Proses pembelajaran dilaksanakan untuk dapat melakukan perubahan pada siswa. Perubahan ini merupakan perubahan mendasar sebab terkait dengan sikap dan kompetensi siswa. Dengan berbagai cara guru membimbing siswa agar dapat mencapai tingkat kemampuan tertinggi. Proses belajar siswa sangat ditentukan oleh faktor disiplin. Pengaruh disiplin terhadap prestasi belajar siswa sangat besar, bahkan menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan proses belajar mengajar, terutama siswa SD.
Sekali lagi, semua itu sangat tergantung pada tingkat kedisiplinan siswa dalam belajar. Menurut penelitian memang ada pengaruh disiplin terhadap prestasi belajar siswa. Anak-anak yang disiplin dalam belajar mempunyai tingkat kompetensi lebih tinggi dibandingkan anak-anak yang tidak disiplin. Kedisiplinan sangat penting untuk membantu siswa supaya bisa menangkap pelajaran dengan baik secara teratur.
Penerapan disiplin ini tidak hanya dilihat dari disiplin dalam hal waktu mulai belajar, tetapi disiplin dalam segala hal, seperti mengerjakan pekerjaan rumah, mengerjakan tugas tepat waktu, mengerjakan soal latihan ujian dengan aturan yang berlaku, sampai membagi waktu antara kegiatan belajar di kelas dengan kegiatan ekstra di luar kelas.
Hal ini harus kita lakukan sebab pengaruh disiplin terhadap prestasi belajar siswa sangatlah besar. Ini bukanlah ancaman bagi siswa tetapi sekedar pengkondisian agar tumbuh dan berkembang sikap disiplin pada pola kehidupan siswa. Pengaruh disiplin terhadap prestasi belajar siswa ini sifatnya tidak akan sementara tetapi akan dibawa terus oleh siswa sampai kapan pun. Jadi, jika disiplin sudah ditanamkan dalam diri siswa sejak dini, setelah lulus dan melanjutkan ke tingkat studi selanjutnya akan terbawa, bahkan sampai ke dunia kerja mereka nanti.
Para guru memiliki peran yang cukup penting terhadap tingkat kedisiplinan siswa di sekolah. Akan lebih baik lagi jika para guru di sekolah menanamkan pada siswa setiap kali proses belajar mengajar berlangsung terkait dengan pengaruh disiplin terhadap prestasi belajar siswa. Dengan begitu, para siswa seakan diingatkan betapa pentingnya pengaruh disiplin terhadap prestasi belajar. Disiplin harus selalu diberikan melalui contoh, tidak hanya berupa penjelasan yang nantinya hanya dianggap angin lalu oleh siswa.
Tanpa pemaksaan, maka kedisiplinan tidak akan tercapai dan pengaruh disiplin terhadap prestasi belajar siswa tidak dapat kita jadikan sebagai jalan membimbing belajar siswa di sekolah. Lebih jauh pengaruh disiplin terhadap prestasi belajar siswa tidak akan memberikan arti apa-apa.
Sehingga pengaruh disiplin terhadap prestasi belajar siswa bisa dirasakan siswa secara langsung. Kita mengetahui bahwa pengaruh disiplin terhadap prestasi belajar siswa memang sangat tinggi sehingga dibutuhkan kesadaran setiap siswa untuk mengikuti kedisiplinan yang diterapkan di sekolah. Semua itu harus diawali dengan pemaksaan terhadap pola hidup siswa dan semua civitas sekolah.
Lebih jauh lagi pengaruh disiplin terhadap prestasi belajar siswa bisa dirasakan langsung oleh siswa, sehingga proses beljar mengajar berjalan dengan baik sesuai dengan apa yang menjadi tujuan sekolah dalam mencetak siswa yang berprestasi.
Untuk kegiatan belajar, kedisiplinan yang kita maksudkan adalah disiplin waktu, disiplin belajar, disiplin kegiatan, disiplin dalam segala hal terkait dengan kegiatan belajar. Dengan menerapkan disiplin ketat, maka kita dapat membuktikan pengaruh disiplin terhadap prestasi belajar siswa.
Jika kita disiplin berarti kita secara utuh melakukan kegiatan tersebut. Tolak ukur dari keberhasilan pengaruh disiplin terhadap prestasi belajar siswa adalah kemauan dari siswa itu sendiri selain lingkungan sekitarnya. Oleh karena itu, dibutuhkan peran orang tua selain guru di sekolah. Pengaruh disiplin terhadap prestasi belajar siswa tidak akan memberikan arti yang berarti tanpa dukungan dari orang tua di rumah.(**/han)