Sabtu, 11 Januari 2014 , 07:21:00


BEKAL: Para peserta bimtek mendapat bekal pengetahuan tentang bansos dan hibah.

PENAJAM - Pengertian belanja hibah adalah pemberian uang, barang atau jasa dari pemerintah daerah lainnya , perusahaan daerah, masyarakat, ormas yang secara spesifikasi ditetapkan  peruntukannya, bersifat tidak wajib dan tidak mengikat serta tidak secara terus menerus yang bertujuan menunjang penyelenggaraan urusan pemerintah daerah.

Hal ini dipaparkan oleh Kabag Kesra,Setkab Penajam Paser Utara (PPU) HHerlambang saat memberikan materi di acara Bimtek Lembaga Kemasyarakatan, di Balai Serba Guna Desa Labangka, Kecamatan Babulu, baru-baru ini.

“Sementara bantuan sosial (bansos) adalah pemberian bantuan berupa uang atau barang dari pemerintah daerah kepada individu, keluarga, kelompok, dan atau masyarakat yang sifatnya tidak secara terus menerus dan selektif yang beretujuan melindungi dari kemungkinan dari terjadinya risiko sosial,” papar Herlambang.

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan kepada individu, keluarga, atau masyarakat yang mengalami keadaan tidak stabil sebagai akibat dari krisis ekonomi, politik, bencana atau fenomena alam agar yang bersangkutan dapat memenuhi kebutuhan minimumnya.

Lebih jauh Herlambang menjelaskan, bantuan yang diberikan kepada lembaga non pemerintah yang berperan melindungi individu, kelompok atau masyarakat dari kemungkinan terjadinya risiko sosial.

Risiko sosial adalah kejadian atau peristiwa yang dapat menimbulkan terjadinya kerentanan sosial yang ditanggung oleh individu, keluarga, kelompok atau masayarakat sebagai dampak krisis sosisal, krisis ekonomi, krisis politik.

Fenomena alam dan bencana alam yang jika tidak diberi bantuan sosial akan semakin terpuruk dan tidak dapat hidup dalam kondisi wajar. Penerima hibah, kata dia,dikenakan tanggung jawab sebagai objek pemeriksaan.

Selaku penerima hibah sebagai objek pemeriksaan apabila terjadi ketidak akuratan laporan pengguna hibah misal latar belakang, maksud dan tujuan ruang lingkup kegiatan, realisasi pelaksanaan kegiatan, daftar pelaksanaan dan penutup tak sesuai dengan laporannya.

“Surat tanggungjawab yang menyatakan hibah yang diterima digunakan tidak sesuai naskah perjanjian hibah daerah (NPHD)-nya, bukti pengeluaran yang lengkap yang sah bagi penerima uang atau salinan bukti serah terima barang dan jasa.

Pertanggungjawaban disampaikan kepadabupati paling lambat tanggal yang ditentukan,namun belum dilaksanakan maka hal ini tak dapat diproses,” tegas Herlambang.

Menurut dia lagi, kriteria hibah peruntukannya ditetapkan secara spesifik, peningkatan fungsi pemerintahan, layanan dasar umum dan pemberdayaan aparatur, untuk keterpaduan kegiatan berskala regional,nasiona dan internasional.

Untuk melaksanakan kegiatan akibat kebijakan pemerintah yang mengakibatkan pembebanan APBD, tidak wajib, tidak mengikat, tidak terus menerus, kecuali ditentukan lain berdasarkan peraturan perundang undangan dan memenuhi persyaratan sebagai penerima hibah.

“Sedangkan bansos diperuntukkan individu atau keluarga, dimana persyaratan penerima bansos permohonan ditandatangani oleh pemohon sendiri dan diketahui RT, lurah/kades yang memuat maksud dantujuan penggunaan, jumlah bantuan yang dimohonkan, identitas legkap pemohon, nomor KTP, pekerjaan dan status perkawinan, nomor rekening di Bank BPD,” terang Herlambang.

Kepala Desa Labangka H Atan mengatakan, dengan dilaksanakannya Bimtek Pemberdayaan Masyarakat ini diharapkan seluruh perangkat desa dan masyarakat yang terlibat memberikan partisipasinya membangun desa melalui pengajuan permohonan dapat berjalan lancar dan tidak lagi sering ditemukan berbagai kekeliruan dalam membuat proposal.

“Selama ini berbagai usulan baik yang dibuat oleh warga masyarakat maupun lembaga-lembaga di desa diharapkan tak ada lagi terdapat berbagai kekeliruan,” pesan Atan.

Sehinnga, imbuh dia, dengan kesalahan itu bisa menjadi temuan inspektorat lantaran keliru dan salah dalam pengelolaan administrasi dan diharapkan pula pihak-pihak yang mengajikan usulan sudah mahirserta tak lagi perlu harus dibimbing terus. (*/pam)

 
OTHER NEWS
Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:19:00

Pancasila Sebagai Sumber Hukum

PENAJAM- Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Yusran Aspar menjadi inspektur upacara pada Hari Kesaktian Pancasila, sementara Ketua DPRD H Nanang Ali membacakan  ik ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:18:00

Warga Kesal Byarpet Lagi

PENAJAM- Selama dua hari berturut-turut kemarin jaringan listrik PLN ke masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terjadi pemadaman berkali-kali. Kondisi tersebut ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:17:00

Kemarau Panjang, Berdampak Buruk Terhadap Petani

PENAJAM- Ribuan petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menunda penanaman padi untuk sementara waktu. Pasalnya, saat ini hampir seluruh Kalimantan Timur mengalam ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:17:00

Tiga Program Menjadi Prioritas DPRD

PENAJAM– Pasca pelantikan unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) beberapa hari yang lalu, anggota dewan periode ...

Rabu, 01 Oktober 2014 , 03:35:00

Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

PENAJAM- Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat, tahun ini terjadi peningkatan kebakaran hutan maupun lahan dari tahun ...

 
SUPER LIGA
Saatnya Hancurkan Al Qadsia
JAYAPURA- 90 menit untuk mencetak sejarah baru sudah ada di dalam benak anak-anak Persipura, Boaz ...
Other
 
Kaltim
Pancasila Sebagai Sumber Hukum
PENAJAM- Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Yusran Aspar menjadi inspektur upacara pada Hari Kesa ...
Other
 
Metropolis
Hati-hati, Kendaraan Langsung Ditilang dan Derek
BALIKPAPAN - Ini peringatan keras bagi sopir yang doyan parkir di sembarangan tempat baik di bada ...
Other
 
Kecamatan
Menunggu Perbaikan Jalan Gunung Steling
BALIKPAPAN- Warga Gunung Steling  Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara&nbs ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1