Jum'at, 07 Desember 2012 , 11:15:00


BALIKPAPAN- Kilang Minyak milik Pertamina meledak secara tiba-tiba. Kabut asap hitam pekat membumbung hingga ke udara. Suara sirine tanda kebakaran pun berbunyi nyaring hingga membuat warga di sekitar Pemukiman Atas Air, panik dan berlarian kesana kemari.

Kondisi seperti ini terjadi Kamis (6/12) kemarin. Pemicunya cuaca buruk, yang menyebabkan instalasi pabrik minyak mentah ini tersambar petir. Percikan api mulai menyambar rumah-rumah warga di kelurahan Margasari.

Ratusan warga berlari sembari berteriak histeris. Ada yang sibuk yang menyelamatkan harta benda dan keluarganya. Tragis, sebagian warga ada yang mengalami luka bakar. Ada pula yang memilih terju ke laut, akibat badan dilumat si jago merah.

Petugas penanggulangan bencana ramai-ramai datang ke lokasi kejadian. Mulai dari Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran (BPBK), PMI, Badan SAR Nasional (Basarnas), Bantuan Darurat (Banda), Dinas Perhubungan, aparat Kepolisian dan TNI, organisasi radio, petugas medis, hingga taruna siaga bencana (Tagana).

Masing-masing melakukan penanggulangan bencana sesuai dengan tugasnya. Ada yang didarat, ada pula yang di laut melakukan penyelamatan warga yang menyeburkan diri dengan menggunakan perahu.

Ya, kejadian di atas adalah skenario teknis lapangan dalam simulasi kegiatan penanggulangan bencana. Kegiatan garapan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Kaltim dengan mengusung tema “Kegagalan teknologi” yang dipuastkan di Pemukiman Atas Air, Margasari, Balikpapan Barat ini mrupakan simulasi pertama di Indonesia ini.

Staf Ahli Wali Kota Balikpapan Bidang Pemerintahan, Bakhriansyah menyambut baik kegiatan simulasi ini. Kegiatan ini bentuk antisipasi kesiapsiagaan terghadap kemungkinan terburuk yang terjadi di Kilang Minyak Pertamina.

”Saya juga menyambut baik kegiatan Gladi Lapang Kegagalan Teknologi sebagai upaya kesiapsiagaan terhadap kemung-kinan terjadinya bencana, mengingat Kalimantan Timur merupakan salah satu daerah yang banyak terdapat industri berskala besar dan menggunakan teknologi,” ujar Bakhriansyah dalam sambutannya.

Pihaknya berterimakasih kepada sejumlah pihak yang turut serta dalam kegiatan simulasi. Terutama pihak yang memfasilitasi kegiatan ini dengan baik. Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana dan Daerah (BPBD) Provinsi Kaltim, Wahyu Widhi Heranata mengungkapkan jika pelaksanaan simulasi dengan tema kegagalan teknologi ini adalah yang pertama kali dilakukan di Indonesia.

“Kalau biasanya di Indonesia diadakan simulasi kebakaran, gempa bumi atau banjir. Ini yang pertama kalinya kita coba karena di Kaltim sendiri rentan,” beber Didit- sapaan akrabnya.

Begitu pula dengan yang disampaikan oleh Pembina Banda Indonesia, Andreanus Pamuji. Sebagai peserta yang dilibatkan dalam penanggulangan, ia berharap setelah dilaksanakannya simulasi tersebut semakin meningkatkan koordinasi seluruh instansi yang terkait. ”Bilamana ada bencana, ya memang tidak kita harapkan. Tapi adanya koordinsi dari seluruh instansi. Di semua bencana tentunya,” tandas Andreanus.

Kegiatan sendiri berakhir di Lapangan Foni, usai dievakuasi di lokasi musibah, para korban dibawa ke tenda-tenda darurat. Sementara, jajaran lainnya seperti Tagana beraksi di dapur umum untuk memenuhi kebutuhan korban. Sementara, aparatur pemerintah, seperti kecamatan dan kelurahan langsung berkoordinasi melakukan hal-hal yang dianggap perlu. Seperti pendataan korban dan lainnya.(rem)

 
OTHER NEWS
Kamis, 24 Juli 2014 , 10:28:00

LANGGAR PERWALI

BALIKPAPAN- Truk kontainer ini beroperasi disiang hari. Padahal sesuai Perwali Nomor 33 Tahun 2009 yang mengatur jam operasional kendaraan angkutan alat berat/peti kem ...

Kamis, 24 Juli 2014 , 10:26:00

Gawat, Balikpapan Mendekati KLB DBD

BALIKPAPAN- Penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di ‘Kota Minyak’ semakin mengkhawatirkan. Penyakit yang disebabkan nyamuk aedes aigepty ini tel ...

Kamis, 24 Juli 2014 , 10:24:00

Silakan Lapor ke Pengawas Tenaga Kerja

KEPALA Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos), Fachruddin Harami mengimbau agar seluruh perusahaan di Kota Minyak mematuhi ketentuan wajib membayar tunjangan hari ...

Kamis, 24 Juli 2014 , 10:22:00

PNS Dilarang Mudik Pakai Mobil Dinas

BALIKPAPAN-Ribuan pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkot kembali akan menjalani libur panjang selama 7 hari  jelang hari raya Idul Fitri 1435 Hijriyah, y ...

Kamis, 24 Juli 2014 , 10:21:00

Pilpres Berlangsung Aman

BALIKPAPAN-Pasangan Jokowi-JK telah diumumkan KPU sebagi Presiden RI Selasa (22/7) lalu. Meski diwarnai aksi penolakan hasil pemilu oleh pasangan Prabowo-Hatta namun k ...

 
SUPER LIGA
Tambah Jam Terbang
TERNATE- Timnas U-19 akan menututp laga uji coba melawan tim Persiter Ternate U-21 di Stadion Gel ...
Other
 
Kaltim
Baznas PPU Target Rp 1,7 Miliar
PENAJAM- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Penajam Paser Utara (PPU) melakukan penghimpunan zaka ...
Other
 
Metropolis
LANGGAR PERWALI
BALIKPAPAN- Truk kontainer ini beroperasi disiang hari. Padahal sesuai Perwali Nomor 33 Tahun 200 ...
Other
 
Kecamatan
Banyak Ceceran Tanah, Bukti Pengawasan Lemah
BALIKPAPAN - Kota Balikpapan boleh bangga dengan langganan prestasi di bidang kebersihan lingkung ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1