Senin, 29 Oktober 2012 , 17:15:00


BALIKPAPAN-Diawali cek cok, Silvester Samun (34) tega membunuh istrinya, Veronika Wadan (34). Pembunuhan terjadi di kawasan Gang Swadaya RT 07 NO 38 Kelurahan Damai Balikpapan Selatan Minggu (28/10) kemarin sekira pukul 16.00 Wita. Keributan diawali cekcok dan perselisihan sampai akhirnya berbuntut tewasnya sang istri dengan cara mengenaskan.

Dari informasi yang dikumpulkan Balikpapan Pos, kejadian kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) ini berawal ketika Silvester yang baru saja pulang bekerja sebagai petugas kebersihan ini menyuruh Veronika, istrinya untuk mengantarkan Rusli (10), anak ketiganya menjalankan ibadah rutin sekolah Minggu di salah satu Gereja Katolik di kawasan Prapatan.

Entah alasan apa, korban yang tak juga mengantar putranya memancing emosi suaminya sehingga berujung pertengkaran. ”Waktu itu saya tanya kenapa kok anak kita belum diantar (ke Gereja, Red) dan anak saya belum mandi sore juga, malah dijawab istri saya, anakmu belum pulang mainan dari rumah temannya,” ingat tersangka sesaat sebelum pembunuhan terjadi. Setelah mendengar jawaban istrinya, pria asal Flores, NTT itu mengaku menjadi makin emosi.

Adu mulut tak terhindarkan. Emosi pelaku bahkan makin menjadi. Tersangka lantas mengeluarkan kata kasar yang juga dibalas korban dengan mengeluarkan kalimat bernada kasar. ”Saya pakai bahasa saya dari Flores artinya kamu bodok, eh dibalas juga. Dari situ emosi saya langsung keluar,” ungkap pria gondrong itu. Ibarat kerasukan setan, Silvester gelap mata.

Masih di dalam rumahnya, ia berusaha untuk memukuli istrinya. ”Saya kejar kejaran di dalam rumah sampai akhirnya dia (korban) lari keluar rumah,” aku tersangka. Korban yang ketakutan berusaha menyelamatkan diri. Melihat korban lari ke luar, pelaku mengambil parang dari dapur dan mengejar korban. Sekitar 200 meter dari rumah kontrakan di dekat pohon pisang, pelaku berhasil menangkap baju korban dan mengayunkan parang membabi buta.

”Saya ambil parang itu dari dalam dapur, dalam hati saya muncul niat bunuh saja,” aku dia dengan mimik wajah tanpa penyesalan. Masih dari pengakuan tersangka, istrinya dia tebas sebanyak tiga kali. Tebasan pertama mengenai bagian bawah telinga kemudian menyabet wajah korban. Yang paling mengenaskan, sabetan terakhir mengenai leher kiri korban yang mengakibatkan leher korban terluka lebar dengan ukuran sekira setengah dari keseluruhan lingkar leher.

”Tebasan satu dan dua istri saya masih berdiri, begitu tertidur di tanah saya hantamkan lagi, barulah saya yakin istri saya sudah mati,” ungkap tersangka yang usai membunuh langsung menyerahkan diri. Kapolres Balikpapan AKBP Sabar Supriyono didampingi Kasat Reskrim AKP Belny Warlansyah menyatakan, tersangka usai menghabisi korban langsung menyerahkan diri pukul 16.30 atau selang setengah jam usai kejadian.

Polisi menyita barang bukti berupa senjata tajam jenis parang sepanjang 50 cm yang masih berlumuran darah. “Tersangka saat ini masih menjalani pemeriksaan,” kata Sabar. Polisi masih menyelidiki motif pembunuhan tragis itu dengan memeriksa sejumlah saksi dan melakukan olah tempat kejadian perkara. Tersangka dijerat dengan pasal 44 (3) UU nomor 23/2004 Tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) ancaman hukuman 15 tahun penjara "Tersangka dijerat Undang-Undang Tindak Kekerasan dalam Rumah Tangga dan Kitab Undang-undang Hukum Pidana terkait kasus penganiyaan dan pembunuhan," tegasnya.

Disaksikan warga, selain mengamankan sejumlah barang bukti petugas juga memasang police line untuk mengamankan lokasi kejadian. Korban sendiri usai tewas dilarikan menuju mortuary Rumah Sakit Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan. Dari keterangan petugas rumah sakit, korban tewas lantaran tebasan mengenai leher. Luka tersebut cukup dalam. Hingga berita ini diturunkan pihak kepolisian masih melakukan proses visum terhadap korban.(noq)

 
OTHER NEWS
Kamis, 21 Agustus 2014 , 10:10:00

Gagal Menjambret, Remas Payudara

BALIKPAPAN –Dua jambret baru saja ditangkap, ternyata masih ada jambret lain yang beraksi di jalanan mengincar kaum wanita. Korbannya perempuan berparas manis be ...

Kamis, 21 Agustus 2014 , 10:07:00

Polisi Selidiki Asal Ekstasi di Delta

BALIKPAPAN- Penyelidikan tiga tersangka pemilik narkotika jenis ekstasi sebanyak 3 butir dalam kasus pesta narkoba di Delta Karaoke and Pub, terus dilakukan Polres Bal ...

Kamis, 21 Agustus 2014 , 10:06:00

Riry: Rehabilitasi Harus Melalui Penetapan Hakim

KETUA Lembaga Bantuan Hukum Pemuda Pancasila (LBH PP) Kota Balikpapan Riri Azwari Lubis SH mengaku salut atas keberhasilan Polres Balikpapan menggerebek pesta ekstasi ...

Kamis, 21 Agustus 2014 , 10:03:00

Rumah Dinas Lurah Akan Dibongkar

BALIKPAPAN – Pembangunan proyek supermal City Center di atas lahan eks Puskib diwarnai banyak masalah. Selain menimbulkan rumah warga retak-retak, rumah dinas Lu ...

Kamis, 21 Agustus 2014 , 10:03:00

Istri Curiga Layaknya Pasangan Kekasih

BALIKPAPAN–Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Balikpapan masih menyidik kasus inses (hubungan seksual sedarah) yang dilakukan MN (42) dengan anak ...

 
SUPER LIGA
Nzekou Cedera Ringan
BALIKPAPAN- Hujan deras yang mengguyur Balikpapan tak menyurutkan Persiba untuk memantapkan persi ...
Other
 
Kaltim
Pusat Sambut Baik Buluminung Jadi Kawasan Industri
PENAJAM- Pemerintah Kabupaten Penajam (Pemkab) Paser Utara (PPU) terus membangun berbagai sektor ...
Other
 
Metropolis
Tahun Depan, Fisik Jalan Tol Dimulai
BALIKPAPAN - Pelan tapi pasti, tahapan pembangunan jalan tol Balikpapan menuju Samarinda sepanjan ...
Other
 
Kecamatan
Sampah Masih Jadi Masalah
BALIKPAPAN- Meskipun Kota Beriman baru saja membawa pulang penghargaan Adipura Kencana dalam kate ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1