Selasa, 12 November 2013 , 08:27:00


PIHAK Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI) ikut berkomentar dugaan malapraktek yang dilakukan dr Dewa Ayu Sasiary Prawani (38). Hasil autopsi terhadap korban dugaan malapraktik di RS Dr Kandau Manado, Julia Fransiska Makatey (26), menyatakan bahwa ia meninggal akibat emboli udara.

Menurut Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI), kematian pasien tersebut tidak sepenuhnya kesalahan tim dokter karena emboli sendiri tidak bisa diprediksi dan dicegah. "Emboli udara adalah sebuah keadaan yang sangat jarang, tidak bisa diprediksi dan dicegah. Hitungan waktu tindakannya pun hanya dalam hitungan menit, harus cepat," tutur dr Nurdadi Saleh, SpOG, Ketua Umum Perkumpulan Obstetri dan Ginekologi Indonesia (POGI).

Hal tersebut ia sampaikan dalam konferensi pers yang diselenggarakan di Sekretariat POGI, Jl Taman Kimia, Jakarta, Senin (11/11) kemarin. dr Andon Hestiantoro, Ketua Bidang Ilmiah PB POGI, menjelaskan bahwa emboli pada ibu melahirkan ada dua jenis, emboli udara dan emboli air ketuban. Namun faktanya memang setiap persalinan memiliki risiko emboli.

"Baik caesar maupun persalinan biasa pun bisa emboli, yang ditandai dengan sesak napas, tekanan darah menurun, dan mendadak hilang kesadaran. Begitu pasien sesak napas, beri bantuan napas dan cari tahu penyebabnya," ujar dr Andon. Emboli udara seperti yang terjadi pada kasus kematian Julia di Manado menimbulkan adanya udara yang masuk terhambat dan aliran darah berhenti.

Sementara emboli air ketuban menurut dr Andon terjadi saat air ketuban yang terdiri lemak, protein, unsur elektrolit, dan garam menimbulkan efek alergi, sehingga muncul reaksi seperti sesak napas, tekanan darah menurun, dan mendadak hilang kesadaran. Lantas adakah cara khusus untuk mengurangi risiko emboli? "Cara khusus sampai saat ini belum ada, sehingga baru ketahuan saat otopsi.

Risiko emboli sendiri lebih besar terjadi pada ibu yang melahirkan secara caesar. Oleh sebab itu, hindari caesar sebisa mungkin. Melahirkan secara normal itu lebih baik," tegas dr Andon. dr Andon mengingatkan kembali bahwa emboli bisa menyerang siapa saja dan tidak memandang usia, bahkan tidak memandang bentuk tubuh wanita. "Gemuk, kurus, tua, muda, tetap berisiko emboli," tegas dr Andon.(dth)

 
OTHER NEWS
Minggu, 27 Juli 2014 , 13:01:00

Penggali Kubur Ditangkap

BALIKPAPAN–Polisi terus menyelidiki sepak terjang penjahat kambuhan (residivis) kasus curanmor, Anwar alias Toko (19) warga Perumnas 32 Kelurahan Batu Ampar, Bal ...

Minggu, 27 Juli 2014 , 13:00:00

Mushlihah Murni Bunuh Diri

BALIKPAPAN-PenyebabMushlihah Nurul (22), warga Jalan Soekarno Hatta Km  9 RT 08 Nomor 46 Kelurahan Karang Joang, memilih mengakhiri hidupnya dengan cara mengantun ...

Sabtu, 26 Juli 2014 , 09:04:00

Residivis Penjahat Curanmor Diringkus

BALIKPAPAN - Tim Opsnal Polsek Balikpapan Utara, Jumat (25/7) siang kemarin  sekitar pukul 14.30 Wita, meringkus penjahat curanmor yang selama ini meresahkan masy ...

Sabtu, 26 Juli 2014 , 09:01:00

Pedagang Buah Jualan Narkoba

BONTANG  - Polres Bontang sukses membongkar jaringan narkoba, Jumat (25/7) sekira pukul 01.45 Wita kemarin. Lima gram sabu-sabu yang ditaksir bernilai Rp 10 jutaa ...

Sabtu, 26 Juli 2014 , 09:00:00

PKL Musiman akan Ditegur

PEDAGANG buah musiman kembali menjamur di berbagai titik jalan protokol di Kota Tarakan, baik di Jalan Yos Sudarso, Mulawarman dan lainnya. Hal ini tentu menjadi perha ...

 
SUPER LIGA
Wajib Latihan 1 Agustus
BALIKPAPAN- Libur Lebaran Idul Fitri 1435 Hijriah sudah diberikan manajemen tim Persiba Balikpapa ...
Other
 
Kaltim
H-3 Idul Fitri, Harga Daging Sapi Melambung
PENAJAM - Memasuki H-3 lebaran Idul Fitri, sejumlah komuditas kebutuhan pokok di Kabupaten Penaja ...
Other
 
Metropolis
BERKUALITAS
BALIKPAPAN: SMP Patra Dharma (PD) yang terletak di Jalan Sekolah Perapatan ini, bisa bersaing den ...
Other
 
Kecamatan
Waspada, DBD Masih Mengancam
BALIKPAPAN - Hingga saat ini, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) masih mengancam. Untuk menekan ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1