Minggu, 14 Oktober 2012 , 14:06:00


BALIKPAPAN-Cerita tentang kejamnya ibu tiri tak beda dengan yang dilakukan bibi terhadap keponakannya. Firda (10) dan Ajeng (25) dua saudara kandung ini mengalaminya langsung.

Firda, bocah yang masih duduk di bangku SD Advent ini mengalami luka lebam pada sebagian tubuhnya. Semua itu disebabkan oleh ulah bibinya, Suprobowati (50) alias Endang. Karena kekejaman itulah Endang kini harus menjalani pemeriksaan secara intensif di unit PPA (Perlindungan Perempuan dan Anak) Polres Balikpapan.

Sugianto (38), tetangga pelaku, mengatakan kekejaman Endang itu sebenarnya sudah sejak lama terjadi. Hanya saja baru terbongkar sekarang. Sebelumnya, warga kerap mendengar jeritan dua korban dari dalam rumah. ”Kasihan anak-anak itu (korban, Red), kalau tidak ketahuan begini mungkin terus saja disiksa,” kata dia.

Di rumahnya di kawasan Karang Jawa RT 08, Balikpapan Tengah, Endang hanya tinggal bersama kedua keponakannya itu. Sedangkan suaminya, diterangkan Endang sudah lama pisah sejak 7 tahun silam. Warga baru mengetahui hal itu ketika melihat korban meminta pertolongan. "Anak itu mengatakan baru saja dihajar oleh budenya. Sekujur tubuhnya penuh luka memar,” jelas warga lainnya.

Mengetahui kebiadaban Endang, warga tak terima. Selanjutnya, mereka melaporkan hal itu ke Polsek setempat. Tak lama kemudian, perempuan asli Semarang ini digelandang ke Mapolsek Utara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Kapolres Balikpapan AKBP Sabar Supriyono membenarkan hal itu. Hanya saja pihaknya masih melakukan pemeriksaan kepada tersangka. "Kita masih melakukan pemeriksaan. Jika sudah selesai baru akan kita pasal untuk menjerat pelaku," kata Sabar singkat.

Sementara itu, sesuai keterangan Endang jika kenekatannya itu dilatarbelakangi kekesalan sikap Firda yang kerap mengeluarkan kalimat bernada melecehkan sepertinya sulit dibuktikan. Harian ini mencoba menelusuri bagaimana pribadi bocah itu di sekolahnya. Prestasi belajar Firda sendiri memang biasa saja.

Dari pengakuan salah seorang pengajar, Firda dikenal anak yang baik dan sopan. “Tutur bahasanya halus banget nggak mungkin anak itu seperti itu, mungkin hanya alibi bibinya saja,” sebut salah seorang guru yang meminta namanya tidak dikorankan.

Sebelumnya diberitakan, tindakan keji dilakukan seorang bibi terhadap dua keponakannya. Dua bersaudara Firda (12) dan Ajeng  (25) menjadi korban kekerasan oleh bibinya sendiri, Suprobowati alias Endang (55). Kedua korban terpaksa diamankan ke Mapolsek Balikpapan Utara, Kamis (11/10) pagi. Kedua bersaudara tersebut ditemukan terkunci di dalam kamar rumah di kawasan Karang Jawa RT 08, Balikpapan Tengah, dengan kondisi memprihatinkan.

Kasus ini mencuat setelah pihak kepolisian mendapati informasi dari warga sekitar rumah tempat kedua korban disekap. Ajeng dan Firda disekap di sebuah ruangan berukuran kecil. Dalam laporan warga itu pula disebutkan terduga pelaku penyekapan adalah bibi korban sendiri.

Dari informasi tersebut, petugas langsung mendatangi rumah tersebut. Dari dalam rumah didapati kedua korban sedang terkurung di dalam kamar dengan kondisi memprihatinkan. Terlebih sang kakak, Ajeng belakangan diketahui merupakan anak berkebutuhan khusus atau autis. Dari keterangan korban. keduanya mengaku telah mengalami kekerasan sekira 6 bulan belakangan ini oleh bibinya yang sudah merawatnya selama 1 tahun sejak tiba dari Semarang.

Ajeng dan Firda tidak mengetahui pasti alasan bibinya melakukan kekerasan tersebut. Endang,  kerap memukuli keduanya dengan sapu dan membentak dengan kata-kata kasar. Sadisnya lagi, korban dibiarkan (maaf) buang air besar di dalam kamar dengan wadah ember plastik.(noq)

 
OTHER NEWS
Sabtu, 30 Agustus 2014 , 11:12:00

Orang Mabuk Tabrak Mobil Parkir

BALIKPAPAN-Orang mabuk minuman keras (miras) sering bikin masalah dan membuat susah orang lain.  Seperti yang terjadi di Km 13 Jl Soekarno Hatta, Balikpapan Utara ...

Sabtu, 30 Agustus 2014 , 11:09:00

Sering Mengisap Lem Jadi Gila

BALIKPAPAN- Satpol PP Balikpapan tidak berhasil mengorek identitas dan keluarga orang gila (orgil) berusia sekitar 20 tahun yang berbuat cabul, memegang kemaluan cewek ...

Sabtu, 30 Agustus 2014 , 11:06:00

Bus Rombongan DBL Celaka karena Disalip Motor

BALIKPAPAN-Satlantas Polres Balikpapan menyelidiki kecelakaan bus PO Sapulidi yang membawa pelajar SMAN 5 rombongan suporter kompetisi bola basket paling bergengsi, Ho ...

Sabtu, 30 Agustus 2014 , 11:05:00

Gudang Bekas Penyimpanan Udang Terbakar

BALIKPAPAN-Bencana kebakaran kembali terjadi di Kota Balikpapan. Kali ini gudang bekas penyimpanan dan tempat membersihkan kepala udang di Km 19 lingkungan RT 39 Kelur ...

Jum\'at, 29 Agustus 2014 , 08:35:00

Bus Suporter DBL Tabrak Rumah

BALIKPAPAN -Sebanyak 11 bus yang mengangkut pelajar SMAN 1 Balikpapan dan SMAN 5 Balikpapan, Kamis (28/8) kemarin berangkat ke Samarinda. Mereka rombongan suporter yan ...

 
SUPER LIGA
Tuntaskan Sekarang!
BALIKPAPAN- Menang! Pilihan yang harus bisa dituntaskan tim Persiba Balikpapan jika ingin mengunc ...
Other
 
Kaltim
DKPP Launching Bank Sampah
PENAJAM-Dinas Kebersihan Pertamanan dan Pemakaman (DKPP) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mela ...
Other
 
Metropolis
PARKIRAN SEMPIT
BALIKPAPAN- Kendaraan milik anggota DPRD ini terpaksa harus diparkir di bahu jalan, akibat tempat ...
Other
 
Kecamatan
Pemkot Kurang Maksimal Memelihara Fasum
BALIKPAPAN-Sejumlah warga mengeluhkan jam dinding yang berada di tugu simpangan Gunung Sari menuj ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1