. Tetapi ketika di hadapan polisi, dia mengiba minta dikasihani. Itulah watak pelaku kejahatan. Ch ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:52:00

Kaca Mobil Dipecah, Rp 35 Juta Raib

TANJUNG REDEB-  Aksi pencurian dengan memecah kaca mobil kembali terjadi di Berau. Kali ini, korbannya Sekretaris Camat Maratua Abdul Jabar (52), warga Kampung Ta ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:51:00

Nekat Menambang Akan Dipidanakan

SENDAWAR– Menjelang penertiban dan pengamanan kawasan Hutan Lindung Kelian (eks kawasan konsesi PT Kelian Equatorial Mining/KEM), Kampung Tutung, Kecamatan Lingg ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:50:00

Tersangka Korupsi Masih PNS Aktif

TANJUNG SELOR – Meski telah ditetapkan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan sebagai tersangka penyelewengan anggaran pengelolaan uang jasa ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:49:00

Sakit Hati, Karyawati Sikat Duit Bos

BONTANG - Diduga dilatarbelakangi sakit hati, seorang karyawati toko elektronik yang beralamatkan di Jalan Bhayangkara, Plazza Notebook nekat membawa kabur uang bosnya ...

 
SUPER LIGA
Saatnya Hancurkan Al Qadsia
JAYAPURA- 90 menit untuk mencetak sejarah baru sudah ada di dalam benak anak-anak Persipura, Boaz ...
Other
 
Kaltim
Pancasila Sebagai Sumber Hukum
PENAJAM- Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Yusran Aspar menjadi inspektur upacara pada Hari Kesa ...
Other
 
Metropolis
Hati-hati, Kendaraan Langsung Ditilang dan Derek
BALIKPAPAN - Ini peringatan keras bagi sopir yang doyan parkir di sembarangan tempat baik di bada ...
Other
 
Kecamatan
Menunggu Perbaikan Jalan Gunung Steling
BALIKPAPAN- Warga Gunung Steling  Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara&nbs ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1