Minggu, 04 November 2012 , 15:22:00


BALIKPAPAN-Pelajar khususnya yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP) dilarang keras membawa kendaraan. Jika masih ada yang kedapatan mengendarai sepeda motor dan mobil ke sekolah maupun tempat lainnya, pihak Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Balikpapan berjanji tidak segan-segan menindak tegas.

Hal ini ditegaskan Kapolres Balikpapan AKBD Sabar Supriyono. Menurutnya, sesuai dengan Undang-Undang (UU) Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, pengguna kendaraan pribadi minimal berusia 17 tahun sebagai syarat memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM).

Artinya, kata Kapolres Sabar, kendaraan hanya diperbolehkan dibawa orang yang telah memiliki izin mengemudi. Sementara yang belum memiliki SIM, tentu tidak dibenarkan membawa kendaraan di jalan umum. “Salah satu syarat untuk mengurus SIM adalah bagi warga yang berumur 17 ke atas. Makanya, siswa yang pada umumnya di bawah 17 tahun, tidak boleh membawa kendaraan,” tegasnya.

“Logikanya anak sekolah itu belum berusia 17 tahun sehingga dipastikan tidak memiliki SIM bahkan KTP. Jadi sekolah bisa mengeluarkan kebijakan pelarangan penggunaan kendaraan pribadi bagi siswanya,” ungkap Sabar.

Satlantas, katanya, siap mengambil tindakan tegas. Semua kendaraan yang terjaring razia tidak gampang diambil lagi walau yang punya anak pejabat sekalipun.  “Kita lakukan langkah ini guna memberikan efek jera kepada mereka yang sering melakukan balapan liar hingga mengganggu kenyamanan warga sekitar,” tegas Sabar.

Dia menerangkan, ada puluhan sepeda motor yang ditilang beberapa waktu lalu. Barang bukti sepeda motor yang ditilang kini berada di Mapolres Balikpapan.  Sabar menilai, aksi balapan liar sudah sangat keterlaluan.

"Kita sengaja menahan motor mereka untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku walaupun siapa di belakangnya (beking, Red)," tegas mantan Kasubdit Reg Ident Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kaltim ini.

Upaya “merayu” aparat dengan maksud meminta motornya ke kantor polisi dengan beragam alasan coba dihilangkan. Ada juga yang memakai bekingan untuk mengeluarkan motor yang ditahan. “Siapun yang mengurus pengambilan motor tidak akan pernah bisa, sebelum ada sikap yang jelas dari mereka yang sering melakukan balap liar di jalan raya tesebut," akunya.

Disinggung jika ada oknum aparat yang ikut membekingi balapan liar, kapolres dengan sangat meminta bukti atau informasi tersebut. Asal informasinya dapat dipertanggungjawabkan untuk kemudian diambil tindakan tegas. ”Jika ada hal semacam itu segera laporkan, kami siap mengambil tindakan,” tandasnya.

MAYORITAS USIA MUDA

Selain itu, dari data angka kecelakaan lalu lintas, hampir 65 persen korban atau tersangkanya adalah pengendara yang berusia di bawah 25 tahun. Kapolres Sabar menyebut, pada prinsipnya pihak sekolah harus melarang siswa untuk membawa kendaraan pribadi ke sekolah. Salah satunya dengan tidak menyediakan ruang parkir kendaraan bagi siswa.

Namun hal itu, tidak berjalan maksimal lantaran masih banyak sekolah mengakomodir pelajar yang membawa kendaraan. Selain itu, banyak pula pelajar yang kerap kucing-kucingan dengan menitipkan kendaraannya di pemukiman warga, berdekatan dengan sekolah. “Kebijakan ini tidak akan optimal tanpa adanya peran orangtua dan sekolah serta pemerintah kota,” katanya.

Larangan bagi siswa untuk tidak menggunakan kendaraan saat pergi sekolah sudah sejak lama. Penegasan agar sekolah tidak mengakomodir siswanya membawa kendaraan ke sekolah juga sudah dilakukan. Tujuannya, kata Sabar, tidak lain guna mencegah terjadinya aksi ugal-ugalan di jalan raya. ”Alasan tidak ada angkutan kota, itu hanya alasan saja. Dari dulu sudah kita imbau larangan tersebut,” kata perwira menengah berpangkat dua bunga di pundak ini.

Untuk menyosialisasikan kembali, pada November ini pihaknya juga memerintahkan seluruh perwira di jajarannya turun langsung ke sekolah-sekolah. Melakukan sosialisasi kepada pelajar dengan cara menjadi inspektur upacara (Irup) pada upacara bendera Senin. Selain masalah kendaraan, juga menyosialisasikan antisipasi tawuran dan lainnya.

“Nama-nama perwiranya yang tugas jadi irup sudah dibuat, lengkap dengan sekolahnya. Seperti Wakapolres di SMK Negeri 1, Kabag Ops di SMKN 3 dan seterusnya. Semua perwira lah kita minta sosialisasi soal masalah pelajar ini, tawuran, ngelem dan lainnya,” tandasnya. “Mulai bulan ini di seluruh sekolah mulai dari SMP dan SMA kita jadwalkan. Selain itu kita juga lakukan imbauan melalui spanduk,” tambahnya.(noq)

 
OTHER NEWS
Jum\'at, 01 Agustus 2014 , 08:03:00

MENIKMATI LIBURAN LEBARAN

Memasuki H+3 perayaan lebaran Kamis (31/7) kemarin. Sejumlah objek wisata di ‘Kota Minyak’ masih dipadati para pengunjung,  seperti di Pantai Kemala B ...

Jum\'at, 01 Agustus 2014 , 08:02:00

BMPS Beberkan Data Kasus Siswa Titipan

BALIKPAPAN — Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) siap berangkat ke ibukota Jakarta untuk melaporkan dan menyerahkan data-data terkait kasus siswa titipan ya ...

Jum\'at, 01 Agustus 2014 , 08:00:00

Lebaran Jauh dari Orangtua

Memberikan pelayanan maksimal bagi konsumen, menjadi prioritas utama  Ika Fitri Meinarwati,  Customer Service PT Angkasa Pura Support. Ya, resikonya Ika haru ...

Jum\'at, 01 Agustus 2014 , 07:59:00

KLB DBD, Pemprov Siap Bantu Balikpapan

BALIKPAPAN - Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Minyak ini memang cukup mengkhawatirkan. Kabarnya Pemprov Kaltim akan memberikan bantuan kepada Pemkot untuk mem ...

Jum\'at, 01 Agustus 2014 , 07:58:00

KPU Diminta Siapkan Formulir C7 dan A5

BALIKPAPAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) sedang mempersiapkan formulir C7 dan A5 yang digunakan pada 1.360 tempat pemungutan suara (TPS) saat pemilihan presiden (Pilpr ...

 
SUPER LIGA
The Reds Selangkah Lagi
NEW YORK - Liverpool selangkah lagi akan melesat maju ke final Guinness International Champions C ...
Other
 
Kaltim
Sejumlah Kios Masih Tutup
PENAJAM - Memasuki hari keempat libur Lebaran Idul Fitri 1435 H, suasana jual-beli di pasar tradi ...
Other
 
Metropolis
MENIKMATI LIBURAN LEBARAN
Memasuki H+3 perayaan lebaran Kamis (31/7) kemarin. Sejumlah objek wisata di ‘Kota Minyak&r ...
Other
 
Kecamatan
Puncak Lonjakan Pengunjung Diprediksi Sabtu dan Minggu
BALIKPAPAN – Puncak lonjakan pengunjung Pantai Segara Sari Manggar diperkirakan terjadi Sab ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1