Selasa, 16 Oktober 2012 , 11:20:00


DIHUNI HANTU : Inilah rumah dinas lurah yang kosong selama bertahun-tahun. Penjelasan dari orng pintar yang didatangkan sekolah, di rumah ini banyak dihuni oleh makhluk halus.

BALIKPAPAN-Suasana belajar mengajar di SD 020 Batu Ampar, Balikpapan Utara, dihebohkan dengan teriakan 2 orang siswi, Senin (15/10) siang, kemarin. Mereka adalah Jihan (11) dan Annisa (11) yang duduk di bangku kelas V B.

Wali Kelas V B, Hj Rukiah  menjelaskan, saat itu sekira pukul 12.00 Wita, keduanya tiba-tiba berteriak, kemudian diam dan terlihat lemah. Namun saat ditegur dan diizinkan pulang, keduanya pun langsung membenahi buku pelajaran.  Tak lama kemudian, Annisa diantar pulang oleh Rian, ayahnya yang memang berada di sekolah untuk menjemputnya. Sementara Jihan diantar oleh teman-teman sekelasnya, karena memang rumahnya tak jauh dari sekolah tersebut.

Rukiah mengungkapkan, kondisi yang dialami  Annisa tersebut sudah berlangsung sejak keduanya duduk di bangku kelas III. Bahkan keduanya, baru sekira seminggu dipindah ke kelas V B.

“Dia dipindah, karena katanya di kelas sebelumnya dia digangguin sama makhluk halus. Karena katanya dia punya indera keenam,” ungkapnya. Rukiah menceritakan, dari keduanya mengaku sering melihat penampakan berupa sosok anak kecil di dalam kelas. Hal itu juga dibenarkan oleh Wakil Kepala Sekolah, Setiono. Bahkan, ia sempat mengajak awak media ini untuk melihat kondisi kelas yang dimaksud.

“Katanya, biasanya anak kecil itu ada di dekat lemari itu,” kata dia sambil menunjuk sebuah lemari yang berada dipojok depan ruang kelas itu.  Bahkan, lanjutnya, sosok tersebut disebut oleh Nisa-sapaan akrab Annisa sebagai Fani. Sosok itulah yang kerap mengajak keduanya bermain di dekat sebuah pohon mangga besar yang berada di samping sekolah tersebut.

Selain sebuah pohon mangga besar, di samping sekolah itu juga terdapat rumah dinas Lurah Batu Ampar, yang menurut informasi yang diperoleh media ini, sudah bertahun-tahun tak ditempati.

Tanaman liar pun memenuhi sekitar rumah dinas tersebut. Dengan sebuah pohon yang menjulang tinggi, serta tanaman liar yang memenuhi sekitar rumah dinas tersebut, menciptakan gambaran persis seperti rumah berhantu yang sering dimunculkan di film-film horor.   

Akan tetapi, baik Rukiah maupun Setiono menolak keras bila kondisi yang dialami oleh kedua siswi tersebut disebut sebagai kesurupan. Setiono lebih melihat kondisi tersebut dari sisi psikologis, kemungkinan adanya tekanan ataupun permasalahan di rumah sebagai penyebabnya. Di sekolah, kedua sahabat yang duduk sebangku itu memang dikenal pendiam. Prestasi keduanya di sekolah, cukup baik meskipun tak terlalu istimewa.

Meski menolak keras menyebut kondisi kedua siswinya sebagai kesurupan, namun Setiono menceritakan, beberapa waktu yang lalu, pihak sekolah sempat meminta bantuan kepada ‘orang pintar’. Orang pintar itu, tambahnya, mengatakan banyak makhluk halus yang menghuni pohon mangga serta rumah dinas tersebut.

“Waktu itu kami disuruh membuat bubur merah dan bubur putih, yang kemudian ditempatkan di setiap pojok sekolah,” jelasnya. Sedangkan, Rian yang sempat ditemui Balikpapan Pos juga menolak bila anaknya dikatakan kesurupan. Pria yang tinggal di Batu Ampar Lestari itu mengatakan, anak sulungnya itu memang memiliki kondisi fisik yang lemah. Mengenai kepribadian sulung dari 2 bersaudara itu, Rian mengatakan, Nisa memang memiliki sifat pendiam saat di rumah.

“Itu hanya karena kondisinya yang lemah. Kadang dia kecapekan,” kata dia. Sementara itu, salah seorang warga sekitar yang tak ingin namanya disebutkan mengatakan, peristiwa kesurupan di sekolah tersebut telah terjadi selama 4 hari terakhir. Kejadian tersebut bermula, pada saat beberapa murid melempari rumah kosong yang berada di samping sekolah dan menantang para penghuninya.(bp-10)

 
OTHER NEWS
Minggu, 27 Juli 2014 , 13:07:00

Ditinjau Kapolda, Ribuan Pemudik Tertib

BALIKPAPAN- Mendekati hari raya Idul Fitri 1435 H, Kapolda Kaltim Irjen Pol Dicky D Atotoy didampingi Wakapolda Brigjen Pol Toto Adi Kuncoro beserta pejabat utama Pold ...

Minggu, 27 Juli 2014 , 13:05:00

Sapi Mengamuk Serang Warga

BALIKPAPAN-Warga Km 2 Jl Soekarno Hatta, Muara Rapak, geger. Di tengah keramaian warga mempersiapkan lebaran Indul Fitri, seekor sapi betina mengamuk dan menyerang war ...

Minggu, 27 Juli 2014 , 13:04:00

Mobil Box Tabrak Tiang Listrik

BALIKPAPAN- Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di musim mudik lebaran Idul Fitri 1435 H.  Kecelakaan tunggal menimpa mobil box Daihatshu Grand Max bernomor po ...

Sabtu, 26 Juli 2014 , 09:11:00

Mau Lebaran Gadis Gantung Diri

BALIKPAPAN  -  Kejadian menghebohkan sekaligus memilukan terjadi di penghujung bulan suci Ramadan menjelang Idul Fitri 1435 H. Jumat (26/7) malam tadi sekita ...

Sabtu, 26 Juli 2014 , 09:10:00

Baru Berulang Tahun ke-22

SOSOK Mushlihah Nurul terbilang gadis ceria, berpendidikan dan  berwawasan luas.  Hal tersebut tergambar dari akun facebook miliknya. Bahasa status dan komen ...

 
SUPER LIGA
Wajib Latihan 1 Agustus
BALIKPAPAN- Libur Lebaran Idul Fitri 1435 Hijriah sudah diberikan manajemen tim Persiba Balikpapa ...
Other
 
Kaltim
H-3 Idul Fitri, Harga Daging Sapi Melambung
PENAJAM - Memasuki H-3 lebaran Idul Fitri, sejumlah komuditas kebutuhan pokok di Kabupaten Penaja ...
Other
 
Metropolis
BERKUALITAS
BALIKPAPAN: SMP Patra Dharma (PD) yang terletak di Jalan Sekolah Perapatan ini, bisa bersaing den ...
Other
 
Kecamatan
Waspada, DBD Masih Mengancam
BALIKPAPAN - Hingga saat ini, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih mengancam. Untuk menekan ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1