Senin, 20 Januari 2014 , 09:19:00


BALIKPAPAN – Pihak Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan mengaku pelayanan terhadap peserta Jaminan Kesehatan Nasional (Jamkesnas) melalui program Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) masih minim belum maksimal karena rumah sakit yang melayani program ini masih minim sehingga sering menyebabkan antrean.

“Rumah sakit yang bekerjasama melayani program BPJS ini hanya lima sehingga sering terjadi antrean,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Balikpapan drg Dyah Muryani kepada Balikpapan Pos, Kamis (16/1). Dyah menjelaskan, kelima rumah sakit yang bekerjasama dalam program BPJS ini yakni Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kanudjoso Djatiwibowo, Rumah Sakit Bhayangkara, Rumah Sakit TNI AU, Rumah Sakit Tentara Dr Hardjanto serta Rumah Sakit Sayang Ibu.

“Pasien yang ditangani rumah sakit ini berasal dari Balikpapan, Paser dan Penajam Paser Utara,” terangnya. Untuk memaksimalkan pelayanan BPJS ini kata Dyah, pihaknya sedang menjajaki kerjasama dengan sejumlah rumah sakit swasta di Balikpapan untuk melayani pasien program BPJS ini. “Sudah ada sih rumah sakit swasta yang sudah menyatakan kesediaanya melayani pasien BPJS ini,” ujar wanita berjilbab ini.

Menurut Dyah, beberapa rumah sakit swasta di Balikpapan masih enggan menjalin kerjasama melayani pasien BPJS ini karena sistim asuransinya belum familiar dengan rumah sakit swasta. “Saat ini jumlah peserta BPJS di Kota Balikpapan telah mencapai 150 ribu terdiri dari PNS, TNI, Polri maupun kelurga miskin,”ujarnya.

Dyah mengaku, tidak semua gakin menjadi peserta BPJS, karena dari 18 ribu jumlah gakin di Balikpapan baru sekitar 10 ribu yang menjadi peserta. “Tapi gakin akan tetap menjadi prioritas program BPJS ini. Karena dalam APBD Kota Balikpapan 2014 telah dianggarkan sebesar Rp 3 miliar,”tuturnya.

Dyah menjelaskan, para peserta BPJS ini mendapat pelayanan perawatan di rumah sakit berjenjang khusus untuk penerima bantuan iuran mendapat layanan kelas tiga, sedangkan Askes layanan kelas satu khususnya PNS yang golong IV dan golongan III mendapat pelayanan kelas dua. “Sebanyak 30 dokter yang akan melayani program BPJS ini dengan jumlah penyakit sebanyak 155 jenis mulai dari pelayanan dokter praktek, klinik puskesmas hingga rawat jalan,” pungkasnya.(vie)

 
OTHER NEWS
Rabu, 23 April 2014 , 08:32:00

Balut Juara Umum MTQ Tingkat Kota

BALIKPAPAN- Peserta Kecamatan Balikpapan Utara (Balut) berhasil meraih juara umum lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kota Balikpapan ke 44 yang digel ...

Rabu, 23 April 2014 , 08:31:00

Kasus DBD Meningkat, Pemkot Gelar Gentak

BALIKPAPAN - Kasus demam berdarah dengue (DBD) di Balikpapan hingga April ini, sudah mencapai angka 651 kasus dan sudah merenggut 6 nyawa warga Kota Minyak. Dengan kon ...

Rabu, 23 April 2014 , 08:30:00

Pasien Hipertensi di Prapatan Meningkat

BALIKPAPAN-Jumlah masyarakat yang berpotensi mengalami penyakit tak menular di Prapatan  meningkat tajam. Potensi itu muncul karena gaya hidup masyarakat. Padahal ...

Rabu, 23 April 2014 , 08:28:00

Kuota Penerimaan 400 Mahasiswa Baru

BALIKPAPAN-Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Madani Balikpapan sudah mulai membuka pendaftaran penerimaan mahasiswa baru (Maba) tahun akademik 2014/2015. Hingga Selas ...

Selasa, 22 April 2014 , 08:07:00

TUNTUTAN

BALIKPAPAN- Mahasiswa dari HMI Balikpapan, Senin (21/4) siang kemarin mendatangi kantor PLN Balikpapan, mereka menuntut pengelola PLN Balikpapan agar tidak lagi melaku ...

 
SUPER LIGA
Usung Formasi Menang
BALIKPAPAN- Menjamu Persela Lamongan dalam laga lanjutan kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2 ...
Other
 
Kaltim
Di PPU Golkar Masih Memimpin
PENAJAM­- Perolehan suara partai peserta pemilihan umum untuk Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ...
Other
 
Metropolis
KAYA ENERGI
BALIKPAPAN- Kilang milik PT Pertamina RU V sebagai tempat menyimpan minyak mentah untuk diolah gu ...
Other
 
Kecamatan
Semenisasi Diduga di Bawah Standar
BALIKPAPAN–Salah satu tanda pesatnya pembangunan suatu wilayah, ialah keberadaan  fasi ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1