Selasa, 11 Desember 2012 , 09:15:00


BALIKPAPAN - Seiring dengan laju pesatnya pembangunan di Kota Minyak, permasalahan sosial yang bakal dihadapi akan semakin kompleks. Sayangnya, penanganan masalah sosial itu masih sebatas sebelah mata. Padahal, mencegah akan jauh lebih baik ketimbang mengobati. Kritik terhadap penanganan sosial setengah hati itulah yang mencuat pada diskusi yang digelar Forum Kesejahteraan Sosial (FK Kesos) yang berlangsung di Panti Asuhan Al Mukmin, Minggu (9/12) lalu.

“Jelas kedepan Balikpapan bakal menghadapi berbagai masalah sosial yang semakin kompleks. Sekarang aja sudah memprihatinkan, anak-anak yang ngelem semakin marak, penutupan Km 17 yang tak kunjung tuntas, anjal, gepeng dan sebagainya,” ujar Ketua FK Kesos, Suwaji.

Diskusi yang dihadiri 30 orang itu menilai tidak tertanganinya masalah sosial karena good will dari para pemangku kebijakan yang setengah hati. Kata Suwaji, masalah sosial itu urutan ke 19. Yang lebih prioritas adalah pelaksanaan proyek fisik seperti pembangunan jalan. Tak hanya itu, kondisi sumber daya manusia (SDM) di kelurahan yang notabene ujung tombak Pemkot perlu di-up grade ulang.

“Saya 9 tahun dinas di kelurahan, staf dan pegawai di Kesos sibuknya ngurusi surat pengantar nikah. Harusnya mereka sebagai ujung tombak mampu menggerakkan komponen dan potensi yang ada seperti Karang Taruna, Pekerja Sosial Masyarakat,” ungkap Suwaji.

Sekretaris Karang Taruna Kota Balikpapan, Bambang Agus dan Ketua PSM Kota Balikpapan, Bambang Supriyono mengakui jika penanganan masalah sosial di Balikpapan dipandang sebelah mata. Dia menilai akar persoalannya terletak pada tidak adanya Dinas Sosial. Dulu ketika eks Kantor Pemberdayaan Masyarakat (KPM), harusnya Dinas Sosial diperjuangkan berdiri sebagai instansi tersendiri. Kini penanganan masalah sosial sebagian diambil Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, dan Keluarga Berencana (BPMP2KB) serta Dinas Tenaga Kerja Sosial (Disnakersos).

“Karang Taruna, PSM, dulunya siap bergerak demi terbentuknya Dinas Sosial, tapi nyatanya kami kurang digandeng,” sesal Bambang Supriyono.

Peserta FK Kesos menyepakati jika pembentukan Dinas Sosial menjadi isu yang akan dibahas pada pertemuan selanjutnya. FK Kesos, tandas Suwaji, dibentuk atas dasar semangat dan keprihatinan akan permasalahan sosial yang semakin kompleks. Anggotanya terdiri dari berbagai profesi, birokrat, maupun para pensiunan PNS yang sebagian besar bertugas di Departemen Sosial (Depsos).

“Dari dialog rutin bulanan inilah, FK Kesos mencoba membahas masalah-masalah sosial sekaligus memberi berbagai alternatif solusi pemecahan masalah,” pungkas dia. (yud)

 
OTHER NEWS
Kamis, 18 September 2014 , 03:06:00

Antrean Truk Tutupi Warung Sembako dan Rumah Makan

BALIKPAPAN-Warga Manggar semakin kesal dengan banyaknya antrean truk untuk mengisi bahan bakar solar di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kelurahan ...

Kamis, 18 September 2014 , 03:03:00

PMI Balikpapan Peringati HUT ke-69

BALIKPAPAN-Palang Merah Indonesia (PMI) memperingati HUT ke-69 Rabu (17/9) kemarin. Perayaan ini digelar di seluruh kantor PMI di seluruh Indonesia dengan menggelar be ...

Kamis, 18 September 2014 , 03:03:00

Hari Ini, Rakor Golkar di Hotel Senyiur

BALIKPAPAN-Partai Golkar akan menggelar rapat koordinasi selama 3 hari, 18 sampai 20 September di hotel Grand Senyiur. Pertemuan ini salah satu bagian untuk memperkuat ...

Kamis, 18 September 2014 , 03:02:00

Penerbitan IMTN Butuh Waktu 3 Bulan

BALIKPAPAN-Sekitar 20 surat Izin Memanfaatkan Tanah Negara (IMTN) yang diterbitkan oleh Kecamatan Balikpapan Kota (Balkot) setiap bulannya. Penerbitan surat IMTN ini b ...

Kamis, 18 September 2014 , 03:01:00

Bulan Depan, Bentuk Panitia Pemilihan Ketua RT

BALIKPAPAN—Ajang pemilihan ketua RT di lingkungan RT46 Klandasan Ilir memang masih lama, yakni bakal digelar pada bulan November 2014 mendatang. Namun, saat ini ...

 
SUPER LIGA
Kans Lolos Cepat
INCHEON- Indonesia bisa lebih awal mengamankan tiket lolos dari grup E Asian games XVIII Incheon, ...
Other
 
Kaltim
66 PNS dan THL Terjaring Razia
PENAJAM- Tak kenal jera, kata itu layak dilayangkan kepada sejumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) da ...
Other
 
Metropolis
SEMAKIN MARAK
BALIKPAPAN- Para penjual hewan kurban mulai marak di pinggir-pinggir jalan di Balikpapan. Para pe ...
Other
 
Kecamatan
Pemkot Tunjuk Puskesmas Mekarsari Buka Pelayanan 24 Jam
BALIKPAPAN—Puskesmas Mekarsari ditunjuk Pemkot Balikpapan untuk menerapkan pelayanan selama ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1