Rabu, 31 Oktober 2012 , 11:13:00


DALIH Silvester Samun (34) membunuh istrinya, Veronika Wadan (34) hanya karena alasan cekcok yang dipicu persoalan korban urung mengantar putranya menjalankan Sekolah Minggu di salah satu Gereja di kawasan Prapatan, Minggu (29/10) bisa saja terbantahkan. Faktanya, pihak gereja menegaskan, di hari itu, pihak sekolah tidak sedang melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Informasi yang digali Balikpapan Pos, terungkap kegiatan belajar batal berjalan karena sesuatu hal. “Minggu sore itu libur, biasa pengajar disini kadang jadwal mengajar ada tiba-tiba nggak jadi belajar,” terang Joy, salah satu pengurus gereja.

Dari keterangan tersangka di hadapan penyidik terkait Berita Acara Pemeriksaan (BAP). Silvester menegaskan jika korban, tak juga menggubris perintahnya menghantar Rusli (10). Adu mulut terjadi, sehingga berujung pembunuhan terhadap istrinya secara keji. Dugaan miring berhembus di kalangan tetangga korban. Adanya pihak ketiga jadi pemicu pertengkaran kedua pasangan suami istri itu (pasutri).”Kita menduga saja, kalau karena anak nggak dianter ke gereja saya rasa tidak mungkin. Mungkin aja si suami selingkuh,” sebut Slamet, warga sekitar gereja.

Lalu bagaimana dengan kegiatan ibadah kedua suami istri itu? Masih dari keterangan pengurus gereja. Hanya Veronika yang kerap terlihat di gereja bersama anaknya baik mengikuti kegiatan ibadah maupun sekolah Minggu.”Suaminya (Silvester) ndak pernah kita lihat ada di gereja, kalau istrinya (Veronika) memang sering ibadah disini,” tukas Joy kembali. Kasus pembunuhan Veronika membuat kaget seluruh warga.

Keluarga tersebut bertiga tinggal di rumah sewaan milik ibu Marma di kawasan Gang Swadaya RT 07 NO 38 kelurahan Damai Balikpapan Selatan. Dari keterangan beberapa warga pasangan suami istri ini jarang bergaul dengan warga, namun pasangan suami istri ini ramah setiap kali melintas di depan warga sekitar selalu menyapa. ”Kita kurang tahu juga sih ya, karena jarang bergaul mas. Tapi suami istri itu ramah kok, sopan banget, kalo lewat depat kita itu pas dia bilang permisi bu…,” ujar ibu Sarno warga sekitar.

Dari keterangan sejumlah warga pasangan suami istri ini bekerja sebagai petugas kebersihan di perumahan Bukit Siaga. Setiap hari pasangan suami istri ini melintas di depan rumah warga dan melewati kebun singkong dan pisang yang menjadi tempat kejadian perkara (TKP). Setiap hari juga, Silvester membawa parang yang digunakan untuk bekerja. Sebelum kejadian sekitar pukul 15.00 Wita, warga sekitar melihat Silvester pulang sambil membawa parang yang diapit di bahu dan melintas di depan rumah Sarno yang saat itu sedang bermain catur melawan Jamal.

Selang sekitar satu jam, Silvester kembali lagi melintas menuju tempat kerjanya, tidak lama kemudian selang setengah jam tersangka kembali lagi melintas menuju arah pulang dengan membawa parang diselipkan di lengan tangan. Warga tidak ada curiga sedikitpun karena sudah biasa tersangka sehari-harinya membawa parang. “Tapi anehnya saat lewat pertama parangnya itu seperti biasa digepit di bahu pas lewat.

Kedua kalinya parangnya itu kaya disembunyikan,” ujar ibu Sarno. Warga sekitar benar-benar tidak percaya atas kejadian tersebut, karena selama ini yang warga tau tidak pernah melihat pasangan suami istri ini cekcok atau bertengkar. ”Selama ini baik-baik saja kok mas gak pernah kita liat mereka kelai atau cekcok gitu,” ujar ibu Sabar. Selain itu warga tidak banyak tahu kegiatan sehari-harinya karena sebagian warga kebanyakan pekerja semua.(noq/bp-9)

 
OTHER NEWS
Minggu, 21 September 2014 , 09:24:00

RT Tuding Pemberitaan Media Salah

BALIKPAPAN–Penangkapan satu keluarga warga Balikpapan yang menjadi bandar narkoba jenis sabu oleh Badan Nasional Narkotika Provinsi (BNPP) Kaltim, menjadi perbin ...

Minggu, 21 September 2014 , 09:23:00

Roh Penunggu SMKN 4 Marah Lagi

BALIKPAPAN–Roh gentayangan penunggu SMKN 4 Balikpapan belum berhenti beraksi. Roh marah lagi  setelah sehari sebelumnya merasuki jiwa puluhan siswi sehingga ...

Minggu, 21 September 2014 , 09:20:00

ABG Curanmor 12 Kali Beraksi

BALIKPAPAN-Meski masih muda, “jam terbang” Akbar (16) di dunia kejahatan sudah tinggi. ABG pendatang dari Bontang yang tempatnya berpindah-pindah ini, suda ...

Minggu, 21 September 2014 , 09:20:00

Dimakamkan, Anak Rahmadi Tidak Datang

BALIKPAPAN-Perjuangan kakek Rahmadi (80) datang dari Surabaya mencari tiga anaknya, Ibrahim, Fendi dan Iwan harus ditebus dengan nyawa. Belum bertemu anaknya, kakek as ...

Minggu, 21 September 2014 , 09:19:00

Tingkatkan Kesadaran Aman Berkendara

BALIKPAPAN–Dalam rangka meningkatkan kesadaran masyarakat tertib berkendara di jalan raya, Satlantas Polres Balikpapan melakukan kegiatan rutin, razia kendaraan. ...

 
SUPER LIGA
Batlle Fippo Allegri
MILAN - Filippo Inzaghi dan Massimiliano Allegri sama-sama punya hubungan historis yang kuat deng ...
Other
 
Kaltim
Hari ini, Pemasukan Berkas CPNS Ditutup
PENAJAM - Panitia penyelenggara penerimaan calon pegawai negeri sipil (PNS) Badan Kepegawaian Dae ...
Other
 
Metropolis
GEDUNG WARALABA RAKSASA
BALIKPAPAN- Lokasi pembangunan ritel Carrefour (foto bawah) dan Giant (foto atas) di kawasan Jl M ...
Other
 
Kecamatan
Untung Kecil, Sewa Tempat Mahal
BALIKPAPAN  -   Seolah tak kapok, meski sudah sering ditertibkan beberapa Pedagang ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1