Rabu, 19 Desember 2012 , 11:38:00


TINJAU PROYEK : Ketua DPRD Balikpapan ABS menghadirkan para pejabat terkait proyek RSUD untuk berdialog dan mendengarkan langsung keluhan masyarakat sekitar proyek.

BALIKLPAPAN – Isu tak sedap pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Balikpapan yang menyatakan bahwa ada permainan yang dilakukan oleh oknum pejabat pemerintah sehingga penyidik KPK datang ke lokasi proyek di Gunung Malang, membuat Ketua DPRD Balikpapan Andi Burhanuddin Solong geram.

Pria yang akrab ABS, memanggil semua instansi terkait datang ke lokasi proyek, Selasa (18/12) siang kemarin sekitar pukul 13.00 Wita. Yakni Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Dyah Muryani, Kepala Dinas Pendidikan Heri Misnoto, Kepala Dinas Pekerja Umum (DPU) Tara Alorante, Kepala Sub Bagian (Kasubag) Perlengkapan Umum Heru Rusandy, Camat Balikpapan Tengah Helmi Hasbulah, Lurah Gunung Sari Ulu.

Para pejabat pemkot itu diajak berdialog dan mendengar langsung keluhan masyarakat sekitar rumah sakit. Melihat situasi proyek yang dianggarkan dari APBD sebesar Rp78,8 miliar, ABS menyatakan bahwa proyek RSUD dipaksakan.

“Saya kan sudah bilang berkali-kali dengan DKK untuk cari lahan lain, karena di sini sudah mengganggu masyarakat,” kata ABS lantang. Dia pun memberikan waktu kepada instansi terkait, yakni Bagian Perlengkapan dan Umum untuk segera menyelesaikan pembebasan lahan hingga tiga bulan ke depan.

“Pokoknya 3 bulan waktunya harus tuntas pembebasan lahannya, setelah itu, DPU bangun parit di sini agar tidak ada banjir,” kata ABS yang didampingi Wakil Ketua Syukri Wahid dan beberapa anggota dewan, salah satunya Ketua Komisi III, Abdullah, di hadapan puluhan warga sekitar dan para pengurus ormas dan LSM anti korupsi.

Bahkan ada yang menyatakan di RT 43 Klandasan Ilir, bahwa dengan adanya proyek ini lingkungannya mengalami kebanjiran. “Setelah adanya proyek ini, RT kami kebanjiran karena limbahnya menyumbat drainasse dan terjadi sedimentasi,” jelas ketua RT 43 Klandasan Ulu H Jamuri.

Lanjut dia, adiknya menjual lahannya atas rekomendasinya kepada Pemerintah Kota, dan harga yang ditawarkan sesuai dengan NJOP (nilai jual objek pajak). Namun setelah setuju, pembayarannya tidak ada hingga sekarang. “Pembayarannya belum dibayar, jika belum ada pembayarannya, maka saya mohon untuk dikembalikan saja lahan adik saya,” ungkap Jamuri kepada ABS saat kunjungan kerja kemarin, sambari mengeluarkan air mata.

Disamping itu, rasa kecewa masih dirasakan oleh ABS, karena menurut ABS pembangunan ini telah memporak-porandakan kehidupan masyarakat yang berada di sisi kiri kanan bangunan tersebut. “ Kekecewaan saya , mendirikan RSUD untuk kepentingan umum, akan tetapi perumahan rakyat yang sangat sederhana ini diabaikan. Apakah masyarakat telah disikapi dan mereka menerima pembangunan ini.

Seharusnya sebelum berdiri bangunan tersebut pimpinan proyek memikirkan dampaknya ke depan apakah menimbulkan masalah atau tidak ,” katanya . Selain itu, ABS juga mengatakan kalau proyek ini dipaksakan dengan menganiaya perasaan masyarakat sekitarnya.

Dengan bukti adanya unjuk rasa dari masyarakat menunjukan bahwa proyek ini menimbulkan masalah, jika tidak maka tidak akan ada demo. “Ini buktinya, jika kesabaran masyarakat habis, maka mereka akan melakukan demo yang merugikan pemerintah, karena hak-hak mereka tidak diberikan, jadi mereka akan demo untuk mempertahankan harga diriya,” ulas ABS.

Kembali ditegaskan, esistensi pembangunan RSUD ini terlalu di paksakan dan meminta instansi terkait untuk menuntaskan masalah pembangunan RSUD. “Dalam menyikapi dengan ketulusan, keikhlasan, jangan sampai ada lagi berita yang mengatakan ada oknum yang bermain dengan proyek ini apalagi membodohi masyarakat yang ada di sekitar pembangunan RSUD tersebut,” pungkas ABS.(bp8/bp13)

 
OTHER NEWS
Sabtu, 23 Agustus 2014 , 02:10:00

Tim Labfor Olah TKP Kebakaran

BALIKPAPAN - Tim Laboratorium Forensik (Labfor) cabang Surabaya, Jumat (22/8) siang kemarin melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran yang mengh ...

Sabtu, 23 Agustus 2014 , 02:08:00

Pelaku Remas Payudara Belum Menyerahkan

BALIKPAPAN – Tindak kriminal percobaan jambret dan pelecehan seksual yang terjadi Selasa (19/8) malam di kawasan jalan RE Martadinata, hingga kemarin pelaku belu ...

Sabtu, 23 Agustus 2014 , 02:07:00

Husen Pelaku Curat, Bukan Residivis

BALIKPAPAN – Polisi menelusuri sepak terjang pelaku pencurian bernama Husen (44) yang menggunakan modus berpura-pura membujuk anak korban untuk mengambilkan tas ...

Sabtu, 23 Agustus 2014 , 02:06:00

Sopir Angkot Digerebek Tim Opsnal

BALIKPAPAN - Ini peringatan bagi pelaku judi, meski hanya judi kecil-kecilan. Akibat keseringan dan terbiasa bermain judi, akhirnya harus mendekam di balik jeruji besi ...

Sabtu, 23 Agustus 2014 , 02:05:00

Tes Urin Sopir Truk El Nusa Negatif

BALIKPAPAN – Hasil pemeriksaan tes narkoba terhadap Bustomi (45) sopir truk tangki muatan solar milik PT Elnusa Tbk sudah keluar. Hasilnya Bustomi negatif atau t ...

 
SUPER LIGA
Ujian Pertama The Gunners
LIVERPOOL -  Pelatih Arsenal Arsene Wenger merasa anak buahnya belum mendapat tantangan bera ...
Other
 
Kaltim
RTH Telan Anggaran Rp 1,7 Miliar
PENAJAM - Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kabupaten Penajam Paser Utara sementar ...
Other
 
Metropolis
APBD-P 2014 Ditetapkan Rp3,1 T
BALIKPAPAN – Anggota DPRD Balikpapan periode 2009-2014 mengakhiri tugasnya dengan menetapka ...
Other
 
Kecamatan
Penataan Lahan Terus Dipantau
BALIKPAPAN - Adanya pengupasan lahan yang berdampak kerusakan lingkungan di wilayah Kecamatan Bal ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1