Senin, 26 November 2012 , 08:53:00


STOP KEKERASAN: Ipda Kusti Winarsih, dari Ditsabhara Polda Kaltim menyematkan pin anti kekerasan pada salah seorang bapak disaksikan istri dan anaknya di Lapangan Merdeka, kemarin.

Memperingati hari anti kekerasan perempuan dan anak, puluhan polisi wanita (polwan) se-garnizun Balikpapan menggelar kampanye di kawasan Arena CFD Lapangan Merdeka. Aksi ini menjadi ajang peningkatan pemahamann warga terhadap UU KDRT.

MINGGU (25/11) merupakan hari bersejarah bagi kaum hawa. Menjadi momen kebangkitan perempuan di dunia dari segala macam penindasan fisik maupun psikologis. Peringatan anti kekerasan pada perempuan dan anak ini rupanya juga digelar di Balikpapan. Siapa yang memeringati? Mereka adalah perempuan berseragam cokelat. Sekira 80 polwan berkeliling di Arena Car Free Day (CFD) garapan Balikpapan Pos di Lapangan Merdeka, kemarin pagi.

Mereka berkampanye penghapusan tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak. “Ini serentak se-Indonesia. Kami dari polwan diminta Mabes Polri untuk menyosialisasikan anti kekerasan terhadap anak dan perempuan,” ujar Koordinator Aksi, AKBP Retno Budi Utami. Rombongan polwan ini sendiri sebelumnya berkumpul di Diretorat Sabhara Polda Kaltim.

Kemudian berjalan kaki menuju Lapangan Merdeka, sembari membentangkan spanduk peringatan anti kekerasan terhadap perempuan dan anak dengan tema ”Tingkatkan keharmonisan rumah tangga demi kesejahteraan keluarga,”. Jelas aksi ini menjadi perhatian tersendiri bagi warga yang melintas di kawasan tersebut.

Perwira berpangkat dua bunga di pundak ini mengatakan, kampanye ini penting untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman serta kesadaran masyarakat tentang pentingnya penghapusan kekerasan terhadap perempuan dan anak, serta menurunnya tingkat pelanggaran di Balikpapan. Retno menjelaskan, di sela kampanye pihaknya membagikan brosur yang berisi rangkuman sejumlah aturan berkaitan perempuan adan anak.

Misalnya Undang-Undang tahun 2004 tentang Perlindungan Perempuan dan Undang-Undang tahun 2002 tentang Perlindungan Anak yang sudah merinci apa-apa saja yang dianggap melanggar hak-hak perempuan dan anak. Sanksinya pun jelas bagi yang melanggar. Termasuk Undang-Undang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Sembari membagikan brosur, juga dibagikan pin dan stiker pada warga di kawasan tersebut.

Seluruh polwan juga menjelaskan rinci apa itu KDRT. Yakni setiap perbuatan terhadap seseorang terutama perempuan yang mengakibatkan timbulnya kesengsaraan atau penderitaan secara fisik, seksual, psikologis dan atau penelantaran rumah tangga. “Tadi pagi saya lihat ada saja yang tidak begitu paham soal KDRT, apalagi undang-undangnya. Makanya tadi pagi saya minta jangan ibu-ibunya saja diberi pemahaman, tapi lebih pada bapak-bapaknya.

Soalnya ‘kan dari kasus, banyak bapak-bapak yang melakukan pelanggaran,” terang Retno sembari tertawa kecil. Tindakan ini, lanjut dia, dimaksudkan untuk mewujudkan kehidupan terbaik bagi perempuan dan anak, dimana dapat meningkatkan kualitas hidup kaum perempuan untuk berpartisipasi dalam pembangunan di daerah, dan anak yang diharapkan sebagai penerus bangsa yang potensial, tangguh, memiliki nasionalisme.

"Kegiatan ini sebagai bagian sosialisasi kalau ada korban kekerasan terutama perempuan, harap langsung melapor ke petugas kepolisian. Bisa ke Polres di Unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak, Red) atau ke Reskrim di Polda,” ucap perwira yang juga menjabat Kasubdit Dikyasa Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltim ini. Rencananya, sosialisasi akan berlanjut Senin (26/11) hari ini.

Dengan memberikan materi sosialisasi KDRT di Markas Kodim 0905 Balikpapan. “Kalau tidak salah di Kodim besok (hari ini, Red). Intinya dari semua kegiatan ini, masyarakat harus paham soal KDRT. Pelanggarannya harus ditekan,” pungkas Retno, sembari menyebut peserta aksi juga melibatkan perwira menengah, pertama dan bintara dari sejumlah satuan. Seperti PPA Polres, Sabhara, Ditlantas, Spripim dan lainnya.(die)

 
OTHER NEWS
Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:39:00

50 Hari Lagi Waduk Manggar Kering

BALIKPAPAN - Cuaca kemarau yang melanda sebagai besar daerah di Tanah Air termasuk di kota Balikpapan benar-benar disikapi serius oleh pemkot, khususnya terkait dengan ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:37:00

Musim Kemarau Rentan Penyakit ISPA

BALIKPAPAN—Pihak Puskesmas Damai mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap penyakit infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) yang rentan terjadi pada ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:36:00

Marak Pencurian, Ketua RT Diminta Aktifkan Siskamling

BALIKPAPAN-Pihak Kelurahan Telagasari mengimbau kepada masyarakat agar tetap mewaspadai aksi kriminal yang terus mengalami peningkatan di Balikpapan. Kasi Trantib dan ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:35:00

Bentuk Unit Pengelola Beasiswa

BALIKPAPAN--Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) segera membentuk unit pengelola beasiswa pendidikan dan kebudayaan (UPB Dikbud). Unit ini dibentuk sebaga ...

Rabu, 01 Oktober 2014 , 04:53:00

Pendaftaran Bintara Dibuka

INI Merupakan kesempatan emas bagi warga Negara Indonesia (WNI) yang hendak meniti karir sebagai prajurit TNI AD. Terhitung sejak pertengahan September lalu, TNI AD me ...

 
SUPER LIGA
Saatnya Hancurkan Al Qadsia
JAYAPURA- 90 menit untuk mencetak sejarah baru sudah ada di dalam benak anak-anak Persipura, Boaz ...
Other
 
Kaltim
Pancasila Sebagai Sumber Hukum
PENAJAM- Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Yusran Aspar menjadi inspektur upacara pada Hari Kesa ...
Other
 
Metropolis
Hati-hati, Kendaraan Langsung Ditilang dan Derek
BALIKPAPAN - Ini peringatan keras bagi sopir yang doyan parkir di sembarangan tempat baik di bada ...
Other
 
Kecamatan
Menunggu Perbaikan Jalan Gunung Steling
BALIKPAPAN- Warga Gunung Steling  Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara&nbs ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1