Senin, 07 Oktober 2013 , 07:13:00


TANA PASER - Isu kecurangan pada penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS) memang kerap muncul jelang ujian. Meski kerap didengungkan, namun tak jarang, isu tersebut lenyap begitu saja, tanpa ada kejelasan.

Pun demikian juga dengan di Paser, proses transparansi dan jujur disuarakan Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Informasi Rakyat (Lira). Lira menilai, rekruitmen CPNS tahun ini belum memuaskan. Sebabnya, masyarakat masih kesulitan untuk mengakses informasi tentang CPNS dari wilayah Paser.

“Kami mendapat keluhan bahwa CPNS tahun ini masih sarat kepentingan. Ini terbukti dari terbatasnya informasi, terutama untuk formasi yang dibutuhkan,” kata Ketua Lira Paser Subhan Arafat,  pada media ini kemarin.

Menurut Arafat, yang paling mencolok, adalahnya menyusutnya kuota CPNS yang terjadi. Dari kuota 130 kursi menjadi 111 kursi. “Harusnya pihak terkait menjelaskan secara gamblang. Karena hingga sejauh ini formasi seperti apa yang  dibutuhkan oleh daerah, tidak tersosialisasi dengan baik. Jangan sampai tes CPNS nantinya hanya menjadi formalitas,” bebernya.

“Kami khawatir masyarakat akan menilai bahwa tes CPNS tahun ini hanya sekedar formalitas dan jauh dari prinsip kompetensi tes itu sendiri. Ini kan ironis,” tambahnya.

Arafat menyayangkan, BKD Paser tak memanfaatkan media untuk menyosialisasikan rekruitmen lewat media massa. “Media kan banyak, baik cetak maupun elektronik. Masa tak dimanfaatkan secara maksimal,” bebernya.

Dikatakannya, saat ini BKD belum secara gamblang memebrikan informasi CPNS secara menyeluruh. “Banyak diantara pelamar harus bersusah payah mencari informasi. Mulai dari pengambilan kartu hingga soal kapan dilaksanakannya tes. Ini kan lucu,” tuntasnya.

Persoalan CPNS formasi umum 2013 di Paser memang tak kali ini saja di soal. Sebelumnya, Ikatan Jurnalis dan Penulis Paser (IJPP) juga meminta agar BKD dan dinas terkait jujur dan serius dalam penyelenggaraan CPNS. Termasuk soal pertanyaan menyusutnya jumlah kuota dari 130 menjadi 111. (nan/ind) 

 
OTHER NEWS
Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:19:00

Pancasila Sebagai Sumber Hukum

PENAJAM- Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Yusran Aspar menjadi inspektur upacara pada Hari Kesaktian Pancasila, sementara Ketua DPRD H Nanang Ali membacakan  ik ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:18:00

Warga Kesal Byarpet Lagi

PENAJAM- Selama dua hari berturut-turut kemarin jaringan listrik PLN ke masyarakat Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) terjadi pemadaman berkali-kali. Kondisi tersebut ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:17:00

Kemarau Panjang, Berdampak Buruk Terhadap Petani

PENAJAM- Ribuan petani di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menunda penanaman padi untuk sementara waktu. Pasalnya, saat ini hampir seluruh Kalimantan Timur mengalam ...

Kamis, 02 Oktober 2014 , 02:17:00

Tiga Program Menjadi Prioritas DPRD

PENAJAM– Pasca pelantikan unsur pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) beberapa hari yang lalu, anggota dewan periode ...

Rabu, 01 Oktober 2014 , 03:35:00

Kebakaran Hutan dan Lahan Meningkat

PENAJAM- Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mencatat, tahun ini terjadi peningkatan kebakaran hutan maupun lahan dari tahun ...

 
SUPER LIGA
Saatnya Hancurkan Al Qadsia
JAYAPURA- 90 menit untuk mencetak sejarah baru sudah ada di dalam benak anak-anak Persipura, Boaz ...
Other
 
Kaltim
Pancasila Sebagai Sumber Hukum
PENAJAM- Bupati Penajam Paser Utara (PPU) H Yusran Aspar menjadi inspektur upacara pada Hari Kesa ...
Other
 
Metropolis
Hati-hati, Kendaraan Langsung Ditilang dan Derek
BALIKPAPAN - Ini peringatan keras bagi sopir yang doyan parkir di sembarangan tempat baik di bada ...
Other
 
Kecamatan
Menunggu Perbaikan Jalan Gunung Steling
BALIKPAPAN- Warga Gunung Steling  Kelurahan Gunung Samarinda, Kecamatan Balikpapan Utara&nbs ...
Other
 
Copyright © 2011 MLink Balikpapan. All Rights Reserved.
1