Rabu, 24 Oktober 2012 , 12:48:00


MINUMAN HARAM!: Vodka Mix dan bir hitam yang diperoleh tim Balpos dari dua minimarket di Kota Beriman.

BALIKPAPAN - Penjualan miras tak hanya sebatas di Karaoke Keluarga, tapi juga minimarket yang telah berulang kali terjaring razia. Hasil penelusuran Balikpapan Pos (Balpos), dua minimarket di Kota Beriman tetap menjual miras secara bebas. Padahal Perda nomor 16 tahun 2000 menegaskan jika miras hanya diperkenankan dijual ke hotel berbintang.

“Bir hitam dua botol mbak,” pinta tim investigasi Balpos.

Tanpa banyak tanya, pelayan minimarket di pusat kota tak jauh dari gedung Polres, DPRD dan kantor wali kota itu langsung melayani. Dua botol miras Guinness berkadar alkohol 4,9 persen langsung diberikan sembari menyodorkan struk penjulan.  

Dua botol bir hitam itu harganya Rp42 ribu.

Minimarket ini memang punya izin dari pusat sebagai distributor miras. Namun di Balikpapan, masih berlaku Perda nomor 16 tahun 2000 tentang Pelarangan, Pengawasan dan Peredaran Minuman Beralkohol. Penegakan Perda miras itu memang terbentur dengan izin dari pusat sehingga pengaturan distribusi miras hanya di hotel berbintang melalui Perda, praktis seperti “macan ompong!”.

Tim investigasi Balpos beralih ke minimarket kedua, di wilayah Jl Ery Suparjan tak jauh dari rumah jabatan wali kota.

Minimarket ini sudah berulang kali dirazia aparat, tapi tetap saja tak pernah jera untuk menjual miras secara bebas kepada masyarakat.

“Nggak bakal jeras mas. Omzet jualan miras masih berlebih dibandingkan barang yang disita saat razia. Kecuali kalau izinnya dicabut, nah lain lagi ceritanya, tapi mana mungkin Pemkot berani,” kata seorang warga.

Di minimarket itu, Balpos membeli dua botol vodka mix cocktail dan exotic blue berkadar alkohol 4,8 persen. Minimarket yang juga membuka kafe ini sebelum kena razia tiap malam selalu dipadati pasangan remaja yang menikmati miras, kebanyakan jenis bir. Tapi sehabis dirazia, pengunjungnya sepi, namun bukan berarti penjualan miras berhenti.

Dua botol vodka yang dibeli Balpos itu dibandrol seharga Rp38 ribu. Lurah Klandasan Ulu Suliansyah saat dikonfirmasi soal minimarket yang tak jera kendati sudah berulang kali dirazia miras, mengakui jika pihaknya belum memantau kembali kondisi yang ada.  

“Begini mas memang saya belum memantau lagi minimarket itu, sebenarnya untuk penindakan penertiban dapat ditindaklanjuti oleh Satpol PP,” kata Suliansyah.

Lurah Suliansyah mengatakan, dirinya merasa gerah dengan bandelnya pengelola minimarket penjual miras yang sudah berulang kali dirazia tapi masih tidak jera. “Beritakan saja mas, kami mendukung. Jangan sampai miras-miras itu nantinya malah jatuh ke kalangan pelajar apalagi masih di bawah umur,” tuturnya. (tim)

 
OTHER NEWS
Jum\'at, 25 Juli 2014 , 12:13:00

Mabuk Isap Lem, ABG Gagal Curi Motor Dinas

BALIKPAPAN–Seorang ibu rumah Tangga, Tari istri dari pegawai kelurahan Baru Ulu bernama Hadi, pada Rabu (23/7) memergoki pelaku pencurian kendaraan bermotor (cur ...

Jum\'at, 25 Juli 2014 , 12:11:00

55 Napi Anak Dapat Remisi, Dua Bebas

SAMARINDA-Peringatan Hari Anak Nasional, 23 Juli, menjadi angin segar bagi narapidana (napi) anak di lembaga permasyarakatan (lapas) di Kaltim. Kantor Wilayah Kementer ...

Jum\'at, 25 Juli 2014 , 12:08:00

Lebaran, Waspadai Tindak Kriminalitas

BALIKPAPAN-Menyambut tibanya Hari Kemenangan sering kali masyarakat terlena sehingga lupa memperhatikan keamanan diri sendiri dan keluarga. Untuk mencegah terjadinya s ...

Kamis, 24 Juli 2014 , 10:39:00

Tergeletak Tak Bernyawa di Kolam Ikan

BALIKPAPAN-Sekira pukul 19.30 Wita pada Selasa (21/7) malam, warga RT 36 Km 15 Karang Joang geger dengan penemuan mayat yang tergeletak di kolam ikan berukuran kecil. ...

Kamis, 24 Juli 2014 , 10:38:00

Waspadai Modus Baru Penipuan

SAMARINDA-Su (50), warga Pondok Surya Indah, Jalan PM Noor, tak menyangka  bakal menjadi korban penipuan.  Penelepon yang mengaku dari Bank Mandiri dan memin ...

 
SUPER LIGA
Hanya Menang Tipis
BALIKPAPAN - Tim Persiba Balikpapan menutup rangkaian uji coba selama bulan Ramadan dengan hasil ...
Other
 
Kaltim
H-3 Idul Fitri, Harga Daging Sapi Melambung
PENAJAM - Memasuki H-3 lebaran Idul Fitri, sejumlah komuditas kebutuhan pokok di Kabupaten Penaja ...
Other
 
Metropolis
SANGAT RAMAI
BALIKPAPAN- Memasuki  H-3 perayaan lebaran, pusat-pusat perbelanjaan mulai dipadati para pen ...
Other
 
Kecamatan
Waspada, DBD Masih Mengancam
BALIKPAPAN - Hingga saat ini, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih mengancam. Untuk menekan ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1