Kamis, 01 November 2012 , 12:45:00


BALIKPAPAN-Tersangka Silvester Samun (34) yang tega menimpas leher istrinya Veronika Wadan (34) dengan parang hingga tewas terancam hukuman 15 tahun penjara. Kapolres Balikpapan AKBP Sabar Supriyono didampingi Kasat Reskrim AKP Berlny Warlansyah, mengatakan tersangka dijerat pasal 338 KUHP tentang pembunuhan dan pasal 44 ayat 1 dan 3 ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

”Awalnya ribut mulut, kemudian korban terjadi penganiayaan dan menyebabkan luka di leher, dan wajah, hingga mengakibatkan korban meninggal dunia," kata Sabar. Seperti diberitakan, kasus pembunuhan tersebut dipicu pertengkaran yang kerap terjadi antara suami istri tersebut. Kala itu, Silvester menjadi gelap mata dan menimpas istrinya hingga tewas bersimbah darah. Kembali Sabar menjelaskan, kejadian berawal atas pertengkaran suami dan istrinya.

Silvester yang bekerja sebagai petugas kebersihan itu tersinggung terhadap korban terkait kalimat kasar yang terucap. Dia menyebutkan peristiwa itu diduga terjadi spontan. Dari pemeriksaan saksi, polisi mengumpulkan data bahwa pelaku dan korban memang sering bertengkar. “Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa pelaku kesal terhadap istrinya. Padahal masalahnya sepele.

Tapi, karena pelaku mengaku tersinggung dengan ucapan istrinya itu, sehingga dia pun memukuli istrinya sampai meninggal,” kata dia. Ia menambahkan, pelaku masih ditahan di Polres Balikpapan sambil menunggu pemberkasannya lengkap untuk diajukan ke kejaksaan. Kasus pembunuhan istri yang dilakukan oleh suaminya sendiri sepanjang tahun tahun 2012 di Balikpapan sudah yang kedua kali terjadi.

Sebelumnya juga terjadi pada Maret 2012 lalu. Arman Munir Dufal (49) warga Jl Pramuka No 27 RT 30 Kelurahan Damai, Balikpapan Selatan pelaku pembunuhan terhadap istrinya Siti Zaenab alias Ovi (45) dengan jalan memukuli korban menggunakan kayu lalu memasukkan jasad korban ke dalam sebuah koper. Sementara itu, dari hasil penyidikan.

Tersangka mengakui jika parang sepanjang 50 cm yang digunakan menghabisi istrinya merupakan sajam yang kerap digunakan untuk bekerja. Parang itu ditemukan di dalam dapur saat berusaha mengejar korban sejauh 200 meter. ”Itu parang pertama kali kerja di somel Malaysia. Saya ambil begitu aja pak,” jawab tersangka.

MESTINYA HUKUMAN MATI

Sejumlah warga Kota Beriman mengaku gregetan dengan ulah suami penebas leher istri, Silvester. Kepada penegak hukum utamanya jaksa dan hakim, warga meminta hukuman yang seberat-beratnya dijatuhkan terhadap Silvester. “Bagusnya hukuman mati saja pak. Tega betul tuh orang,” berang, Iswayudin, warga RT 12 Kelurahan Baru Ulu, Kampung Baru Ujung.

Dia berharap, di pengadilan nanti aparat penegak hukum bisa mengungkap lebih dalam apakah parang yang digunakan untuk membunuh istri sudah disediakan sebelumnya ataukah belum. “Bisa digali dari pengakuan anaknya. Apalagi Silvester itu tukang main pukul, bisa jadi kan, pembunuhannya sudah direncanakan lebih dulu,” kata Iswayudin.

Di Gunung Guntur, 3 warga lainnya yang dimintai tanggapan soal pembunuhan yang dilakukan Silvester yang berstatus tersangka, Ayu, Siti dan Jaenab mengutarakan hal serupa. Ketiga ibu rumah tangga (IRT) itu meminta hukuman mati bagi Silvester. “Uenak betul cuma 15 tahun. Sudah selingkuh, main pukul sampai istrinya diparang, harusnya hukuman mati aja mas,” tandas Siti yang langsung diiyakan Ayu dan Jaenab.

Ketiga wanita ini mengaku sangat berang karena Silvester justru membela diri dengan mengatakan naik pitam karena istrinya itu tidak mengantarkan anaknya untuk beribadah ke gereja. “Eh nggak tahunya mau ketemu sama selingkuhan. Harus diungkap tuh mas, siapa selingkuhannya. Bikin rusak rumah tangga orang yang udah punya anak. Dasar wanita gatal,” kata Siti yang mengaku pembaca setia Balikpapan Pos.(noq)

 
OTHER NEWS
Kamis, 24 Juli 2014 , 11:27:00

Posko Pemadam Dijadikan Arena Judi

BALIKPAPAN-Posko pemadam kebakaran yang seharusnya digunakan sebagai tempat siaga jika sewaktu-waktu terjadinya musibah, eh malah dipakai untuk bermain judi. Perjudian ...

Kamis, 24 Juli 2014 , 11:26:00

Pelanggaran Berat, Sanksinya Dipecat

BALIKPAPAN-Pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) terpukul dengan ulah oknum pegawainya yang memanfaatkan posko pemadam kebakaran Kebun Sayur sebagai tempat ...

Kamis, 24 Juli 2014 , 11:21:00

Sindikat Curanmor Tertangkap Tangan

BALIKPAPAN-Banyaknya kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang terungkap, tetap tak membuat gentar pelaku curanmor dalam melancarkan aksinya. Baik pelaku yang ...

Kamis, 24 Juli 2014 , 11:16:00

Sebulan Koma, Kasmin Akhirnya Meninggal

BALIKPAPAN-Setelah sempat meregang nyawa satu bulan lamanya, Kasmin-korban pengeroyokan kakak beradik pada 19 Juni silam, akhirnya menghembuskan napas terakhir. Bu ...

Kamis, 24 Juli 2014 , 11:14:00

Kajari Balik Tantang BMPS

BALIKPAPAN-Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Balikpapan, Yohanes Lakburlawal SH menyambut baik langkah Badan Musyawarah Perguruan Swasta (BMPS) yang akan menyeret oknum ...

 
SUPER LIGA
Tambah Jam Terbang
TERNATE- Timnas U-19 akan menututp laga uji coba melawan tim Persiter Ternate U-21 di Stadion Gel ...
Other
 
Kaltim
Baznas PPU Target Rp 1,7 Miliar
PENAJAM- Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Penajam Paser Utara (PPU) melakukan penghimpunan zaka ...
Other
 
Metropolis
LANGGAR PERWALI
BALIKPAPAN- Truk kontainer ini beroperasi disiang hari. Padahal sesuai Perwali Nomor 33 Tahun 200 ...
Other
 
Kecamatan
Banyak Ceceran Tanah, Bukti Pengawasan Lemah
BALIKPAPAN - Kota Balikpapan boleh bangga dengan langganan prestasi di bidang kebersihan lingkung ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1