Sabtu, 15 Desember 2012 , 10:13:00


BALIKPAPAN  -  Terkait maraknya kasus gendam akhir-akhir ini,  Kapolres Balikpapan AKBP Sabar Supriyono mengimbau kepada masyarakat untuk lebih waspada apabila naik angkutan umum.

“Kepada masyarakat kami mengimbau untuk waspada apabila naik angkutan umum terutama angkot yang akhir-akhir ini memang sering terjadi yang namanya penipuan atau istilahnya sekarang gendam ,” ungkap Kapolres Sabar, kemarin.

Dia berharap, masyarakat bisa lebih tanggap jika pada saat naik angkot diajak berdialog oleh orang yang tidak dikenal, biasanya gendam itu dilakukan oleh orang-orang yang tak dikenal dengan menawarkan hal-hal yang menggiurkan.

“Masyarakat jangan terpengaruh dengan orang yang tidak dikenal,” tegasnya. Untuk penertiban angkot sendiri seperti jalurnya, seragam, dan kelayakan jalan pihak Dinas Perhubungan (Dishub) yang akan menindaklanjuti. Pihak kepolisian terus akan melakukan penyelidikan terhadap pelaku kejahatan gendam ini.

Seperti diberitakan beberapa waktu lalu, diketahui dalam satu minggu terakhir ini dua kali kejadian gendam yang terjadi di atas angkot dengan total kerugian Rp20 juta dan Rp12 juta.

Kasus terbaru terjadi pada Kamis (6/12), korbannya adalah Kartini (57) warga jalan Yos Sudarso RT 09 No 05 Kelurahan Prapatan, Balikpapan Selatan. 

Kartini melapor gendam yang dialaminya ke Polsek Pelabuhan Semayang. Dia menceritakan, gendam terjadi sekira pukul 10.00 Wita saat naik angkot warna biru tua, nomor 6.

”Saya dari pasar (Klandasan, Red) mau pulang bawa belanjaan. Naik angkot No 6, nggak lama ada lagi penumpang naik laki-laki dua orang, posisi saya duduk di tengah,” kenang Kartini sembari berusaha mengingat-ingat peristiwa yang dialaminya.

Ia melanjutkan ceritanya, “Di sebelah saya ada penumpang laki-laki yang baru naik. Yang paling belakang juga penumpang laki-laki”.

Kata Kartini, penumpang yang di belakang cerita sama penumpang yang duduk di sebelahnya bahwa ia bekerja di kapal. Saat asyik bercerita itu, wanita berbaju kotak-kotak berkerudung ini teringat jika tujuannya naik angkot hendak ke pelabuhan Semayang. Anehnya, sopir angkot malah membawanya ke arah jalan Minyak. Setibanya di jalan Minyak, penumpang yang duduk paling belakang langsung menarik tas korban sambil mengancam, “Serahkan dompet mu,” kata Kartini menirukan ancaman si pelaku.

Setelah tarik-tarikan tas oleh pelaku, korban langsung terdiam, uang sekira Rp6,5 juta, handpone serta gelang 10 gram dan cicin 5 gram yang dikenakan korban raib diambil pelaku.

“Itu uang gaji suami saya, yang saya simpan di dompet, diambil pelaku, totalnya sama perhiasan saya sekitar Rp12 juta,” lanjutnya. (bp-9)

 
OTHER NEWS
Sabtu, 23 Agustus 2014 , 02:10:00

Tim Labfor Olah TKP Kebakaran

BALIKPAPAN - Tim Laboratorium Forensik (Labfor) cabang Surabaya, Jumat (22/8) siang kemarin melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kebakaran yang mengh ...

Sabtu, 23 Agustus 2014 , 02:08:00

Pelaku Remas Payudara Belum Menyerahkan

BALIKPAPAN – Tindak kriminal percobaan jambret dan pelecehan seksual yang terjadi Selasa (19/8) malam di kawasan jalan RE Martadinata, hingga kemarin pelaku belu ...

Sabtu, 23 Agustus 2014 , 02:07:00

Husen Pelaku Curat, Bukan Residivis

BALIKPAPAN – Polisi menelusuri sepak terjang pelaku pencurian bernama Husen (44) yang menggunakan modus berpura-pura membujuk anak korban untuk mengambilkan tas ...

Sabtu, 23 Agustus 2014 , 02:06:00

Sopir Angkot Digerebek Tim Opsnal

BALIKPAPAN - Ini peringatan bagi pelaku judi, meski hanya judi kecil-kecilan. Akibat keseringan dan terbiasa bermain judi, akhirnya harus mendekam di balik jeruji besi ...

Sabtu, 23 Agustus 2014 , 02:05:00

Tes Urin Sopir Truk El Nusa Negatif

BALIKPAPAN – Hasil pemeriksaan tes narkoba terhadap Bustomi (45) sopir truk tangki muatan solar milik PT Elnusa Tbk sudah keluar. Hasilnya Bustomi negatif atau t ...

 
SUPER LIGA
Ujian Pertama The Gunners
LIVERPOOL -  Pelatih Arsenal Arsene Wenger merasa anak buahnya belum mendapat tantangan bera ...
Other
 
Kaltim
RTH Telan Anggaran Rp 1,7 Miliar
PENAJAM - Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kabupaten Penajam Paser Utara sementar ...
Other
 
Metropolis
APBD-P 2014 Ditetapkan Rp3,1 T
BALIKPAPAN – Anggota DPRD Balikpapan periode 2009-2014 mengakhiri tugasnya dengan menetapka ...
Other
 
Kecamatan
Penataan Lahan Terus Dipantau
BALIKPAPAN - Adanya pengupasan lahan yang berdampak kerusakan lingkungan di wilayah Kecamatan Bal ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1